Day: 10/09/2015

ANALISIS DAN IMPLEMENTASI METODE DMZ (DEMILITARIZED ZONE) UNTUK KEAMANAN JARINGAN PADA LPSE KOTA PALEMBANG

ANALISIS DAN IMPLEMENTASI METODE DMZ
(DEMILITARIZED ZONE) UNTUK KEAMANAN JARINGAN
PADA LPSE KOTA PALEMBANG

Muhammad Diah Maulidin¹, Muhamad Akbar, M.I.T.², Siti Sa’uda, M.Kom.³
¹Mahasiswa Informatika, ²,³Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Darma
Email: dedekthamrin@gmail.com¹, muhamad.akbar@binadarma.ac.id², sitisauda@mail.binadarma.ac.id³
Jl. A Yani No. 12 Plaju, Palembang 30624

 

Abstrak. Jaringan internet di pemerintahan setidaknya membutuhkan keamanan yang dapat melindungi data-data penting dari serangan peretas, salah satunya adalah penggunaan firewall. Pada kantor Sekretariat Daerah Kota Palembang terdapat satu unit yang mengatur pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik yaitu Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Analisis yang dilakukan pada infrastruktur jaringan di LPSE Kota Palembang, terdapat akses website LPSE dan website email LPSE yang dapat diakses melalui ip address
publik, domain dan ip address lokal. IP address publik dan lokal dapat rentan dengan keamanan jaringan, apabila ada seseorang yang ingin >mencoba mengakses server website LPSE dan server email, dengan memanfaatkan celah port yang terbuka, sehingga seseorang yang mengakses dari internet dapat mencoba untuk meretas, mengeksploitasi
dan mendapatkan informasi jaringan yang berada di LPSE Kota Palembang. Dengan adanya masalah tersebut maka diperlukan teknik DMZ yang diterapkan pada firewall di router Mikrotik.
Kata kunci: firewall, DMZ, router Mikrotik

1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Keamanan jaringan internet merupakan salah satu aspek yang dapat dikembangkan
dalam suatu jaringan di pemerintahan yang dapat melindungi data-data penting dari serangan peretas, yang dapat mengganggu kinerja pegawai untuk melayani masyarakat, salah satunya adalah penggunaan firewall. Pada kantor Sekretariat Daerah Kota Palembang terdapat satu unit yang mengatur pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik yaitu Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). LPSE melayani proses pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik menggunakan teknologi informasi dan transaksi elektronik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Continue reading