Uhang Dihi
Anak Rantau

Archive for the ‘Pendidikan’ Category

Expo KMI ke- VI di Ambon Maluku

Sat ,05/03/2016

tema “Peng­embangan Technopreuner­ship Untuk Menunjang Daya Saing

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tahun 2015 ini menyelenggarakan Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) untuk memamerkan sekaligus mempromosikan produk yang dihasilkan para wirausahawan muda mahasiswa yang dilaksanakan di Poltek Negeri Ambon, tanggal 9-13 September 2015.

Expo ini akan mem­beri kontribusi kepada maha­siswa dan perguruan tinggi untuk menghadapi Masyara­kat Ekonomi  Asean (MEA) yang sudah didepan mata. Ketika kita tidak dibekali dengan kemam­puan yang memadai dan daya saing yang tinggi maka kita akan menjadi penon­ton saja. Untuk itu diharap­kan kegiatan ini dapat mem­beri kontribusi bagi kita untuk menghadapi MEA. Ia mengakui hingga seka­rang model pembelajaran di Indonesia masih sebatas pada pengajaran saja dan belum sampai pada pengem­bangan inovasi. Padahal ke­mampuan berinovasi penting untuk pengembangan kreati­vitas yang bisa menguatkan daya saing di masyarakat. Saya berharap nantinya expo ini bisa memberi motivasi bagi anak-anak  untuk me­numbuhkan kreativitas untuk bisa ditularkan ke unsur-unsur lain agar kedepannya bisa semakin meningkatkan daya saing bangsa Indonesia, jelas Widyo Winarso Kepala Sub Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Pen­didikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi  dan Pendi­dikan Tinggi saat membuka KMI ke VI di kampus Politeknik Ne­geri Ambon, Kamis (10/9).

Pada kesempatan yang sama Wakil Gu­bernur Maluku, Zeth Sahubu­rua juga berharap kehadiran event expo akan semakin mem­perkokoh komitmen se­mua yang hadir sebagai suatu bangsa, dan bukan hanya un­tuk mengembangkan jiwa kewirausahaan tapi lebih dari itu untuk meraih kebersa­maan, serta persatuan dan kesatuan. Selanjutnya Bpk Zeth Sahuburua juga menyampaikan, daya saing memegang peranan penting dalam mem­bangun peradaban bangsa karena itu era pasar bebas dan masyarakat ekonomi Asean yang sudah di depan mata menjadi ajang pembuktian Indonesia untuk mampu ber­saing dengan negara-negara Asean lain. Untuk itu, semua komponen bangsa harus be­kerja maksimal untuk mempromosikan keunggulan masing-masing. Tantangan pasar bebas bukan hanya ber­kaitan dengan pengemba­ngan ilmu pengetahuan dan tek­nologi semata-mata tetapi berkaitan dengan penguatan jati diri melalui pengamalan nilai kebangsaan yakni Pancasila.

Sementara itu, Ketua pani­tia Expo KMI ke- VI, Semuel Uneputy menjelaskan kegia­tan Expo KMI yang dilak­sanakan merupakan kelanju­tan dari pelaksanaan Expo KMI yang sudah berjalan selama lima tahun terakhir. Expo KMI tahun ini diikuti oleh 84 perguruan tinggi se-Indonesia yang terdiri dari, 43 Universitas, 4 Institut, 28 Politeknik, 7 Sekolah Tinggi dan 2 Akademi. Pelaksanaan Expo akan dilaksanakan dalam beberapa bentuk kegiatan yaitu Expo KMI, Seminar Nasional Kewi­ra­usahaan, Lomba KMI Awa­rds tahun 2015, bazzar kewira­usahaan, wisata industry, pa­nggung seni budaya serta sarasehan pimpinan bi­dang kemahasiswaan.

Universitas Bina Darma mengirimkan utusan mahasiswa Media Rahma Tamala sebagai pemenang PMW tahun 2015 dengan nama De’ Talla Home merupakan mahasiswa binaan dari Bina Darma Entrepreneurship Centre (BDEC) dengan didampingi dosen pendamping A. Yani Ranius, S.Kom., M.M. sebagai tim dosen BDEC. Kegiatan ini adalah kesempatan yang kali pertama diikuti oleh Bina Darma, mudah-mudahan akan berkelanjutan diajang tahun-tahun berikutnya. Langkah pertama sudah dilaksanakan walau belum menjadi juara dan bertekad dikemudian akan menjadi sang juara.

Nama Perguruan Tinggi Yang Mengikuti EXPO 2015

1 Universitas Udayana
2 Politeknik Perikanan Negeri Tual
3 Politeknik Negeri Sriwijaya
4 POLITEKNIK NEGERI JEMBER
5 Universitas Brawijaya Malang
6 Polteknik Negeri Pandang
7 Politeknik Negeri Semarang
8 Universitas Tidar
9 Universitas Negeri Jakarta
10 Universitas Negeri Malang
11 Universitas Padjadjaran
12 Universitas Airlangga
13 Universitas Sriwijaya
14 STMIK YADIKA BANGIL
15 Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
16 Politeknik Negeri Lhokseumawe
17 Universitas Sumatera Utara
18 POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI PAYAKUMBUH
19 Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
20 Politeknik Negeri Jakarta
21 Universitas Jember
22 Universitas Pasir Pengaraian
23 Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
24 Politeknik Negeri Sambas
25 Universitas Negeri Makassar
26 Universitas Negeri Padang
27 Universitas Jambi
28 Universitas Negeri Gorontalo
29 Universitas Mercu Buana
30 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
31 Universitas Halu Oleo
32 POLITEKNIK NEGERI MEDAN
33 Universitas Esa Unggul
34 Institut Pertanian Bogor
35 Politeknik Negeri Nusa Utara
36 Polman Negeri Bangka Belitung
37 Politeknik Negeri Bandung
38 IKIP PGRI MADIUN
39 Universitas Gadjah Mada
40 Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman GUPPI (UNDARIS) Ungaran
41 Akademi Enterpreneurship Terang Bangsa Semarang
42 UNIVERSITAS RIAU
43 Politeknik Negeri Malang
44 Politeknik Negeri Ujung Pandang
45 Akademik Farmasi Mitra Sehati Mandiri Sidoarjo
46 STIKES Yayasan Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya
47 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)
48 Universitas Tanjungpura
49 Politeknik Negeri Pontianak
50 Institut Seni Indonesia Surakarta
51 Universitas Hasanuddin
52 Politeknik Manufaktur Negeri Bandung
53 Universitas Widyagama Malang
54 Universitas Djuanda Bogor
55 Politeknik Negeri Nusa Utara
56 Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik
57 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU
58 Universitas Trunojoyo Madura
59 Politeknik Negeri Batam
60 UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
61 Universitas Muhammadiyah Ponorogo
62 STT Dharma Iswara Madiun
63 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
64 Universitas HKBP Nomensen Medan – Siantar
65 STIE Harapan Medan
66 STKIP PGRI TULUNGAGUNG
67 UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM-BANDA ACEH
68 Universitas Bina Darma Palembang
69 Politeknik Negeri Manado
70 Politeknik Negeri Bali
71 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
72 UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
73 Universitas Lampung
74 STIE Perbanas Surabaya
75 Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang

PROFIL PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERUSAHAAN FAKULTAS VOKASI UNIVERSITAS BINA DARMA

Fri ,04/03/2016

Sambutan

Program Studi Manajemen Perusahaan adalah program studi yang ada di Universitas Bina Darma. Program studi Manajemen Perusahaan sebelumnya bagian dari fakultas Ekonomi Diploma III Universitas Bina Darma, selanjutnya berubah beberapa kali menyesuaikan dengan perkembangan ilmu manajemen dan ketentuan penamaan program studi oleh DIKTI. Pada tahun 2014 dibentuklah Program Vokasi yang terdiri dari seluruh pragram studi jenjang studi Diploma III dari fakultas Ekonomi dan fakultas Ilmu Komputer yang ada di Universitas Bina Darma termasuklah program studi Manajemen Perusahaan. Menyikapi perkembangan pendidikan selanjutnya nama Program Vokasi diubah menjadi Fakultas Vokasi merupakan bagian fakultas yang ada di Universitas Bina Darma yang terdiri dari semua program studi Diploma III yang ada. Pada waktu yang hampir bersamaan nama program studi yang sebelumnya berubah nama menjadi Manajemen Industri dengan konsentrasi Pariwisata dan Perhotelan, selanjutnya berubah kembali lagi ke nama Manajemen Perusahaan tetapi sesuai dengan SK Rektor Universitas Bina Darma tentang konsentrasi tetap konsentrasinya Pariwisata dan Perhotelan.

 

Program Studi Diploma III Manajemen Perusahaan pada Fakultas Vokasi Universitas Bina Darma merupakan program pendidikan yang mengarahkan mahasiswa untuk mengembangkan keahlian terapan, beradaptasi pada bidang pekerjaan tertentu dan dapat menciptakan peluang kerja. Program vokasi ini berorientasi pada kecakapan kerja sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan serta sesuai dengan tuntutan kebutuhan lapangan kerja.

Adapun profil lulusan sebagai berikut :

  1. Program Studi Manajemen Perusahaan Diploma III, Program Studi ini mendidik mahasiswa untuk menjadi lulusan yang terampil siap kerja atau berwirausaha.
  2. Program Studi Manajemen Perusahaan Diploma III, Program Studi ini mendidik mahasiswa untuk menjadi lulusan yang kompeten di bidang :
  • Kepariwisataan,
  • Perhotelan
  • dan memiliki softskil bidang kewirausahaan.

 

Keahlian tersebut akan dibangun melalui kurikulum sebanyak minimal 110 sks. Program Diploma III ini dapat ditempuh dan diselesaikan dalam kurun waktu 3 tahun akademik atau 6 Semester.

Proses belajar mengajar di program studi Manajemen Perusahaan mengedepankan model pembelajaran berbasis mahasiswa, dimana dosen lebih banyak berperan sebagai motivator dan fasilitaror. Dengan menggunakan studi kasus dunia pariwisata dan perhotelan yang riil, mahasiswa diajak berdiskusi dan memutuskan permasalahan manajemen yang ada di praktek. Selain menggunakan kasus-kasus dunia pariwisata dan perhotelan, proses belajar mengajar juga dilengkapi dengan kandungan teknologi. Sebagai tugas akhir selain tugas akhir, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengikuti magang di perusahaan yang akan memberikan bekal manajerial yang berharga ketika mahasiswa nanti akan menjadi tenaga terampil juga dapat membangun usaha yang akan memberikan pengalaman berharga untuk menjadi wirausahawan. Program studi Manajemen Perusahaan dengan konsentrasi Periwisata dan Perhotelan adalah pilihan yang paling tepat bila akan mendalami bidang kepariwisataan.

 

Visi

Menyiapkan lulusan yang memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan industri dan masyarakat dalam persaingan nasional dan internasional pada tahun 2025.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang mampu membentuk lulusan yang handal dalam melakukan kegiatan manajemen perusahaan.
  1. Melaksanakan pendidikan dengan mengutamakan praktikum dan magang serta mengembangkan jaringan kerjasama dengan industri dan kemitraan yang berkelanjutan.
  2. Menyelenggarakan pendidikan yang mampu membentuk lulusan yang mampu menangani aktivitas dalam perusahaan terutama di bidang industri pariwisata dan perhotelan.

Tujuan Umum

  1. Memberikan pengetahuan, keterampilan serta kemampuan sebagai tenaga terampil di manajemen perusahaan bidang pariwisata dan perhotelan.
  2. Memiliki pengetahuan, kemampuan serta sikap sebagai pelaksana manajemen perusahaan.
  3. Memiliki mental, sikap, pengetahuan, kemampuan serta keberanian berwirausaha.

 

Akreditasi Program Studi Manajemen Perusahaan Terakreditasi B terhitung TA 2014 s/d 2019

 

Keunggulan program studi Manajemen Perusahaan :

  • Matakuliah 80 % praktikum / magang
  • Beberapa matakuliah mempunyai sertifikasi lokal & nasional
  • Penempatan magang dalam dan luar negeri
  • Penerimaan kerja dibeberapa perusahaan yang telah bekerjasama.

 

Prestasi Program studi : tahun akademik 2015-2016 peningkatan jumlah mahasiswa baru menjadi 400%

Prestasi Mahasiswa : telah mengikuti magang dibeberapa hotel dan perusahaan di kota Palembang serta telah melaksanakan magang di Thailand

APLIKASI PENGOLAHAN DATA PINJAMAN POLIS PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) PALEMBANG

Wed ,06/11/2013

Oleh :

A. Yani Ranius, Agus Nila Rahmawati

Abstrak  : Tugas Akhir ini mengambil judul “Aplikasi Pengolahan Data Pinjaman Polis Pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Palembang”. Pengolahan data selama ini masih mengalami hambatan dalam pencarian data pinjaman polis sehingga dalam memperoleh informasi yang diinginkan mengalami keterlambatan dan memerlukan waktu yang lama. mengingat proses tersebut dapat memperlambat layanan kebutuhan informasi, maka dibuatlah suatu pengolahan data pinjaman polis dengan menggunakan Aplikasi Pemrograman Visual Basic 6.0. Dengan mendefinisikan masalah, melakukan studi kelayakan, merancang sistem, mendesain data, dan mengimplementasikan  yang menghasilkan laporan identitas nasabah, laporan pengajuan pinjaman dan laporan pembayaran. Untuk membuat aplikasi yang dimaksud yaitu dengan menyiapkan peralatan-peralatan seperti hardware, software, serta kebutuhan lainnya. Kemudian langkah berikutnya mendesain program yang akan dibuat, sebagai kesimpulan bahwa program ini dapat membantu proses pengolahan data pinjaman polis pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Palembang.

Kata Kunci: Aplikasi, Pinjaman Polis, Visual Basic 6.0.

PENDAHULUAN

Pada saat ini pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat. Salah satu hasil teknologi yang telah mengalami kemajuan dan banyak dimanfaatkan di Indonesia adalah komputer. Segala kemudahan serta kemampuan komputer telah menjadikan komputer sebagai kebutuhan manusia untuk mendapatkan informasi dimana ketelitian, keakuratan, kecepatan dan kemudahan dalam mengolah data.

PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Palembang adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dibidang asuransi yang membantu memberikan jaminan terhadap diri maupun harta benda dalam upaya untuk mengurangi resiko-resiko yang sering terjadi karena suatu kerugian, kerusakan, atau kehilangan. Keuntungan yang mampu memberikan rasa aman yang menyeluruh serta memberikan jaminan yang komprehensif atas semua kerugian yang timbul.

Pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Palembang, terdapat pinjaman polis yaitu jenis pinjaman yang dapat meringankan keuangan yang mendesak bagi nasabah/pemegang polis dengan cara menggadaikan Polis Asuransi ke pihak asuransi dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan. Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pinjaman polis yaitu mengajukan surat pinjaman polis, ada nilai tunai polis(2 tahun berjalan), menyertakan polis asli, menyertakan fotocopy KTP.

Maka berdasarkan latar belakang diatas menjadi motivasi penulis untuk  mengambil judul tugas akhir “Aplikasi Pengolahan Data Pinjaman Polis Pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Palembang”.

METODOLOGI PENELITIAN

1. Metode Pengembangan Sistem

Menurut Sutabri (2012:59) Fase pengembangan Sistem Informasi disebut juga sebagai siklus hidup pengembangan sistem informasi yang garis besarnya terdiri dari enam langkah. Tahapan-tahapan pekerjaan dalam pelaksanaan tidak kaku namun dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti cara iterasi. Tahapan utama dalam proses pengembangan sistem informasi adalah sebagai berikut:

a. Investigasi Sistem

Manfaat dari fase penyelidikan ini adalah untuk menentukan masalah-masalah atau kebutuhan yang timbul. Hal itu memerlukan pengembangan sistem secara menyeluruh ataukah ada usaha lain untuk memecahkannya. Salah satu alternatif jawabannya mungkin saja merupakan suatu keputusan untuk tidak melakukan perubahan apapun terhadap sistem yang berjalan. Dengan kata lain sistem yang ada tetap berjalan tanpa perlu perubahan maupun pembagunan sistem yang baru. Hal ini dapat terjadi karena kebutuhan itu tidak dapat diimplementasikan atau ditangguhkan pelaksanaanya untuk suatu kurun waktu tertentu. Alternatif lainnya mungkin hanya diperlukan perbaikan – perbaikan pada sistem tanpa harus menggantinya

b. Analisis Sistem

Tahap anallisis bertitik-tolak pada kegiatan-kegiatan dan tugas-tugas dimana sistem yang berjalan dipelajari lebih mendalam, konsepsi, dan usulan dibuat untuk menjadi landasan bagi sistem yang baru akan dibangun. Pada akhir tahap ini separuh kegiatan dari usaha pengembangan sistem informasi yang telah diselesaikan. Salah satu tujuan terpenting pada tahap ini adalah untuk mendefinisikan sistem berjalan.

c.  Desain Sistem

Pada tahap ini sebagian basar kegiatan yang berorientasi ke komputer dilaksanakan. Spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak (HW/SW) yang telah disusun pada tahap sebelumnya ditinjau kembali dan disempurnakan. Rencana pembuatan program dilaksanakan dan juga dilaksanakan testingprogramnya. Latihan bagi para pemakai sistem dimulai.

Prosedur – prosedur didokumentasikan menurut kacamata pemakai sistem sehingga para pemakai sistem akan berpartisipasi dan memahami semua masalah yang dihadapi dan memberikan usulan – usulan penyempurnaan. Pemakai sistem dan analisis sistem bekerja sama untuk menjabarkan kebutuhan dan kemampuan dari sistem baru yang akan diusulkan.

d. Implementasi Sistem

Tahap ini adalah prosedur yang dilakukan untuk menyelesaikan desain sistem yang ada dalam dokumen desain sistem yang disetujui dan menguji, menginstal dan memulai penggunaan sistem baru atau sistem yang diperbaiki. Tujuan tahap implementasi ini adalah untuk menyelesaikan desain sistem yang sudah disetujui, menguji serta mendokumentasikan program-program dan prosedur sistem yang diperlukan, memastikan bahwa personal yang terlibat dapat mengoperasikan sistem baru, dan memastikan bahwa konversi sistem lama ke sistem yang baru dapat berjalan secara baik dan benar.

2.Analisis

a. Pembahasan Sistem yang Berjalan

Tahapan yang dilakukan pada saat mempelajari sistem yang sedang berjalan pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Palembang yaitu, melakukanobservasi. Dengan ikut melakukan pengolahan data, mengadakan wawancara dengan pegawai pengolahan data pinjaman polis yang ada pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Palembang.

Adapun sistem yang berjalan selama ini dalam pencatatan data dilakukan dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu menggunakan aplikasiMicrosoft Office. Untuk membuat laporan pinjaman polis harus membuka kembali file yang telah disimpann kemudian dibuat dalam bentuk laporan. Pembuatan rekapitulasi laporan pinjaman polis relative lamban, serta resiko tidak terlacak file yang sudah dibuat.

b. Penentuan Kebutuhan Sistem Baru

Pada tahap ini dilakukan kegiatan penentuan kebutuhan hardware dan software yang nantinya akan digunakan untuk menunjang berjalannya sistem yang dibuat. Adapun hardware dan software yang digunakan adalah :

1.   Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras yang diperlukan terdiri dari satu unit komputer   dengan komponen-komponen sebagai berikut :

a.   Processor Intel Core i3-380M

b.   2 GB DDR3 Memory

c.  Keyboard, mouse,  printer

2. Perangkat Lunak (Software)

Perangkat lunak yang digunakan terdiri dari :

– Microsoft Windows 7

– Microsoft Visual Basic 6.0, sebagai apikasi pemograman yang memberikan instruksi atau perintah program dalam membangun aplikasi pengolahan data pinjaman polis.

3. Desain Sistem

Untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam rancangan desain sistem yang baru, maka diperlukan suatu rancangan proses dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Mempelajari dan mengumpulkan data yang diperlukan untuk disusun   menjadi  sebuah struktur data sesuai dengan sistem dan pengolahan data pinjaman polis yang akan dibuat.

2. Menganalisa serta merumuskan sistem yang baru secara rinci dari   masing-masing informasi yang ingin dihasilkan.

3. Menganalisa desain yang akan dihadapi dalam pembuatan dan perancangan sistem yang baru.

4. Menentukan desain masukkan, desain keluaran proses data yang ingin dihasilkan baik secara keseluruhan sehingga mudah didefinisikan dan memudahkan evaluasi terhadap data dan laporan.

4.  HASIL

Hasil aplikasi pengolahan data pinjman polis pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Palembang dimana aplikasi khusus ini dibuat dalam file mdb yaitu dengan nama “Polis.mdb”. aplikasi ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  1. Proses yang terdapat dalam program ini adalah proses pencatatan data identitas nasabah, proses pencatatan data pengajuan pinjaman, proses pencatatan data pembayaran pinjaman serta hasil laporan dari pencatatan laporan identitas nasabah, laporan pengajuan pinjaman, laporan pembayaran. Proses ini dapat dijalankan pada form menu utama dari program aplikasi yang telah dibuat dengan nama “frmMENU UTAMA”.
  2. Database program ini disimpan dengan nama file nya adalah VisData dalam directory ini terdapat tabel-tabel yang berisikan data-data hasil dari proses program. Tabel-tabel tersebut adalah tabel identitas, tabel pengajuan pinjaman tabel pembayaran, sedangkan untuk aplikasi ini tersimpan pada VisData:D:\TAama\tugasakhir\Polis.mdb.

a Halaman Menu Login

Aplikasi ini mempunyai sebuah halaman pembuka yang disebut juga sebagai halaman administrator yang menghubungkan ke halaman menu utama dan ke halaman lain. Untuk membuka halaman menu utama tersebut pertama-tama administrator (bagian pinjaman polis) harus memasukkanusername dan password yang telah disimpan oleh administrator tersebut, jika salah halaman menu utama tidak akan terbuka dan seluruh tombol-tombol tidak dapat difungsikan.

b Halaman Menu Utama

Pada halaman menu utama terdapat tombol-tombol yang merupakan link yang akan menghubungkan ke halaman lain, dan juga terdapat pilihan menu utama yang berfungsi sama yaitu menghubungkan ke halaman lain.

c Halaman Tampilan Input File

Pilihan input file berfungsi untuk menampilkan form Identitas Nasabah, form Pengajuan Pinjaman, dan form Pembayaran. Untuk menjalankan pada menu Utama klik menu file.

d Halaman Form Tampilan Input Data Identitas Nasabah

Tombol ini berfungsi menampilkan halaman data identitas nasabah yang dimasukkan oleh bagian pijaman polis dan disimpan pada database data identitas. Desain halaman data identitas nasabah.

e Halaman Form Tampilan Input Data Pengajuan Pijaman

Tombol ini berfungsi menampilkan halaman data pengajuan pinjaman yang dimasukkan oleh bagian pinjaman polis dan disimpan pada database data pinjaman.

f Halaman Form Tampilan Input Data Pembayaran

Tombol ini berfungsi menampilkan halaman data pembayaran yang dimasukkan oleh bagian pinjaman polis dan disimpan pada database data pembayaran.

g Halaman Menu Laporan

Pilihan menu laporan berfungsi untuk menampilkan pilihan laporan-laporan dari hasil pengolahan data identitas nasabah, data pengajuan pinjaman, data pembayaran. Untuk menjalankannya pada menu utama klik laporan.

h. Tampilan Laporan Data Identitas Nasabah

Halaman laporan Identitas Nasabah berfungsi untuk mencetak data identitas.

i Tampilan Laporan Data Pengajuan Pinjaman

Halaman laporan pengajuan pinjaman berfungsi untuk mencetak data pengajuan pinjaman.

j    Tampilan Laporan Data Pembayaran

Halaman laporan pembayaran berfungsi untuk mencetak data pembayaran.

k   Menu Logout

Menu logout berfungsi jika ingin keluar dari aplikasi dan tidak melakukan pemrosesan data lagi. Klik menu logout, makan akan tampil pesan konfirmasi.

5.  SIMPULAN

Setelah melakukan dan merumuskan pemecahan masalah yang dihadapi oleh PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Palembang, maka dapat diambil kesimpulan yang menyangkut pelaksanaan dan pemanfaatan komputer khususnya pencatatan pengolahan data pinjaman polis. Dalam hal ini merupakan laporan hasil dari tugas akhir penulis. Adapun kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah :

  1. Aplikasi yang dihasilkan merupakan sebuah program aplikasi pengolahan data pinjaman polis yang dibuat dengan menggunakan aplikasi pemrograman Visual Basic 6.0
    1. Dengan adanya program aplikasi yang baru ini akan dapat meningkatkan kinerja para pegawai yang dapat memperlancar proses pengolahan data pinjaman polis dengan cepat, akurat serta mudah digunakan pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Palembang.
    2. Informasi yang di hasilkan mengenai data identitas, data pengajuan pinjaman, data pembayaran yang dibuat ini memiliki ketelitian yang lebih baik serta data yang tersimpan keamanannya lebih terjamin.

DAFTAR RUJUKAN

Sutabri, Tata. 2012,  Analisis Sistem Informasi, CV Andi Offset : Yogyakarta.

PENATAAN DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR JARINGAN LAN DAN WLAN DI DINAS SOSIAL KOTA PALEMBANG (SIMULASI PAKET TRACER)

Fri ,25/10/2013

Abstrak

Tujuan utama dari pembuatan tugas akhir ini adalah untuk melakukan penantaan dan pengembangan infrastuktur jaringan LAN dan WLAN menggunakan simulasi paket tracer. Agar dapat melakukan sharing data. Berbagai perangkat yang terhubung dengan jaringan menggunakan topologi  yang ter-infrastruktur. Untuk melakukan penataan dan pengembangan jaringan yang ada,  maka di lakukanlah perancangan ulang topolgi yang baru , sedangkan pembahasan yang akan di bahas pada topologi yang baru adalah dengan melakukan konfigurasi sharing resoursce menggunakan manajemen VLAN.  Dengan  adanya VLAN  dalam jaringan yang berfungsi sebagai lalu lintas data , dan keamana data dari setiap divisi dapat di buat tersendiri,  karena VLAN membagi segmen-segmennya sesuai kebutuhan. Dengan adanya manajemen VLAN yang dapat membagi  jaringan ke dalam beberapa kelompok broadcast domain yang lebih kecil. Sedangkan infrastruktur jaringan di internet maupun intranet memerlukan pengelolaan alamat IP yang benar, karna setiap node pada jaringan harus memiliki alamat IP unique, yang berarti tidak tidak boleh ada duplikasi IP di jaringan.

Kata kunci : IP Address, internet,  penataan jaringan komputer.

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Seiring dengan adanya program pemerintah untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik melalui e-government. Dinas Sosial perlu terus menerus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik internal maupun eksternal.

Penataan dan pengembangan infrastruktur jaringan LAN dan WLAN di lingkup Dinas Sosial Kota Palembang perlu di tingkatkan. Dalam beberapa tahun terakhir belum memiliki penataan yang baik, sehingga dampaknya adalah kinerja jaringan LAN dan WLAN yang belum begitu efektif. Bagi sebuah organisasi baik yang berupa perusahaan, perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, maupun individual (pribadi), kebutuhan akan jaringan komputer itu sendiri menjadi sangat essensial.

Tujuan dari penyusunan tugas akhir ini adalah sebagai pedoman untuk memberikan arahan bagi penataan, perencanaan, dan pengembangan infrastruktur jaringan komputer yang ada di Dinas Sosial Kota Palembang. Dengan memperhatikan permasalahan tersebut, maka saya tertarik untuk melakukan penelitian dan mengambil judul “Penataan dan pengembangan infrastruktur  jaringan LAN (Local Area Network) dan WLAN (Wireless Local Area Network) di Dinas Sosial Kota Palembang (Simulasi paket tracer)”.

Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang maka perumusan masalahnya adalah Bagaimana cara melakukan penataan dan pengembangan infrastruktur jaringan komputer dengan baik di Dinas Sosial Kota Palembang.

Batasan Masalah

Agar permasalahan lebih terarah dan tidak menyimpang dari permasalahan yang ada, maka ruang lingkup dan batasan masalah dalam pembahasan ini dibatasi pada :

  • Perancangan topologi jaringan yang digunakan dalam sistem jaringan internet di Dinas Sosial Kota Palembang.
  • Pembahasan sharing resources dan konfigurasinya.
  • Pemanfaatan software dan hadware yang ada.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan penataan dan pengembang infrastruktur jaringan LAN dan WLAN  dengan melakukan perancangan topologi yang baik di Dinas Sosial Kota Palembang.
  2. Memanfaatkan sharing resources yang bertujuan agar seluruh peralatan, program dan peripheral lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap pengguna di dalam jaringan komputer tersebut.

Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Dapat mengetahui topologi yang digunakan dalam  melakukan penataan serta pengembangan jaringan komputer.
  2. Pemulihan kondisi infrastruktur jaringan teknologi informasi dan komunikasi yang ada.
  3. Pengamanan jaringan LAN DAN WLAN dengan menggunakan acces point.
  4. Pemanfaatan hadware dan software secara lebih efisien.

METODOLOGI PENELITIAN

Waktu dan Tempat penelitian

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 30 April  2013 sampai dengan  30 Mei  2013 adapun lokasi penelitian yaitu pada area perkantoran  Dinas Sosial Kota Palembang.

Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan meode penelitian tindakan atau action research. Action Research merupakan bentuk penelitian tahapan (Applied research) yang bertujuan mencari cara efektif yang menghasilkan perubahan disengaja dalam suatu lingkungan yang sebagian dikendalikan (dikontrol). Adapun tahapan penelitian yang merupakan bagian dari action research ini, yaitu :

a. Tahap pertama (Diagnosing)

Melakukan identifikasi masalah-masalah pokok yang ada guna menjadi dasar kelompok atau organisasi sehingga terjadi perubahan. Peneliti melakukan diagnosa terhadap topologi jaringan LAN dan WLAN  yang ada di lingkup kantor Dinas Sosial Kota Palembang.

b. Tahap kedua (Action Planning)

Peneliti memahami pokok masalah yang ada kemudian dilanjutkan dengan menyusun rencana tindakan yang tepat. Pada tahap ini peneliti melakukan  rencana tindakan yang akan dilakukan dengan  penataan dan pengembangan infrastruktur jaringan LAN dan WLAN.

c. Tahap ketiga (Action Taking)

Peneliti melakukan tindakan disertai dengan implementasi rencana yang telah dibuat dan mengamati kinerja sistem jaringan.

d. Tahap keempat (Evaluating)

Peneliti melakukan evaluasi hasil temuan setelah proses implementasi, pada tahapan evaluasi penelitian yang dilakukan adalah hasil  dari penataan dan pengembangan infrastruktur jaringan LAN dan WLAN.

e. Tahap kelima (Learning)

Setelah masa implementasi  (action research) dianggap cukup, kemudian peneliti melaksanakan  review tahap demi tahap dan memahami prinsip kinerja sistem jaringan yang ada.

Metode Pengumpulan Data

  • Literatur, ini dilakukan dengan cara mengambil data-data dan referensi dari buku- buku yang berhubungan dengan objek yang diteliti.
  • Observasi, melakukan penelitian untuk mengumpulkan data di lapangan secara objektif.
  • Konsultasi, data dikumpulkan dengan cara melakukan diskusi dengan pihak terkait.

LANDASAN TEORI

1. Jaringan Komputer

Jaringan  komputer  adalah  sekelompok  komputer otonom yang saling berhubungan  satu dengan lainnya, menggunakan protocol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, aplikasi, dan perangkat keras secara bersama-sama. Jaringan computer juga dapat diartikan  sebagai kumpulan jumlah terminal komunikasui yang berada di berbagai lokasi yang saling berhubungan (Tanebaum, 1997) .

1.1. Tujuan Jaringan Komputer

Tujuan dibangunnya suatu jaringan komputer adalah membawa informasi secara tepat dan tanpa adanya kesalahan dari sisi pengirim (transmitter)menuju ke sisi penerima (receiver) melalui media komunikasi.

1.2 Manfaat Jaringan Komputer

Secara umum, jaringan komputer mempunyai beberapa manfaat (Artikel perangkat jaringan komputer, 2009).

  1. A. Sharing Resource
  2. B. Media komunikasi
  3. C. Integrasi data
  4. D. Pengembangan dan pemeliharaan
  5. E. Keamanan data
  6. F. Sumberdaya lebih efisien

1.3 Tipe dan Jenis Jaringan Komputer

1. Local Area Network (LAN)

Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau  kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. (Artikel IT, jenis-jenis jaringan computer, 2012).

2. Metropolitan Area Network (MAN)

Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran  lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat  mencakup  kantor-kantor  perusahaan yang letaknya berdekatan  atau  juga sebuah  kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan  pribadi (swasta) atau  umum.,MAN  mampu  menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

4. Internet

Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda,orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung  ke jaringan lainnya, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya,kumpulan jaringan yang terinter koneksi inilah yang disebut dengan internet.

5. Jaringan Tanpa Kabel

Jaringan tanpa kabel merupakan suatu  solusi terhadap komunikasi  yang  tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang  yang  ingin mendapat informasi atau melakukan  komunikasi walaupun sedang berada diatas  mobil atau pesawat terbang.

2. Keamanan Jaringan Komputer

Keamanan jaringan komputer adalah proses untuk mencegah dan mengidentifikasi penggunaan yang tidak sah dari jaringan komputer (iiezland, 2012).

2.1 Tujuan Keamanan Jaringan

Tujuan Keamanan jaringan  komputer adalah untuk mengantisipasi resiko jaringan komputer berupa bentuk ancaman fisik maupun logic baik langsung ataupun tidak langsung mengganggu aktivitas yang sedang berlangsung dalam jaringan komputer (iiezland, 2012).

2.2 Perangkat Jaringan Komputer

Perangkat jaringan komputer adalah sebuah entitas fisik yang terhubung ke jaringan yang berfungsi sebagai jaringan komunikasi data. Contohnya seperti Hub, Switch, router, modem, hardware firewall, LAN cards dll.

2.3.1     Jenis-jenis Perangkat Jaringan Komputer

1. Hub              6. RJ-45 (Registered Jack)

2. Switch          7. LAN Card

3. Router          8. Printer

4. Modem

5.Kabel UTP

2.4 Topologi Jaringan

Adalah sebuah pola interkoneksi dari beberapa terminal komputer. Topologi jaringan merupakan representasi geometri dari hubungan antar perangkat (terminal komputer, repeaters, bridges) satu dengan lainnya (Green,1985:22).

Topologi  jaringan sendiri  terbagi  menjadi dua yaitu :

  1. Physical. Merupakan gambaran fisik dari hubungan antara perangkat (komputer, server, hub, switch, dan kabel jaringan) yang membentuk suatu pola khusus.
  2. Logical. Merupakan gambaran bagaimana suatu perangkat dapat  berkomunikasi dengan perangkat lainnya.

Topologi jaringan yang digunakan di kantor Dinas Sosial Kota Palembang adalah topologi star, Pada topologi star terdapat perangkat pengendali yang berfungsi sebagai pengatur dan pengendali komunikasi data,sedangkan perangkat lain terhubung dengan perangkat pengendali lainnya sehingga pengiriman suatu data akan melalui perangkat pengendali,inilah beberapa kebaikan dan keburukan  menggunakan topologi star sebagai berikut (james harry,1985).

3. Jenis-jenis  topologi  jaringan

1.Topologi  Bus                          4. Topologi  Star

2. Topologi  Ring                      5. Topologi  Mesh

3. Topologi Tree

4. Paket Tracer

Packet Tracer adalah sebuah software simulasi jaringan. Sebelum melakukan konfigurasi jaringan yang sesungguhnya (mengaktifkan fungsi masing-masing device hardware) terlebih dahulu dilakukan simulasi menggunakan software ini. ( Andrew Fiade, 2013).

5. VlAN

VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN,  hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasikan secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan, Penggunaan VLAN akan  membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung  pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation ( Andrew Fiade, 2013).

5.1.   Cara Kerja VLAN

VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan untuk mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC address dan sebagainya.

5.2. VLAN Manajemen

VLAN manajemen adalah VLAN yang dikonfigurasikan untuk memanajen switch, VLAN 1 akan bekerjasebagai managemen VLAN jika tidak mendefiniskan VLAN khusus sebagai VLAN manajemen.

6. Hasil

Hasil yang didapat dari penataan dan pengembangan infrastruktur di Dinas sosial Kota Palembang adalah penambahan beberapa server dan switch,serta penataan topologi yang baru. Begitu juga dengan IP Address yang di gunakan di tata ulang sesuai dengan kebutuhan jumlah host pada topologi jaringan di Dinas Sosial Kota Palembang.

5.1. Hasil rancangan ulang Topologi Jaringan di Dinas Sosial Kota Palembang

Setelah semua data dikumpulkan maka dilakukanlah evaluasi  Perancangan ulang topologi jaringan dilingkup kantor Dinas Sosial kota  Palembang menggunakan topologi star, karena topologi ini memiliki kemudahan dalam proses instalasinya. Serta penambahan server dan beberapa hardwareseperti printer yang di masukkan ke dalam sebuah koneksi jaringan . Dengan adanya server pada setiap workstation dapat saling terkoneksi dengan baik sehingga user bisa sharing data.

5.2. Pembahasan

Pembahasan dari penataan dan pengembangan infrastruktur pada jaringan ini adalah untuk mengetahui hasil yang di dapat dari penataan dan pengembangan topologi yang baru. Serta akan membahas topologi jaringan yang akan di simulasikan pada software paket tracer.

5.2.1. Persiapan

sebelum melakukan uji coba  jaringan pada Kantor Dinas Sosial Kota Palembang, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan.

terdapat penambahan infrastruktur dari penataan sebuah jaringan dengan 1 router, 5 switch, 2 server, 1 access point serta 19 workstation dan 6 printer yang telah dibrikan IP Address dan terhubung pada jaringan. Kemudian router dan switch di berikan fungsi sebagai penghubung,

  1. Lantai 1 dan Lantai 2, tersambung akses Internet dari ISP terhubung pada router .
  2. Pada lantai 1 terdapat 7 workstation dan 3  Printer, IP yang terhubung pada 1 switch server dan  2 switch, dalam ruangan
  3. Pada Lantai 2 Terdapat 11 workstation, 1 Server, dan 3 Printer IP yang terhubung. pada 1 switch server dan 2 switch ruangan, disini juga terdapat Access Point untuk akses jaringan secara nirkabel menggunakan Laptop.

5.2.2. Proses konfigurasi

Proses konfigurasi dari jaringan ini , akan di lakukan menggunakan software paket  tracer (simulasi paket tracer) .Adapun proses-proses tersebut sebagai berikut.

Konfigurasi VLAN pada switch yang terdiri dari beberapa konfigurasi yaitu :

  1. Konfigurasi vtp server dan no Vlan.
  2. Pemberian password dan nama pada  switch server.
  3. Konfigurasi mode trunk pada switch.
  4. Masukkan IP Addres pada setiap Workstation
  5. Konfigurasi active port pada switch .

Konfigurasi pada router  yang terdiri dari beberapa konfigurasi:

  1. Konfigurasi encapsulation pada router.
  2. Konfigurasi serial dan routing.

5.3. Konfigurasi wirelees Dinas Sosial Kota Palembang

Setelah mengkonfigurasi Router, Server, dan Client, langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi Access Point, klik AP lalu pilih Tab GUI akan muncul tampilan seperti konfigurasi AP pada browser.

5.4.Hasil tes percobaan

Untuk melihat apakah konfigurasi berjalan dengan baik, maka pengujian perlu dilakukan, sebagai uji coba pada komputer server atau client yang akan merequest ping pada setiap ruangan.

Pengujian dari koneksi dari raungan IT  server web dinas sosial  ke isp dengan cara ping Ip addres ISP 100.100.100.1.

6. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1.   Kesimpulan

Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya, dapat kesimpulan sebagai berikut :

  1. Untuk meningkatkatkan efektifitas kerja jaringan . Maka dilakukanlah penataan dan pengembangan infrastruktur dari jaringan tersebut dengan menggunakan sistem manajemen VLAN di Dinas Sosial Kota Palembang.
  2. Selain itu terdapat penambahan beberapa hardware seperti server, switch dan penambahan beberapa workstation yang dapat membantu kegiatan sharring.
  1. VLAN memudahkan manajemen jaringan karena pengguna yang membutuhkan sumber daya yang dibutuhkan berbagi dalam segmen yang sama
  2. Pembagian jaringan kedalam VLAN-VLAN akan mengurangi banyaknya device yang berpartisipasi dalam pembuatan strom. Hal ini terjadi karena adanya pembatasan broadcast domain.

6.2  Saran

Berdasarkan hasil perancangan yang telah diuraikan penulis, mengemukakan beberapa saran sebagai berikut :

  1. Untuk melakukan penataan dan pengembangan jaringan sebaiknya menggunakan sistem VLAN manajemen, karna VLAN secara logika lalu lintas data dibatasi segmennya.
  2. Dengan menggunakan VLAN didalam jaringan akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa harus bergantung pada lokasi workstation.


DAFTAR RUJUKAN

Andrew fiade, (2013), Simulasi Jaringan, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Anjik Sukmaji,& Rianto, (2008), Konsep dasar pengembangan

jaringan dan keamanan jaringan, Andi, Yoygakarta.

Arvie, (2013),Perangkat jaringan komputer

http://www.arvie-13.com/2013/04/perangkat-jaringan-komputer-beserta.html di akses pada 8 maret 2013

Artikel jenis-jenis topologi  (2012),http://www.it-artikel.com/2012/07/jenis-jenis-topologi-dalam-jaringan.html di akses pada 8 maret 2013

Arif rahmah,(2011), Perangkat jaringan komputer

http://ariefrahman06463.wordpress.com/2011/07/13/media-transmisi-wire-kabel-2/ di akses pada 8 maret 2013

Green, James Harry. (1985). Local Area Network A User’s Guide for BusinessProfessionals. London: Scott, Foresman and Company.

http://www.kajianpustaka.com/2013/02/pengertian-jenis-topologi-jaringan.html#ixzz2TRhMWk2p di akses pada 8 maret 2013

iiezland,(2012), Keamanan jaringan komputer http://iiezland.blogspot.com/2012/05/task-6-konsep-keamanan-jaringan.html di akses pada 8 maret 2013

Prima kurniawan, (2009), Artikel manfaat jaringan Komputer, 2009).http://prima.kurniawan.students-blog.undip.ac.id/2009/07/13/pengertian-jaringan-komputer-dan-manfaatnya/ di akses pada tanggal 15 mei 2013

Tanenbaum, Andrew S, (1997), Jaringan komputer: Jilid 1 & 2 Edisi ketiga, Salemba Teknika.

APLIKASI PENGOLAHAN DATA PERPUSTAKAAN SMA YAYASAN WANITA KERETA API (YWKA) PALEMBANG

Fri ,25/10/2013

Abstrak : Aplikasi Pengolahan Data Perpustakaan Pada SMA Yayasan Wanita Kereta Api (YWKA)  Palembang selama ini belum menggunakan sistem komputerisasi dengan kata lain masih manual, sehingga kurang efesien dan efektifnya kerja dalam hal melayani peminjaman dan pengembalian buku serta informasi mengenai data buku yang tersedia, buku yang dipinjam dan buku yang dikembalikan dinilai masih kurang baik atau sering terjadinya kesalahan. Hal  tersebut jelas menghambat pekerjaan, khusunya pada bagian pegawai yang mendata buku diperpustakaan SMA YWKA Palembang. Oleh karna itu perlu dirancang dan dibuat suatu program aplikasi pengolahan data perpustakaan untuk mempermudah dalam memperoleh informasi buku, peminjaman dan pengembalian buku, pada Perpustakaan SMA YWKA Palembang sehingga menjadi lebih efektif dan efesien guna meningkatkan kinerja Perpustakaan SMA YWKA Palembang. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat program aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 dan diharapkan dapat membantu kinerja pegawai terutama pada pendataan buku dan pembuatan laporan pada Perpustakaan SMA YWKA Palembang.

Kata Kunci : Analisis, Aplikasi, Pengolahan Data Perpustakaan, Microsft Visual Basic 6.0.

PENDAHULUAN

Perpustakaan merupakan salah satu bagian dari kegiatan penyelangaraan pendidikan. Keberadaan perpustakaan sangat penting dan strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Oleh karena itu, sebagai lembaga pelayanan siswa-siswi, perpustakaan perlu lebih aktif mengikuti perkembangan informasi. Sebagai sarana pendidikan dan sarana belajar bagi siswa, perpustakaan juga dituntut untuk dapat membimbing pengguna agar mandiri  dalam mencari informasi yang dibutuhkan.

Perpustakaan SMA Yayasan Wanita Kereta Api Palembang pada saat ini memiliki 1350 buku, terdiri dari buku pelajaran, buku novel, buku pengetahuan umum, buku resep dan masih banyak buku lain. Apabila siswa ingin meminjam buku di perpustakaan SMA Yayasan Wanita Kereta Api Palembang siswa harus mendaftarkan diri untuk menjadi anggota perpustakaan. Dengan ketentuan anggota dapat meminjam buku di perpustakaan sebanyak 3 buku, dengan waktu pengembalian buku selama 3 hari. Apabila anggota telat mengembalikan buku pada tanggal yang ditentukan maka anggota akan dikenakan denda Rp 1000,-/hari.

SMA Yayasan Wanita Kereta Api Palembang adalah sekolah yang memiliki fasilitas sekolah yang memadai, baik pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar maupun perpustakaan yang mendukung niat baca siswa. Perpustakaan SMA Yayasan Wanita Kereta Api Palembang pada saat ini pengelolahan data perpustakaan masih dilakukan secara manual seperti data anggota, transaksi pinjam dan pengembalian buku masih dilakukan dengan cara mencatat dibuku besar, inventaris buku yang masih menggunakan buku besar, dan pembuatan laporan perpustakaan masih dilakukan secara manual.

Berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan pada perpustakaan saat ini, permasalahan yang dihadapi adalah masih adanya kesalahan pengolahan data perpustakaan. Misalnya mengetahui keberadaan status buku, lambatnya waktu untuk membuat laporan karena banyaknya data yang akan diolah seperti laporan data anggota, data pinjaman dan data pengembalian buku. Karena banyaknya data yang akan diolah dalam perpustakaan maka pegawai kesulitan dalam menyimpan data dan membuat laporan. Akan tetapi jika dilakukan menggunakan  sistem komputerisasi proses pengolahan data akan lebih efektif dan efesien. Dengan memanfaatkan aplikasi khususnya dalam pengelolahan data pada perpustakaan menggunakan aplikasi Microsoft Visual Basic 6.0 penulis dapat mengatasi kendala yang timbul pada pengolahan data perpustakaan SMA Yayasan Wanita Kereta Api Palembang.

Dari uraian latar belakang diatas dapat disimpulkan pada perpustakaan SMA Yayasan Wanita Kereta Api Palembang masih terdapat banyak pengolahan data yang dilakukan secara manual. Seperti data anggota dilakukan secara manual dengan menggunakan kartu anggota berupa lembaran kertas. Transaksi pinjam dan pengembalian buku masih dilakukan dengan cara mencatat dibuku besar, inventaris buku yang masih menggunakan buku besar. Dan pembuatan laporan perpustakaan masih dilakukan secara manual. Hal inilah yang melatarbelakangi penelitian, sehingga perlu dibuat suatu program pengelolahan data perpustakaan, maka penulisan tugas akhir dengan judul “Aplikasi Pengelolahan Data Pada Perpusatakaan SMA Yayasan Wanita Kereta Api Palembang”.

Landasan Teori

1. Aplikasi

Menurut (Jogiyanto, 1999:13) Aplikasi adalah software program yang memiliki aktifitas pemprosesan perintah yang diperlukan untuk permintaan pengguna dengan tujuan tertentu dan membuhtuhkan keahlian tertentu dari pemakai, tanpa menguasai cara menggunakan program yang dibuat maka program yang ada tidak akan mempunyai fungsi apa – apa.

2. Data

Menurut (Longkutoy,1998:7)Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian – kejadian dan kesatuan nyata yang terjadi pada saat tertentu. Sedangkan , menurut (Wahyono, 2004:2) Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan. Data dapat berupa angka – angka, huruf – huruf atau simbol – simbol khusus.

3. Pengelolahan Data

Pengolahan data menurut Longkutoy (1998:4) adalah waktu yang digunakan untuk menggambarkan perubahan bentuk data menjadi informasi yang memiliki kegunaan, semakin banyak data dan kompeksnya aktifitas pengolahan data dalam suatu organisasi kecil, maka metode pengolahan data yang tepat sangat dibutuhkan.

4. Perpustakaan

Menurut (Soetimah 1992:32) Perpustakaan adalah sebuah koleksi buku atau majalah. Walaupun dapat diartikan sebagai koleksi pribadi perseorangan namun perpustakaan lebih umum dikenal sebuah koleksi besar yang dibiayai dan dioperasikan oleh sebuah kota atau institusi dan dimanfaat kan oleh masyrakat yang rata – rata tidak mampu mebeli sekian banyak buku atas biaya sendiri. Perpustakaan adalah insitusi pengelolah koleksi karya tulis, karya cetak, dan karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, informasi dan rekreasi pada pemustaka.

5. Microsoft Visual Basic 6.0

Menurut (Ario Surya Kusuma, 2010) Microsoft Visual Basic merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Intergrate Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman. Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.

6. UML (Unifled Modelling Language)

Menurut (Sitompul, 2007:5) UML itu singkatan dari Unifled Modelling Language. Sesuai dengan kata terakhir dari kepanjangan, UML itu adalah salah satu bentuk Language atau bahasa. Menurut pencetusnya, UML di definisikan sebagai bahasa visual untuk menjelaskan, memberi spesifikasi, merancang, membuat model, dan mendokumentasikan aspek-aspek dari sebuah system.

Karena tergolong bahasa visual, UML lebih mengedepankan penggunaan diagram untuk menggambarkan aspek dari sistem yang sedang dimodelkan. Memahami UML sebagai bahasa visual itu penting, karena penekanan tersebut membedakannya dengan bahasa pemograman yang lebih dekat kemesin. Bahasa visual lebih dekat ke mental model pikiran kita, sehingga pemodelan menggunakan bahasa visual bisa lebih mudah dan lebih cepat dipahami dibandingkan apabila dituliskan dalam sebuah bahasa pemograman.

Diagram-diagram dalam UML.

  1. Use Case Diagram

Use Case Diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Sebuah use case mereprentasikan sebuah interaksi antara actor dengan sistem.

  1. Class Diagram

Class adalah sebuah spesifikasi yang jika di instansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class Diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi, dan lain-lain.

  1. Activity Diagram

Activity Diagram menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir.

Hasil

Setelah menerapkan perancangan kedalam bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 didapatkan sebuah aplikasi pengolahan data perpustakaan pada SMA Yayasan Wanita Kereta Api Palembang yang berguna untuk mengelolah data anggota, data buku, data peminjam, dan data pengembalian buku. Aplikasi pengolahan data perpustakaan ini merupakan aplikasi yang dibuat untuk mengolah data mengenai data anggota, buku, peminjaman, dan pengembalian. Aplikasi ini akan memecahkan masalah yang terjadi pada proses pengolahan data  dan  laporan pada perpustakaan SMA Yayasan Wanita Kereta Api Palembang.

Dengan aplikasi Microsoft Visual Basic 6.0 ini diupayakan dapat membantu dalam pemrosesan kinerja pegawai perpustakaan yang belum memanfaatkan teknologi komputer. Adapun file – file yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah  file anggota, file buku, file peminjaman, file pengembalian.

Kesimpulan

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan pada bab-bab sebelumnya, maka kesimpulan yang diambil dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Adapun kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut :

  1. Sistem yang dihasilkan pada penelitian ini berupa aplikasi pengolahan data perpustakaan pada SMA Yayasan Wanita Kereta Api Palembang menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0.
  2. Dengan adanya aplikasi pengolahan data perpustakaan  ini diharapkan dapat membantu dalam pengolahan data perpustakaan di SMA Yayasan Wanita Kereta Api (YWKA) Palembang.

Saran

Saran yang dapat diberikan dengan adanya penelitian yang telah dilakukan yaitu:

  1. Sebelum menggunakan sistem pengolahan data perpustakaan sebaiknya untuk diberikan pelatihan terlebih dahulu.
  2. Proses input data dikembangkan dengan menggunakan alat pembaca digital, sehingga dapat mempercepat proses.

DAFTAR RUJUKAN

Ario Surya Kusuma, 2010, Bahasa Pemrograman Microsft Visual Basic 6.0. Jakarta,PT. Elex Media Komputindo.

Jogiyanto, 1999, Pengenalan Komputer, Yogyakarta : Graha Ilmu.

Kriastanto, 2008,  Rekayasa Perangkat Lunak, Yogyakarta : Gava Media

Kusuma, Ario Surya, 2010, Perangkat Lunak Microsoft Visual Basic 6.0, Bandung:Gava Media

Longkutoy, Drs. Jhon J. Pengenalan Komputer, Bandung : Mutiara Sumber Widya

Noor,Slamet.B, 1990, Kamus Komputer, Jakarta : PT. Melton Putra.

Soetminah, 1995, Perpustakaan, kepustakaan, dan Perpustakaan, Yoyakarta : Kanisius.

Sitompul, 2007, Analisis dan Perancangan Sistem Dengan Metodelogi Berorientasi Objek : Mutiara Sumber Widya

Kunjungan Industri Pasca (Batam-Singapura-Malaysia)

Mon ,02/09/2013

Kunjungan Industri ke Batamindo Industrial Park Batam

Kegiatan kunjungan berangkat Hari Jum’at tanggal 30 Agustus 2013 menuju Batam menggunakan maskapai penerbangan Citylink dengan jadual keberangkatan pkl. 09.00 WIB dari bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang menuju bandara Hang Nadim Batam perjalan dilanjutkan menuju tempat kunjungan. Sebelum tiba ditempat kunjungan sholat Jum’at terlebih dahulu dan istirahat makan di Seputaran Mall Nagoya Batam.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dan tiba ditempat kunjungan Pkl. 14.00 WIB. Acara kunjungan tersebut adalah : Sambutan dan Pemaparan dari Batamaindo dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Pascasarjana Bpk M. Izman Herdiansyah, ST, MM,. P.hD. sebagai tamu. Didapat penjelasan tentang Batamindo diantaranya adalah : Batamindo merupakan kawasan industri pertama di Asia Pasifik yang menerima penghargaan ISO 9002 pada bulan Juli 1995. Batamindo telah menjalankan dan mengembangkan operasional manajemennya lebih peduli kepada kualitas pelayanan dan memberikan peningkatan layanan secara terus menerus kepada seluruh Investor didalam kawasan Industri ini. Pembangunan Kawasan Industri Batamindo (KIB) bermula dari perjanjian kerjasama ekonomi antara Pemerintah Indonesia dengan Singapura pada tahun 1989. Batamindo adalah perintis dan pemimpin dari kawasan industri dengan konsep terpadu, yaitu kombinasi penyediaan fasilitas gedung dan pelayanan jasa industri. Batamindo yang berada di lokasi strategis di kawasan berikat khusus antara Singapura dan Indonesia. Dengan luas 320 hektar, menjadikan KIB sebagai pusat MNCs (Multi-national Companies), OEMs (Original Equipment Manufacturers), ODMs (Original Design Manufacturers) serta beberapa industri pendukung lainnya.

Setelah kunjungan perjalanan menuju Johor Malaysia untuk melakukan studi banding keesokan dan hari berikutnya dengan tujuan ke Singapore, Kuala Lumpur, Genting, Putra Jaya. Dengan kunjungan dan studi banding tersebut diharapkan menjadi bahan dan nilai tambah pengetahuan yang dapat dijarikan refrensi dalam melaksanakan pengabdian di masyarakat serta dalam melaksanakan pekerjaan dimasing-masing instansi tempat mahasiswa bekerja.

Dosen Pendamping Kunjungan tersebut:

  1. Prof. Dr. H. Zainuddin Ismail, M.M (Wakil Rektor I UBD)
  2. M. Izman Herdiansyah,ST,MM.P.hD (Direktur Pascasajana)
  3. Dr. Dedi  Rianto Rahadi, M.M (Ketua Program Studi Magister Manajemen)
  4. A. Haidar Mirza, M.Kom (Ketua Program Studi Magister Teknik Informatika)
  5. A. Yani Ranius, S.Kom., M.M (Sekretaris pasca Sarjana UBD)

Peserta kegiatan ini terdiri dari mahasiswa program pascasarjana universitas Bina Darma Palembang yang terdiri dari program studi Magister Manajemen dan Magister Teknik Informatika.

Tanggal 2 September 2013 cek-out hotel dan pejalanan menuju Bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) untuk berangkat ke bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang

Kunjungan Industri Pasca UBD

Wed ,24/07/2013

Kunjungan Industri ke LIPI Bandung
Kegiatan kunjungan berangkat tanggal 4 Maret 201 menuju Jakarta menggunakan maskapai penerbangan Sriwijaya Air dengan jadual keberangkatan pkl. 06.00 WIB. Dari Bandara Soekarno-Hatta perjalanan dilanjutkan menuju Bandung dan sebelum cek-in hotel waktu dimanfaatkan dengan menonton pertunjukan pagelaran seni tradisional Saung Udjo Bandung. Pada hari kedua kegiatan dilakukan kunjungan ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bandung pada Pusat Penelitian Informatika.
Lembaga tersebut merupakan tempat penelitian dan pengembangan Teknologi Informatika sehingga dapat menambah wawasan bagi mahasiswa dibidang penelitian dan pengembangan yang dapat menambah wawasan. Dengan kunjungan ini mahasiswa juga dapat mengetahui perkembangan teknologi informasi di Indonesia. Pengetahuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas mahasiswa dalam melaksanakan penelitian khususnya dibidang teknoloogi informatika dan mengetahui perkembangan-perkembangan Teknologi Informatika terutama di Indonesia.
Dosen Pendamping Kunjungan tersebut:
1. A. Haidar Mirza, M.Kom (Ketua Program Studi Magister Teknik Informatika)
2. Prihambodo Hendro Saksono, Ph.D. (Ka. Lembaga Penelitian UBD)
3. A. Yani Ranius, S.Kom., M.M (Sekretaris pasca Sarjana UBD)
Tanggal 6 Maret 2013 cek-out hotel dan pejalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Jakarta untuk berangkat ke Palembang dengan menggunakan penerbangan Sriwijaya Air.

Kunjungan Industri ke Malaysia
Kunjungan industri diawali keberangkatan pada tanggal 7 maret dengan menggunakan airasia dan landing dengan selamat pada pukul 20.00 waktu malaysia dan dilanjutkan makan malam dan check in di hotel. Pada hari juamat dilanjutkan dil;anjutkan dengan kunjungan industri di Karangkraf Sdn. Bhd, Malaysia. Karangkraf overseeing and monitoring the 4 core business divisions which is:
 Grup Majalah Karangkraf (Magazine Business)
 Grup Buku Karangkraf (Book Division)
 Grup Sinar Karangkraf (Newspaper Division)
 Grup Percetakan Ultimate (Printing Division)
 Grup Digital Karangkraf (Digital Division)
Industri penerbit menjadi medium pembelajaran efektif. Posisinya sangat fundamental karena industri yang paling bertahan lama. Peran industri penerbit untuk pembelajaran tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menginspirasi yang memotivasi bagi siapa pun.
Media baru industri penerbit dalam perspektif komunikasi massa memiliki misi. Konsep misi bukan hanya berorientasi pada kendala penulisan pada industri penerbit, melainkan juga memiliki cara cerdas dan cepat mengatasi kendala penerbitan. Orientasi ini juga berkenaan dengan strategi dan teknik industri penerbit yang layak atau sesuai dengan standar industri penerbit. Bukan hanya penyajian yang berlandaskan pada pertimbangan-pertimbangan naskah layak terbit dari sisi penulis, kualitas tulisan, dan tema, melainkan juga cara bagaimananya menyiasati perjalanan sebuah naskah masuk dan keluar dari dalam industri penerbit.

Pelajar dari Autralia

Sat ,20/07/2013

Pertukaran pelajar dari Melbourne Australia ke SMA Sampoerna Jakabaring Palembang, menyempatkan berwisata ke LKM Danau OPI sebelum mereka meninggalkan Indonesia menuju negeri mereka. Diantaranya ikut serta guru bahasa Indonesia mereka yang notebene orang Australia untuk berwisata bersama (dalam gambar berbaju warna hijau). Kehadiran mereka juga didampingi pelajar dan guru dari SMA Sampoerna. Adapun wisata yang mereka nikmati adalah permainan Bananaboat yang membuat mereka bersuka-ria. Peristiwa tersebut pada Senin tgl. 15 April 2013 pkl. 16.00 WIB. Dengan hadirnya mereka semakin menambah maraknya wisata di LKM danau OPI dan semakin tercatatnya pengunjung dari mancanegara yang menikmati wisata di LKM Danau OPI.

Penyegaran menjelang ujian

Fri ,30/11/2012

Menjelang Ujian Akhir Mahasiswa Prodi Manajemen Informatika Univ. Bina Darma melakukan penyegaran dengan berwisata ke Danau OPI. Mereka mengikuti permainan yang ada seperti Banana Boat dan Sepeda Air. Sukaria ria yang mereka alami sekedar menyegarkan pikiran sebelum mengikuti ujian semesteran. Dengan kedatangan mereka di KSM Danau OPI menambah semarak dan ramainya hiburan wisata di KSM Danau OPI.

Sekedar menghilangkan kepenatan mengikuti perkuliahan adalah rekreasi bersama. Diantaranya adalah Mahasiswa Univ. Bina Darma klususnya kelas TI 5B yang melakukan kunjungan di KSM Danau OPI. Dalam keceriannya sedikit me-refress dari aktifitas yang dilakukan dalam keseharian mengikuti perkuliahan.

Bimbingan Teknis Kepariwisataan

Wed ,28/11/2012


Pelatihan  bimbingan teknis kepariwisataan bagi pelaku wisata di danau opi sebagai bekal dalam melaksanakan kepariwisataan. Bimbingan ini diberikan untuk membekali pelaku-pelaku pariwisata di Danau OPI guna memberikan peningkatan pengetahuan tentang kepariwisataan. Pentingnya pembekalan ini dikarenakan untuk modal bagaimana pelaku kepariwisataan ini lebih meningkatkan layanannya dalam hal memberikan layanan kepada pengunjung agar mereka merasa senang saat wisatawan meninkmati wisatanya, kemudian mereka akan kembali serta dapat memberikan informasi ke wisatawan lain dan juga diharapkan akan datang berkunjung.

Secara teknis kepariwisataan dapat dipelajari dan dipahami, akan tetapi realisasi pelaksanan di lapangan kadang kala mengalami kesulitan dan berbeda dengan apa yang dipahami secara teknis.  Untuk menghindari kesulitan-kesulitan yang akan terjadi dilapangan maka dilaksanakanlah pembekalan kepada pelaku kepariwisataan terutama di Danau OPI. Dengan pelatihan tersebut diharapkan menambah pengetahuan dan memberikan jawaban atas kesulitan-kesulitan yang akan dan mungkin terjadi sebagai pelaku kepariwisataan. Pelatihan itu sendiri telah dilaksanakan pada tanggal 28 Nopember 2012 di Hotel Indayu Palembang.