Uhang Dihi
Anak Rantau

Archive for March, 2016

Teknik Informatika

Mon ,07/03/2016

Secara garis besar dalam ilmu Teknik Informatika adalah :
1. Sistem informasi
Merupakan salah satu ilmu teknik informatika yang memelajari dan memberikan pengertian dasar tentang konsep dan kerangka sistem informasi, metodologi dan teknik perancangan, pengembangan, pengetesan, dan pemeliharaan sistem perangkat lunak (software)

2. Pemrograman dan komputasi
Adalah materi teknik informatika yang mempelajari dan memberikan pengetahuan serta kemampuan dalam menganalisis suatu permasalahan dalam sebuah ruang lingkup komputasi, sistem distribusi, dan teknologi antar jaringan.

3. Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
Adalah materi teknik informatika dalam bidang Menganalisis dan Mendesain sebuah objek, penyempurnaan Proses rekayasa perangkat lunak, Inspeksi perangkat lunak, dan Pemrograman berbasis data client server.

4 Arsitektur dan Teknik Jaringan Komputer
Adalah materi teknik informatika yang memperlajari arsitektur komputer, Organisasi komputer, Sistem Microprosesor, Sistem digital, dan Jaringan komputer.

Profesi untuk lulusan teknik informatika adalah:
1. Junior staff networking dan senior staff networking/ jaringan
2. Analysis Data
3. Programmer
4. Database administrator
5. Web Designer
Dan masih banyak lagi profesi-profesi yang biasa menjadi tujuan dari para jebolan jurusan teknik informatika.

http://www.bocahsoenyi.com

Monumen Penderitaan Rakyat (Monpera)

Mon ,07/03/2016

 

Monpera (http://fitrinajihatull.blogspot.com)

Bangunan ini terletak di pusat kota tepatnya di depan Masjid Agung. Lokasi tersebut dulunya basis pertempuran Lima Hari Lima Malam. Peletakan Batu Pertamanya dan pemancangan tiang bangunan pada tanggal 17 Agustus 1975 dan diresmikan pada tanggal 23 Februari 1988 oleh Menko Kesra Alamsyah Ratu Perwira Negara.
Monumen ini dibangun unntuk mengenang perjuangan rakyat Sumatera Selatan ketika melawan kaum penjajah pada masa revolusi fisik yang dikenal dengan Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang yang pecah pada tanggal 1 Januari 1947 yang melibatkan seluruh rakyat Palembang melawan Belanda.
Didalam Museum ini kita dapat melihat berbagai jenis senjata yang dipergunakan dalam pertempuran tersebut termasuk berbagai dokumen perang dan benda-benda bersejarah lainnya.

Jembatan Ampera

Mon ,07/03/2016

Jembatan Ampera adalah sebuah jembatan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Jembatan Ampera, yang telah menjadi semacam lambang kota, terletak di tengah-tengah kota Palembang, menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.

Ide untuk menyatukan dua daratan di Kota Palembang ”Seberang Ulu dan Seberang Ilir” dengan jembatan, sebetulnya sudah ada sejak zaman Gemeente Palembang, tahun 1906. Saat jabatan Walikota Palembang dijabat Le Cocq de Ville, tahun 1924, ide ini kembali mencuat dan dilakukan banyak usaha untuk merealisasikannya. Namun, sampai masa jabatan Le Cocq berakhir, bahkan ketika Belanda hengkang dari Indonesia, proyek itu tidak pernah terealisasi.

Jembatan Ampera dibangun pada bulan April 1962, setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Soekarno. Pada awalnya, panjang jembatan ini 1.177 meter dan lebar 22 meter disebut jembatan Bung Karno. Secara resmi dibuka pada tanggal 30 September 1965 oleh Let. Jendral Ahmad Yani. Namun, setelah kekacauan politik pada tahun 1966, ketika gerakan anti-Soekarno berdegung kuat, jembatan itu berganti nama menjadi Jembatan Ampera. Bagaimanapun warga Palembang lebih suka menyebutnya “Proyek Musi”.

(http://lilgreenyme.blogspot.com)

Benteng Kuto Besak

Mon ,07/03/2016

Dibangun pada abad ke 17, Kuto Besak merupakan warisan Kesultanan Palembang Darussalam yang memerintah pada 1550-1823. Arsitek Benteng tidak diketahui dengan pasti, pelaksanaan pengawasan pekerjaan dipercayakan pada seorang Tionghoa. Semen perekat bata menggunakan batu kapur yang ada di daerah pedalaman Sungai Ogan ditambah dengan putih telur. Benteng ini memiliki panjang 288,75 m, lebar 183,75 m, tinggi 9,99 m dan tebal 1,99 m, berfungsi sebagai pos pertahanan. Lokasi Benteng ini baik secara politik dan geografis sangat strategis karena membentuk pulau sendiri, berbatasan dengan sungai musi di sebelah selatan, sungai sekanak di sebelah barat, sungai kapuran di sebelah utara dan sungai tengkuruk di sebelah timur.

Benteng Kuto Besak (http://wisataraya.com)

Berdasarkan catatan sejarah di Balai Arkeologi Kota Palembang, benteng ini pendiriannya memakan waktu 17 tahun (1780-1797). Pembangunan Benteng Kuto Besak diprakarsai Sultan Mahmud Badaruddin I yang memerintah 1724-1758. Konstruksinya dimulai pada 1780 selama era Sultan Mahmud Badaruddin. Benteng ini dimaksudkan sebagai sebuah istana yang dibangun untuk menggantikan Keraton Kuto Lamo Tua atau Benteng Kuto Lamo yang luasnya tidak cukup besar. Saat ini, Benteng Kuto Lamo digunakan sebagai Museum Sultan Mahmud Badarudin II. Benteng Kuto Besak akhirnya digunakan secara resmi sebagai pusat pemerintahan Kesultanan dari 21 Februari 1797.

Pesona Pariwisata di Kota Palembang

Mon ,07/03/2016

Palembang sebagai ibu kota Propinsi Sumatera Selatan, punya banyak potensi aset wisata budaya. Kota yang sudah berusia 13 abad lebih ini banyak meninggalkan jejak-jejak sejarah yang menarik untuk ditelusuri. Secara kronologis, peninggalan itu berasal dari zaman Kerajaan Sriwijaya, Kesultanan Palembang Darussalam, sampai zaman kolonial Belanda. Dulu perencanaan kota pada masa Sriwijaya umumnya berada di meander Sungai Musi yang berupa tanggul alam atau tanah yang meninggi. Hal ini menunjukkan bahwa Sri Jayanasa menempatkan lokasi pemukiman sesuai dengan kondisi geografis Palembang.
Pada masa Kesultanan Palembang Darussalam, kegiatan kota terpusat di sepanjang tepi Sungai Musi. Sebagian besar aspek pemukiman berlokasi di tepi utara sungai, berupa bangunan keraton, masjid, dan pemukiman rakyat. Rumah tinggal berupa rumah panggung dari bahan kayu atau bambu dan beratap daun kelapa, juga ada rumah rakit yang ditambatkan di tepi Sungai Musi. Setelah dihapuskannya Kesultanan Palembang Darussalam pada tahun 1823, wilayah sekitar Benteng Kuto Besak (BKB) ini dijadikan daerah administrasi Hindia-Belanda yang dipimpin oleh seorang residen. Pada masa ini, BKB yang awalnya tempat tinggal Sultan Palembang, dialihfungsikan menjadi instalasi militer dan tempat tinggal komisaris Hindia-Belanda, pejabat pemerintah, dan perwira militer.

Secara umum, pembangunan Kota Palembang menjadi kota yang modern dilakukan oleh Pemerintah Hindia-Belanda dan dimulai pada awal abad XX M. Berdasarkan UU Desentralisasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Hindia-Belanda, Palembang ditetapkan menjadi Gemeente pada 1 April 1906 dengan Stbl No.126 dan dipimpin oleh seorang burgemeester, yang dalam struktur pemerintahan sekarang setara dengan walikota. Meskipun demikian, burgemeester pertama Kota Palembang baru diangkat tahun 1919, yaitu LG Larive.

https://www.facebook.com/permalink.php?id=112142165617814&story_fbid=121898837975480

Prasasti Bukit Kedukan

Mon ,07/03/2016

The Prasasti Kedukan Bukit ditemukan oleh Belanda M. Batenburg pada 29 November 1920 di Bukit Kedukan , Sumatera Selatan, Indonesia di tepi Sungai Tatang, anak sungai dari Sungai Musi. Ini adalah spesimen tertua dari bahasa Melayu, dalam bentuk yang dikenal sebagai Old Melayu. [1] Ini adalah batu kecil 45 oleh 80 cm. Prasasti ini tanggal tahun 11, 02, 605 Saka (1, 05, 683 AD) dan berisi banyak kata-kata bahasa Sansekerta.
George Coedes menyatakan prasasti mengatakan, bahwa pada tanggal 23 April, 682, raja mulai ekspedisi (siddha yatra) dengan perahu, yang pada tanggal 19 Mei ia meninggalkan sebuah muara dengan tentara bergerak bersamaan dengan tanah dan laut, dan itu, sebulan kemudian, ia membawa kemenangan, kekuasaan, dan kekayaan untuk Sriwijaya. Raja anonim ini hampir pasti Jayanasa yang mendirikan taman umum dua tahun kemudian, pada tanggal 23 Maret 684, di Talang Tuwo.

https://en.wikipedia.org/wiki/Kedukan_Bukit_inscription

Wisata Palembang

Mon ,07/03/2016

Palembang adalah salah satu kota besar di Indonesia dan merupakan ibu kota provinsi Sumatera Selatan. Kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan ini  diyakini pernah menjadi pusat Kerajaan Sriwijaya sebelum kemudian berpindah ke Jambi. Wilayah Bukit Siguntang yang berada di bagian barat Kota Palembang, saat ini tempat tersebut masih dikeramatkan banyak orang dan dianggap sebagai bekas tempat suci di masa lalu. Pemerintah provinsi Sumatera Selatan telah menetapkan daerah tersebut sebagai Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang dimaksudkan bahwa tempat tersebut menyimpan nilai-nilai sejarah kerajaan Sriwijaya.

Palembang merupakan kota tertua di Indonesia, hal ini berdasarkan prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di Bukit Siguntang sebelah barat Kota Palembang. Prasasti ini menyebutkan pendirian sebuah wanua yang ditafsirkan sebagai kota yang merupakan ibu kota Kerajaan Sriwijaya pada tanggal 16 Juni 682 Masehi. Dari tanggal tersebut kemudian dijadikan hari lahir Kota Palembang.

Expo KMI ke- VI di Ambon Maluku

Sat ,05/03/2016

tema “Peng­embangan Technopreuner­ship Untuk Menunjang Daya Saing

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tahun 2015 ini menyelenggarakan Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) untuk memamerkan sekaligus mempromosikan produk yang dihasilkan para wirausahawan muda mahasiswa yang dilaksanakan di Poltek Negeri Ambon, tanggal 9-13 September 2015.

Expo ini akan mem­beri kontribusi kepada maha­siswa dan perguruan tinggi untuk menghadapi Masyara­kat Ekonomi  Asean (MEA) yang sudah didepan mata. Ketika kita tidak dibekali dengan kemam­puan yang memadai dan daya saing yang tinggi maka kita akan menjadi penon­ton saja. Untuk itu diharap­kan kegiatan ini dapat mem­beri kontribusi bagi kita untuk menghadapi MEA. Ia mengakui hingga seka­rang model pembelajaran di Indonesia masih sebatas pada pengajaran saja dan belum sampai pada pengem­bangan inovasi. Padahal ke­mampuan berinovasi penting untuk pengembangan kreati­vitas yang bisa menguatkan daya saing di masyarakat. Saya berharap nantinya expo ini bisa memberi motivasi bagi anak-anak  untuk me­numbuhkan kreativitas untuk bisa ditularkan ke unsur-unsur lain agar kedepannya bisa semakin meningkatkan daya saing bangsa Indonesia, jelas Widyo Winarso Kepala Sub Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Pen­didikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi  dan Pendi­dikan Tinggi saat membuka KMI ke VI di kampus Politeknik Ne­geri Ambon, Kamis (10/9).

Pada kesempatan yang sama Wakil Gu­bernur Maluku, Zeth Sahubu­rua juga berharap kehadiran event expo akan semakin mem­perkokoh komitmen se­mua yang hadir sebagai suatu bangsa, dan bukan hanya un­tuk mengembangkan jiwa kewirausahaan tapi lebih dari itu untuk meraih kebersa­maan, serta persatuan dan kesatuan. Selanjutnya Bpk Zeth Sahuburua juga menyampaikan, daya saing memegang peranan penting dalam mem­bangun peradaban bangsa karena itu era pasar bebas dan masyarakat ekonomi Asean yang sudah di depan mata menjadi ajang pembuktian Indonesia untuk mampu ber­saing dengan negara-negara Asean lain. Untuk itu, semua komponen bangsa harus be­kerja maksimal untuk mempromosikan keunggulan masing-masing. Tantangan pasar bebas bukan hanya ber­kaitan dengan pengemba­ngan ilmu pengetahuan dan tek­nologi semata-mata tetapi berkaitan dengan penguatan jati diri melalui pengamalan nilai kebangsaan yakni Pancasila.

Sementara itu, Ketua pani­tia Expo KMI ke- VI, Semuel Uneputy menjelaskan kegia­tan Expo KMI yang dilak­sanakan merupakan kelanju­tan dari pelaksanaan Expo KMI yang sudah berjalan selama lima tahun terakhir. Expo KMI tahun ini diikuti oleh 84 perguruan tinggi se-Indonesia yang terdiri dari, 43 Universitas, 4 Institut, 28 Politeknik, 7 Sekolah Tinggi dan 2 Akademi. Pelaksanaan Expo akan dilaksanakan dalam beberapa bentuk kegiatan yaitu Expo KMI, Seminar Nasional Kewi­ra­usahaan, Lomba KMI Awa­rds tahun 2015, bazzar kewira­usahaan, wisata industry, pa­nggung seni budaya serta sarasehan pimpinan bi­dang kemahasiswaan.

Universitas Bina Darma mengirimkan utusan mahasiswa Media Rahma Tamala sebagai pemenang PMW tahun 2015 dengan nama De’ Talla Home merupakan mahasiswa binaan dari Bina Darma Entrepreneurship Centre (BDEC) dengan didampingi dosen pendamping A. Yani Ranius, S.Kom., M.M. sebagai tim dosen BDEC. Kegiatan ini adalah kesempatan yang kali pertama diikuti oleh Bina Darma, mudah-mudahan akan berkelanjutan diajang tahun-tahun berikutnya. Langkah pertama sudah dilaksanakan walau belum menjadi juara dan bertekad dikemudian akan menjadi sang juara.

Nama Perguruan Tinggi Yang Mengikuti EXPO 2015

1 Universitas Udayana
2 Politeknik Perikanan Negeri Tual
3 Politeknik Negeri Sriwijaya
4 POLITEKNIK NEGERI JEMBER
5 Universitas Brawijaya Malang
6 Polteknik Negeri Pandang
7 Politeknik Negeri Semarang
8 Universitas Tidar
9 Universitas Negeri Jakarta
10 Universitas Negeri Malang
11 Universitas Padjadjaran
12 Universitas Airlangga
13 Universitas Sriwijaya
14 STMIK YADIKA BANGIL
15 Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
16 Politeknik Negeri Lhokseumawe
17 Universitas Sumatera Utara
18 POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI PAYAKUMBUH
19 Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
20 Politeknik Negeri Jakarta
21 Universitas Jember
22 Universitas Pasir Pengaraian
23 Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
24 Politeknik Negeri Sambas
25 Universitas Negeri Makassar
26 Universitas Negeri Padang
27 Universitas Jambi
28 Universitas Negeri Gorontalo
29 Universitas Mercu Buana
30 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
31 Universitas Halu Oleo
32 POLITEKNIK NEGERI MEDAN
33 Universitas Esa Unggul
34 Institut Pertanian Bogor
35 Politeknik Negeri Nusa Utara
36 Polman Negeri Bangka Belitung
37 Politeknik Negeri Bandung
38 IKIP PGRI MADIUN
39 Universitas Gadjah Mada
40 Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman GUPPI (UNDARIS) Ungaran
41 Akademi Enterpreneurship Terang Bangsa Semarang
42 UNIVERSITAS RIAU
43 Politeknik Negeri Malang
44 Politeknik Negeri Ujung Pandang
45 Akademik Farmasi Mitra Sehati Mandiri Sidoarjo
46 STIKES Yayasan Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya
47 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)
48 Universitas Tanjungpura
49 Politeknik Negeri Pontianak
50 Institut Seni Indonesia Surakarta
51 Universitas Hasanuddin
52 Politeknik Manufaktur Negeri Bandung
53 Universitas Widyagama Malang
54 Universitas Djuanda Bogor
55 Politeknik Negeri Nusa Utara
56 Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik
57 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU
58 Universitas Trunojoyo Madura
59 Politeknik Negeri Batam
60 UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
61 Universitas Muhammadiyah Ponorogo
62 STT Dharma Iswara Madiun
63 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
64 Universitas HKBP Nomensen Medan – Siantar
65 STIE Harapan Medan
66 STKIP PGRI TULUNGAGUNG
67 UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM-BANDA ACEH
68 Universitas Bina Darma Palembang
69 Politeknik Negeri Manado
70 Politeknik Negeri Bali
71 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
72 UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
73 Universitas Lampung
74 STIE Perbanas Surabaya
75 Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang

SAHABAT SEJATI

Fri ,04/03/2016

PENDAHULUAN

 1.1 Latar Belakang

Ketrampilan menulis merupakan salah satu ketrampilan yang sangat penting dalam kehidupan. Tarigan (2008: 3) menyatakan bahwa menulis merupakan ketrampilan bahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung. Dalam pelajaran Bahasa Indonesia terdapat 4 keterampilan yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis.

Akhadiah (1988: 2) menyatakan bahwa menulis merupakan ketrampilan berbahasa yang paling rumit. Hal ini disebabkan menulis melibatkan berbagai ketrampilan lainnya, di antaranya kemampuan menyusun pikiran dan perasaan dengan menggunakan kata-kata dalam bentuk kalimat yang tepat sesuai dengan kaidah-kaidah tata bahasa kemudian menyusunnya dalam bentuk paragraf.Keterampilan menulis siswa perlu diperhatikan oleh para pendidik. Hal ini untuk menunjang keberhasilan dalam prestasi akademik di sekolahnya. Ketrampilan menulis siswa harus dimotivasi sejak dini, agar siswa terdorong untuk terampil dalam menulis. Kemauan siswa untuk menulis akan mendorong kualitas siswa dalam menulis.Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, terdapat aneka jenis kegiatan menulis. Semua jenis menulis terwujud dalam kegiatan menulis baik fiksi maupun non fiksi. Pengertian Cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Dalam cerpen dipisahkan sepenggal kehidupan tokoh, yang penuh pertikaian, peristiwa yang mengharukan atau menyenangkan, dan mengandung kesan yang tidak mudah dilupakan (Kosasi DKK, 2004 :431). Pengertian Cerpen Nugroho nutosusanto (dalam Terigan,1993: 176) mengatakan bahwa cerpen adalah cerita yang panjangnya disekitar 5000 kata atau kira-kira 17 halaman kuarto spasi yang terputus dan lengkap pada dirinya sendiri. Untuk menentukan panjang cerpen memang sulit untuk ukuran yang umum, cerpen selesai di baca dalam waktu 10 sampai 20 menit, jika cerpennya lebih panjang 100 halaman. (Surana, 1987: 58). Pengertian cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk proses. Dalam cerita pendek di pisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa yang mengharukan atau menyenangkan dan mengandung kesan yang tidak pernah di lupakan. Sejarah cerpen di dunia cerita pendek atau sering disingkat CERPEN adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya di bandingkan karya flusi yang lebih panjang seperti novella (dalam pengertian modern) karena singkatnya, cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa, dan insiht secara lebih luas di bandingkan dengan fiksi lebuh panjang. Cerita pendek berasal dari anekdot, sebuah situasi yang di gambarkan singkat yang dengan cepat tiba pada tujuannya, dan parallel pada tradisi lisat. Dengan munculnya novel yang realistis, cerita pendek berkembang sebagai sebuah miniatur. Cerita pendek berasal/mula pada tradisi penceritaan lisan yang menghasilkan kisah-kisah terkenal seperti Iliad dan ody ssy karya homer. Kisah-kisah tersebut di sampaikan dalam bentuk puisi yang berirama, dengan irama yang berfungsi alat untuk menolong orang untuk mengingat ceritannya. Bagian-bagian singkat dari kisah-kisah ini di pusatkan pada naratif-naratif individu yang dapat disampaikan pada satu kesempatan pendek. Fabel, yang umumnya berupa cerita rakyat dengan pesan-pesan moral di dalamnya, konon di anggap oleh sejarahwan Yunani Herodotus sebagai hasil temuan seseorang budak Yunani yang bernama Aesop pada abad ke- 6 M (meskipun ada kisah-kisah lain yang berasal dari bahasa-bahasa lain yang dianggap berasal dari Aesop) fabel-fabel kuno ini kini dikenal sebagai fabel Aesop. Akan tetapi ada pula yang memberikan definisi lain terkait istilah Fabel. Fabel, Khazanah sastra indonesia seringkali. Diartikan sebagai cerita tentang binatang cerita tabel yang populer misalnya kisah si kancil, dan sebagainya bentuk kunt lainnya dari cerita pendek, yakni anekdot, populer pada masa kekaisaran Romawi. Anekdot berfungsi seperti perumpamaan sebuah cerita realistis yang singkat, yang mencakup satu pesan atau tujuan. Banyak dari anekdot Romawi yang bertahan dikumpulkan dalam satu tempat.

1.2 Masalah

Dari uraian latar belakang diatas dapat diambil suatu perumusan masalah yaitu Bagaimana membuat sebuah cerpen yang baik dan benar sesuai dengan aturan dan unsur – unsurnya.

 1.3 Tujuan

Adapun tujuan penelitian ini sebagai berikut :

  • Mengetahui pengertian cerpen
  • Mengetahui ciri-ciri cerpen
  • Dapat membedakan antara cerpen, novel, roman.

1.4 Manfaat

Manusia merupakan makhluk multi dimensi. Jasmani, rokhani, individu, sosial, ber-Tuhan, dan sebagainya. Semua dimensi itu harus terpenuhi dengan baik. Jika ada yang kurang dapat menyebabkan ketidak seimbangan hidup.

Alangkah jenuhnya orang yang kesehariannya hanya itu-itu saja. Dari itu ke itu. Rutinitas kerja yang seperti telah diprogram otomatis. Alangkah gersangnya orang yang hanya berpikir linier. Untung rugi, target dan target. Alangkah hambarnya orang yang selalu berpikiran matematis. Sebab akibat yang pasti. Satu ditambah dua pasti tiga. Hidup ini penuh warna. Kadang penuh kejutan. Kadang menggembirakan. Kadang menyedihkan. Hidup ini penuh peristiwa yang bisa dijadikan pelajaran. Hidup ini penuh cerita. Menulis cerpen berarti berbagi cerita pada orang lain melalui tulisan. Ada kepuasan batin jika bercerita pada orang lain. Hati seperti terasa lega. Plong. Membaca cerpen berarti mendengarkan cerita orang lain. Mengambil pelajaran hidup dari cerita itu. Sungguh bermakna dan memperkaya jiwa. Menulis dan membaca cerpen bermanfaat dalam memperkaya pengalaman hidup manusia. Pengalaman hidup yang penuh warna. Pengalaman apa saja. Baik nyata maupun rekaan. Pengalaman seorang anak, remaja, manula. Pengalaman laki-laki, perempuan. Pengalaman hewan, tumbuhan, benda mati. Pengalaman yang sangat menyedihkan, humor, dan sebagainya.

 

1.4 Ciri-ciri

Masih banyak orang belum mengetahui ciri-ciri sebuah cerita pendek. Mengenai hal tersebut, di bawah ini penulis kemukakan ciri-ciri cerita pendek menurut pendapat Sumarjo dan Saini sebagai berikut:

  • Bersifat rekaan (fiction)
  • Bersifat naratif
  • Memiliki kesan tunggal.

Pendapat lain mengenai ciri-ciri cerita pendek di kemukakan pula oleh Lubis dalam Tarigan sebagai berikut.

         Cerita Pendek harus mengandung interprestasi pengarang tentang konsepsinya mengenai kehidupan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

         Dalam sebuah cerita pendek sebuah insiden yang terutama menguasai jalan cerita.

         Cerita pendek harus mempunyai seorang yang menjadi pelaku atau tokoh utama.

         Cerita pendek harus satu efek atau kesan yang menarik.

Menurut Morris dalam Tarigan ciri-ciri cerita pendek adalah sebagai berikut.

Ciri-ciri utama cerita pendek adalah singkat, padu, dan intensif (brevity, unity, and intensity). Unsur-unsur cerita pendek adalah adegan, toko, dan gerak (scena, character, and action). Bahasa cerita pendek harus tajam, sugestif, dan menarik perhatian (incicive, suggestive, and alert).

PEMBAHASAN

 2.1 Unsur intrinsik dalam Cerpen kelompok berjudul “Sahabat Sejati”

2.1.1 Judul

“SAHABAT SEJATI”

2.1.2 Tema

Tema adalah ide pokok sebuah cerita, yang diyakini dan dijadikan sumber cerita.

2.1.3 Plot atau Alur

Plot atau Alur adalah susunan peristiwa atau kejadian yang membentuk sebuah cerita.

Alur dibagi menjadi 3 yaitu:

  1. Alur majuadalah rangkaian peristiwa yang urutannya sesuai dengan urutan waktu kejadian atau cerita yang bergerak ke depan terus.
  2. Alur munduradalah rangkaian peristiwa yang susunannya tidak sesuai dengan urutan waktu kejadian atau cerita yang bergerak mundur (flashback).
  3. Alur campuranadalah campuran antara alur maju dan alur mundur.

Alur meliputi beberapa tahap:

  1. Pengantar: bagian cerita berupa lukisan , waktu, tempat atau kejadian yang merupakan awal cerita.
  2. Penampilan masalah: bagian yang menceritakan maslah yang dihadapi pelaku cerita.
  3. Puncak ketegangan / klimaks: masalah dalam cerita sudah sangat gawat, konflik telah memuncak.
  4. Ketegangan menurun / antiklimaks: masalah telah berangsur–angsur dapat diatasi dan kekhawatiran mulai hilang.
  5. Penyelesaian / resolusi: masalah telah dapat diatasi atau diselesaikan.

2.1.4 Tokoh cerita dan Perwatakan

Tokoh cerita dan Perwatakan  menggambarkan watak atau karakter seseorang tokoh yang dapat dilihat dari tiga segi yaitu melalui:

  1. Dialog tokoh
  2. Penjelasan tokoh
  3. Penggambaran fisik tokoh

2.1.5 Teknik Dialog

Menulis dialog dalam cerpen bukan hanya untuk menunjukkan bagaimana masing-masing tokoh cerita berbicara.  Melainkan ia harus kita gunakan untuk mendukung tema cerita kita. Kita tidak harus menulis semua percakapan seperti kita bercakap sehari-hari melainkan yang sesuai dengan kebutuhan cerita saja, yang perlu-perlu saja. Untuk menulis dialog yang baik dan benar kita hanya perlu menulis dialog yang relevan dengan cerita saja. Kalau cerita anda tentang tugas sekolah, maka dialog yang harus ditampilkan adalah dialog tentang tugas sekolahnya. Dan bila cerita anda tentang “Kabar teman” maka yang ditekankan pada “kabarnya”.

2.1.6 Konflik

Cerita pendek (cerpen) memuat penceritaan  yang memusat kepada satu peristiwa pokok. Peristiwa pokok dalam cerpen sudah barang tentu tidak selalu sendirian, ada peristiwa lain yang sifatnya mendukung peristiwa pokok. Menurut Satyagraha Hoerip, cerita pendek adalah karakter yang dijabarkan lewat rentetan kejadian-kejadian daripada kejadian-kejadian itu sendiri satu persatu. Apa yang terjadi di dalam cerpen lazim merupakan suatu pengalaman atau penjelajahan yang menjiwai  cerpen. Sebuah cerpen pada dasarnya menuntut adanya perwatakan jelas pada tokoh cerita. Sang tokoh merupakan ide sentral dari cerita; cerita bermula dari sang tokoh dan berakhir pula pada nasib yang menimpa sang tokoh itu. Unsur perwatakan lebih dominan daripada unsur serita itu sendiri. Membaca sebuah cerpen berarti kita memahami manusia, bukan sekedar ingin mengetahui bagaimana jalan ceritanya. Beda dengan sebuah novel di mana kedudukan dan jalan cerita berada dalam satu keseimbangan, ibarat dua sisi dari satu mata uang.Soal panjang pendek ukuran fisiknya tidak menjadi ukuran yang mutlak; tidak ditentukan bahwa cerpen harus sekian halaman atau sekian kata, walaupun ia mempunyai kecenderungan untuk berukuran pendek dan pekat. Karena kesingkatannya jelas tidak memberi kesempatan bagi cerpen untuk menjelaskan dan mencantumkan segalanya, kepadanya dituntut menyampaikan sesuatu yang tidak kecil kendatipun menggunakan kebenaran yang diciptakan, dipadatkan, digayakan, dan diperkokoh oleh kemampuan imajinasi pengarangnya. Jadi cerpen memilih cara penampilan cerita yang pekat dan mirip kepada individualitas pengarangnya, tetapi juga mempunyai identitasnya sendiri.

2.1.7 Latar

Latar adalah tempat, waktu , suasana yang terdapat dalam cerita. Sebuah cerita harus jelas dimana berlangsungnya, kapan terjadi dan suasana serta keadaan ketika cerita berlangsung.

2.1.8 Amanat

Sebaiknya kita menulis cerpen dengan teliti dan selalu bertanya kepada orang yang lebih tau supaya hasilnya maksimal.

2.1.9 Bahasa

Gaya Bahasa dengan baik dan jelas, juga menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.

2.2 Unsur ekstrinsik dalam Cerpen keplompok berjudul “Sahabat Sejati”

Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada di luar karya sastra, tetapi secara tidak langsung mempengaruhi bangunan atau sistem organisme karya sastra. Unsur ekstrinsik meliputi:

  • Nilai-nilai dalam cerita (agama, budaya, politik, ekonomi)
  • Latar belakang kehidupan pengarang
  • Situasi sosial ketika cerita itu diciptakan

ISI “SAHABAT SEJATI”

 Hai namaku Michael Alyesha. Aku masih duduk di bangku kelas tiga SD. Aku mempunyai seorang sahabat ia bernama: Chika jessi, namun aku seiring memanggilnya dengan sebutan chika. Hari-hariku selalu penuh dengan canda dan tawa bersamanya.
Hari kamis pun tiba saatnya aku sekolah dengan giat. Michael pun segera bangun dari tempat tidurnya.
“Umm.. pagi yang sangat cerah” kata Michael
“Michael ayo bangun ini sudah jam 06.30, kamu bangun terlambat lagi?” ujar sang mamah
“oke mah” ujar Michael dengan santai
Michael pun segera membereskan tempat tidurnya dan segera mandi.
Setelah itu Michael dihampiri oleh salah seorang sahabatnya yang bernama chika.
“Michael cepat kamu sudah ditunggu chika didepan” ujar sang mamah dengan agak marah, karena Michael bangun terlambat lagi.

Michael dan chika pun tiba sampai sekolah. Bell sekolah pun sudah berbunyi.
kami berdua pun duduk, untuk mengikuti pelajaran. Tiba-tiba ada seoarang cewek yang masuk keruang kelas kami.
“Oh iya anak-anak kita kedatangan tamu dari panitia lomba membuat cerpen. Anak-anak bu guru mau menyampaikan sebuah pengumuman” kata bu guru
“iya bu…” seru murid-muridnya
“ini ada lomba membuat cerpen tingkat kota yang diselenggarakan pada hari minggu 02 april 2013, tempatnya di SMP 2 JAKARTA jika ada yang mau ikut lomba ini, segera mendafatarkan diri ke kak nita itu panitia lomba membuat cerpen” kata buguru

Michael sangat antusias untuk mengikuti lomba itu.
“kak aku mau ikutan lomba membuat cerpen” ujar Michael dengan semangat
“baik… nama adek siapa, kelas berapa dan umurnya berapa?” kata kak nita dengan suara yang sangat lembut
“namaku Michael Alyesha, aku kelas tiga SD, umurku 9 tahun kak, oh iya kak berarti lombanya tinggal 2 hari lagi ya?” kata Michael
“iya dek, lombanya tinggal 2 hari lagi” jawab kakak nita
“apakah ada yang mau ikut lagi, selain Michael?” Tanya bu guru
“Tidak ada bu…” seru para murid

Bell pulang sekolah pun telah berbunyi.
Saat di perjalanan mau pulang chika bertanya kepada Michael.
“Michael kamu benar mau ikut lomba membuat cerpen?” Tanya chika
“iya aku mau ikut lomba membuat cerpen, emang kenapa chik?” jawab chika
“iya tidak papa sih… oke deh nanti waktu kamu lomba aku pasti bakal datang deh. Buat nyemangatin kamu hehe…” kata chika
“makasih ya chika. Kamu memang sahabat aku yang paling oke deh” ujar Michael

Keesokan harinya. aku dan chika main sore disebuah taman
“chika aku udah buat cerpen nih… judulnya SAHABAT SELAMANYA, tapi bagus nggak ya chik?” tanya Michael dengan wajah pesimis
“coba aku lihat ceritanya… tapi dari judulnya si udah bagus. kayaknya isinya juga bagus deh” kata chika
Setelah chika membaca cerpen yang dibuat oleh Michael.
“wahh… Michael kamu hebat, kamu bisa buat cerpen sebagus ini” ujar chika
“makasih atas pujiannya chik. Tapi apa benar chik cerpen buatanku bagus?” tanya chika dengan wajah heran melihat chika yang senang saat membaca cerpennya
“iya benar masa aku bohong sama kamu hehe…” ujar chika
“hufftt… besok lomba membuat cerpennya lagi. Aku kok jadi takut gini ya chik” ujar Michael
“nggak usah takut, kamu harus tetap semangat jangan putus asa oke… besokkan ada aku dan keluargamu datang kesana buat nyemangatin kamu… oke” ujar chika kepada Michael
“oke deh… makasih ya chik, kamu udah nyemangatin aku” kata Michael
“iya sama-sama Michael” kata chika

Keesokan harinya, perlombaan pun hampir dimulai
“heyy… Michael semangat ya!!! Semoga kamu menjadi juara oke” kata chika
“oke chik… doa’in aja biar aku jadi juara ya” kata Michael
“eh tuh… lombanya udah mau dimulai kesana gih. Semangat ya Michael Alyesha !!!” ujar chika
“ya udah aku kesana dulu ya mah, papah, chika” ujar Michael
“Semangat!!!” seru mamah, papah Michael dan chika sahabatnya

Dan perlombaan pun telah selesai. Saatnya para juri mengumumkan siapa pemenang dari perlombaan membuat cerpen.
“Inilah saat-saat yang kita tunggu yaitu mengumumkan siapa pemenang dari perlombaan ini” kata juri
“Dan pemenang juara pertama adalah… Michael Alyesha… cerpen yang berjudul SAHABAT SELAMANYA” ujar sang juri dengan suara yang seru
“horee… aku menang” ujar Michael dengan semangat
“Michael kamu hebat, selamat ya sahabatku…” ujar chika
“makasih ya chika… makasih juga atas dukunganmu selama ini. Kamu emang sahabat aku yang paling setia hehehe…” kata michael
“Iya sama-sama Michael. Oh iya walupun kamu sudah menjadi juara, kamu tidak boleh sombong ya hehe…” kata chika
“pasti chik, aku akan selalu tetap menjadi Michael yang selalu ceria dan tidak pernah sombong hehe…” kata Michael kepada chika
“oh iya buat mamah sama papahku, aku juga mau berterimakasih kepada kalian. tanpa adanya kalian disini aku tidak bisa sehebat ini. Terima kasih ya mah, pah :D” ujar Michael kepada mamah papahnya

KESIAPAN PEMBERLAKUAN SKKNI BIDANG PARIWISATA

Fri ,04/03/2016

 

Berdasarkan peraturan menteri pariwisata RI no. 11 tahun 2015 tentang pemberlakuan standar kompetensi kerja nasional Indonesia bidang pariwisata telah diberlakukan sejak tanggal 9 Juli 2015.

Dalam peraturan ini dimaksudkan bahwa Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Peraturan tersebut dimaksudkan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi, uji kompetensi dan sertifikasi profesi bidang kepariwisataan.

Memberlakukan SKKNI Bidang Pariwisata yang terdiri dari :

  1. Sub Sektor Biro Perjalanan Wisata
  2. Sub Sektor Hotel dan Restoran
  3. Sub Sektor SPA
  4. Sub Sektor Restoran, BAR dan Jasa Boga Bidang Industri Jasa Boga.
  5. Bidang Jasa Pramuwisata dan Pemimpin Perjalanan Wisata (Tour Leader)
  6. Bidang Kepemanduan Wisata Selam
  7. Bidang Kepemanduan Wisata
  8. Bidang Kepemanduan Museum
  9. Bidang Kepemanduan Ekowisata
  10. Bidang Arung Jeram
  11. Bidang Kepemanduan Wisata Taman
  12. Bidang Kepemanduan Wisata Agro
  13. Bidang Jasa Boga.
  14. Bidang Pemandu Wisata Gunung
  15. Bidang Kepemanduan Wisata Goa
  16. Bidang Kepemanduan Wisata Panjat Tebing
  17. Bidang Jasa Impresariat
  18. Bidang Konsultansi Perencanaan Destinasi Pariwisata
  19. Bidang Kepemanduan Wisata Olah Raga Air
  20. Bidang Taman Rekreasi sebagaimana
  21. Bidang Jasa Konsultansi Perencanaan Pemasaran Pariwisata
  22. Bidang Kepemanduan Outbound/Fasilitator Experiential Learning
  23. Bidang Keselamatan Wisata Tirta
  24. Bidang Pengemudi Angkutan Wisata
  25. Bidang Pemandu Karaoke
  26. Bidang Rumah Minuman/Kafe (Barista)
  27. Bidang Jasa Informasi Pariwisata
  28. Bidang Manajerial SPA
  29. Bidang Pemandu Wisata
  30. Bidang MICE

Sesuai dengan pasal 4 pada peraturan ini dinyatakan bahwa SKKNI Bidang Pariwisata yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi berlaku wajib secara nasional. Dengan demikian bagi pelaku pariwisata sesuai dengan sektor maupun bidang mengacu ke pemberlakuan peraturan tersebut. Untuk memenuhi peraturan menteri pariwisata nomor 11 tahun 2015 tersebut diperlukan pengakuan terhadap usaha pariwisata yang dijalani termasuk tenaga kerjanya. Tentunya pengakuan ini dilakukan dengan proses sertifikasi usaha pariwisata sesuai dengan sektor dan bidang pariwisata yang ditekuni. Selanjutnya bagi tenaga kerja pariwisata yang telah memiliki sertifikat kompetensi, sebelum berlakunya Peraturan Menteri ini, sertifikatnya masih tetap berlaku sampai berakhirnya masa sertifikat dimaksud. Sebaliknya bagi yang belum memiliki setifikat kopentensi atau telah berakhir masa berlaku sertifikat yang telah ada maka diwajibkan untuk memiliki sertifkasi.

Untuk terwujudnya tujuan tersebut diperlukan suatu lembaga yang dapat menerbitkan sertifikasi dimaksud disamping untuk meningkatkan kualitas daya saing industri pariwisata guna menghadapi persaingan ke depan, terutama menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 yang telah berjalan saat ini.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada tahun 2014 secara resmi telah mengumumkan 17 Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) pariwisata yang akan melaksanakan sertifikasi usaha pariwisata.

Ke 17 LSU Bidang Pariwisata yang ditunjuk dan ditetapkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas rekomendasi Komisi Otorisasi Usaha. Kehadiran LSU ini juga bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai target kunjungan 25 juta wisman dan pergerakan 371 juta wisnus pada 2025.

“Dengan kehadiran 17 Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) Bidang Pariwisata, diharapkan mendorong dipenuhinya standar usaha dan peningkatan kualitas layanan pelaku usaha di sektor pariwisata yang otomotis juga akan meningkatkan daya saing industri pariwisata nasional,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu pada launching LSU bidang Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman,  seperti dilansir http://www.parekraf.go.id/.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menunjuk dan menetapkan 17  (tujuh belas) Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) bidang Pariwisata yaitu:

  1. PT. Sucofindo International Certification Service, Jakarta;
  2. PT. Sai Global Indonesia,  Jakarta;
  3. PT. Mutu Indonesia Strategis Berkelanjutan,  Jakarta;
  4. PT. Sertifindo Wisata Utama,  Semarang;
  5. PT. Karsa Bhakti Persada, Bandung;
  6. PT. Megah Tri Tunggal Mulia (National Hospitality Certification), Surabaya;
  7. PT. Tribina Jasa Wisata, Jakarta;
  8. PT. Graha Bina Nayaka,  Jakarta;
  9. PT. El John Prima Indonesia,  Jakarta;
  10. PT. Adi Karya Wisata, Yogyakarta;
  11. PT. Indonesia Certification Services Management,  Jakarta;
  12. PT. Sertifikasi Usaha Pariwisata Indonesia,  Jakarta;
  13. PT. Bhakti Mandiri Wisata Indonesia, Yogyakarta;
  14. PT. Tuv Rheinland Indonesia,  Jakarta;
  15. PT. Mutuagung Lestari, Jakarta;
  16. PT. Enhai Mandiri 186, Bandung;
  17. PT. Sertifikasi Usaha Pariwisata Nasional, Denpasar. (SS);

Guna mencukupi target yang akan dicapai, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga menyiapkan 1.500 auditor standar usaha pariwisata. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sudah mempersiapkan berbagai hal dalam menyambut MEA tahun ini.
Menpar optimistis sektor pariwisata mampu bersaing di era MEA bahkan para pelaku industri di dalamnya diperkirakan bisa memanfaatkan peluang dalam MEA.

Diatara auditor yang telah mengikuti pelatihan dilaksanakan pada tahun 2015 yang lalu berasal dari Universitas Bina Darma sebagai utusan dari Sumatera Selatan dan telah dinyatakan lulus adalah :

  1. Sunda Ariana, M.Pd., M.M : Auditor Pondok Wisata.
  2. Yani Ranius, S.Kom., M.M : Auditor Arena Permainan.
  3. Sholahuddin Arsyad, S.E., M.Si. : Auditor Hotel.
  4. Iskandar Rosyidin M.Pd : Auditor Hotel.
  5. Dilmai Putra S.Sn : Arena Permainan.

Didasari atas program pemerintah terutama bidang kepariwisataan dan ketersediaan sumber daya manusia serta fasilitas yang ada telah berupaya mendukung program tersebut. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan program Universitas Bina Darma serta menyikapi terhadap perkembangan pendidikan terutama kurikulum yang ada di Program Studi Manajemen Perusahaan. Keberadaan Program studi ini adalah diatara program studi yang ada di Universitas Bina Darma yang sebelumnya program studi ini awalnya berada di fakultas Ekonomi Diploma III Universitas Bina Darma, selanjutnya berubah beberapa kali menyesuaikan dengan perkembangan ilmu manajemen dan ketentuan penamaan program studi oleh DIKTI. Pada tahun 2014 dibentuklah Program Vokasi yang terdiri dari seluruh pragram studi jenjang studi Diploma III dari fakultas Ekonomi dan fakultas Ilmu Komputer yang ada di Universitas Bina Darma, termasuklah program studi Manajemen Perusahaan.

Seiring dengan perkembangan pendidikan selanjutnya nama Program Vokasi diubah menjadi Fakultas Vokasi merupakan fakultas baru yang ada di Universitas Bina Darma yang terdiri dari semua program studi Diploma III yang ada. Pada waktu yang hampir bersamaan nama program studi yang sebelumnya telah berubah nama menjadi Manajemen Industri dengan konsentrasi Pariwisata dan Perhotelan, selanjutnya berubah kembali lagi ke nama Manajemen Perusahaan. Sebelumnya telah ditetapkan konsentrasinya Pariwisata dan Perhotelan maka konsentrasinya tetap tidak ada perubahan yaitu Pariwisata dan Perhotelan.

Program Studi Diploma III Manajemen Perusahaan pada Fakultas Vokasi Universitas Bina Darma merupakan program pendidikan yang mengarahkan mahasiswa untuk mengembangkan keahlian terapan, beradaptasi pada bidang pekerjaan tertentu dan dapat menciptakan peluang kerja. Program studi ini berorientasi pada kecakapan kerja sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan serta sesuai dengan tuntutan kebutuhan lapangan kerja.

Adapun profil lulusan sebagai berikut :

  1. Program Studi Manajemen Perusahaan Diploma III, Program Studi ini mendidik mahasiswa untuk menjadi lulusan yang terampil, unggul, dan siap kerja atau siap berwirausaha.
  2. Program Studi Manajemen Perusahaan Diploma III, Program Studi ini mendidik mahasiswa untuk menjadi lulusan yang kompeten di bidang :
  • Kepariwisataan,
  • Perhotelan
  • dan memiliki softskil bidang kewirausahaan.

Keahlian tersebut akan dibangun melalui kurikulum sebanyak minimal 110 sks. Program Diploma III, ini dapat ditempuh dan diselesaikan dalam kurun waktu 3 tahun akademik atau 6 Semester.

Proses belajar mengajar di program studi Manajemen Perusahaan mengedepankan model pembelajaran berbasis mahasiswa, dimana dosen lebih banyak berperan sebagai motivator dan fasilitaror. Dengan menggunakan studi kasus dunia pariwisata dan perhotelan yang riil, mahasiswa diajak berdiskusi dan memutuskan permasalahan manajemen yang ada di praktek. Selain menggunakan kasus-kasus dunia pariwisata dan perhotelan, proses belajar mengajar juga dilengkapi dengan kandungan teknologi. Sebagai tugas akhir selain tugas akhir, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengikuti magang di perusahaan yang akan memberikan bekal manajerial yang berharga ketika mahasiswa nanti akan menjadi tenaga terampil juga dapat membangun usaha yang akan memberikan pengalaman berharga untuk menjadi wirausahawan. Pemagangan telah dilakukan di dalam negeri maupun di luar negeri seperti tahun 2015 lalu pemagangan ke Thailand dan tahun 2016 ini sudah direncanakan pemagangan di Australia.

Program studi Manajemen Perusahaan dengan konsentrasi Periwisata dan Perhotelan adalah pilihan yang paling tepat bila akan mendalami bidang kepariwisataan dan telah mempersiapkan mendukung pemberlakukan SKKNI.