Uhang Dihi
Anak Rantau

PENATAAN DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR JARINGAN LAN DAN WLAN DI DINAS SOSIAL KOTA PALEMBANG (SIMULASI PAKET TRACER)

Abstrak

Tujuan utama dari pembuatan tugas akhir ini adalah untuk melakukan penantaan dan pengembangan infrastuktur jaringan LAN dan WLAN menggunakan simulasi paket tracer. Agar dapat melakukan sharing data. Berbagai perangkat yang terhubung dengan jaringan menggunakan topologi  yang ter-infrastruktur. Untuk melakukan penataan dan pengembangan jaringan yang ada,  maka di lakukanlah perancangan ulang topolgi yang baru , sedangkan pembahasan yang akan di bahas pada topologi yang baru adalah dengan melakukan konfigurasi sharing resoursce menggunakan manajemen VLAN.  Dengan  adanya VLAN  dalam jaringan yang berfungsi sebagai lalu lintas data , dan keamana data dari setiap divisi dapat di buat tersendiri,  karena VLAN membagi segmen-segmennya sesuai kebutuhan. Dengan adanya manajemen VLAN yang dapat membagi  jaringan ke dalam beberapa kelompok broadcast domain yang lebih kecil. Sedangkan infrastruktur jaringan di internet maupun intranet memerlukan pengelolaan alamat IP yang benar, karna setiap node pada jaringan harus memiliki alamat IP unique, yang berarti tidak tidak boleh ada duplikasi IP di jaringan.

Kata kunci : IP Address, internet,  penataan jaringan komputer.

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Seiring dengan adanya program pemerintah untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik melalui e-government. Dinas Sosial perlu terus menerus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik internal maupun eksternal.

Penataan dan pengembangan infrastruktur jaringan LAN dan WLAN di lingkup Dinas Sosial Kota Palembang perlu di tingkatkan. Dalam beberapa tahun terakhir belum memiliki penataan yang baik, sehingga dampaknya adalah kinerja jaringan LAN dan WLAN yang belum begitu efektif. Bagi sebuah organisasi baik yang berupa perusahaan, perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, maupun individual (pribadi), kebutuhan akan jaringan komputer itu sendiri menjadi sangat essensial.

Tujuan dari penyusunan tugas akhir ini adalah sebagai pedoman untuk memberikan arahan bagi penataan, perencanaan, dan pengembangan infrastruktur jaringan komputer yang ada di Dinas Sosial Kota Palembang. Dengan memperhatikan permasalahan tersebut, maka saya tertarik untuk melakukan penelitian dan mengambil judul “Penataan dan pengembangan infrastruktur  jaringan LAN (Local Area Network) dan WLAN (Wireless Local Area Network) di Dinas Sosial Kota Palembang (Simulasi paket tracer)”.

Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang maka perumusan masalahnya adalah Bagaimana cara melakukan penataan dan pengembangan infrastruktur jaringan komputer dengan baik di Dinas Sosial Kota Palembang.

Batasan Masalah

Agar permasalahan lebih terarah dan tidak menyimpang dari permasalahan yang ada, maka ruang lingkup dan batasan masalah dalam pembahasan ini dibatasi pada :

  • Perancangan topologi jaringan yang digunakan dalam sistem jaringan internet di Dinas Sosial Kota Palembang.
  • Pembahasan sharing resources dan konfigurasinya.
  • Pemanfaatan software dan hadware yang ada.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan penataan dan pengembang infrastruktur jaringan LAN dan WLAN  dengan melakukan perancangan topologi yang baik di Dinas Sosial Kota Palembang.
  2. Memanfaatkan sharing resources yang bertujuan agar seluruh peralatan, program dan peripheral lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap pengguna di dalam jaringan komputer tersebut.

Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Dapat mengetahui topologi yang digunakan dalam  melakukan penataan serta pengembangan jaringan komputer.
  2. Pemulihan kondisi infrastruktur jaringan teknologi informasi dan komunikasi yang ada.
  3. Pengamanan jaringan LAN DAN WLAN dengan menggunakan acces point.
  4. Pemanfaatan hadware dan software secara lebih efisien.

METODOLOGI PENELITIAN

Waktu dan Tempat penelitian

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 30 April  2013 sampai dengan  30 Mei  2013 adapun lokasi penelitian yaitu pada area perkantoran  Dinas Sosial Kota Palembang.

Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan meode penelitian tindakan atau action research. Action Research merupakan bentuk penelitian tahapan (Applied research) yang bertujuan mencari cara efektif yang menghasilkan perubahan disengaja dalam suatu lingkungan yang sebagian dikendalikan (dikontrol). Adapun tahapan penelitian yang merupakan bagian dari action research ini, yaitu :

a. Tahap pertama (Diagnosing)

Melakukan identifikasi masalah-masalah pokok yang ada guna menjadi dasar kelompok atau organisasi sehingga terjadi perubahan. Peneliti melakukan diagnosa terhadap topologi jaringan LAN dan WLAN  yang ada di lingkup kantor Dinas Sosial Kota Palembang.

b. Tahap kedua (Action Planning)

Peneliti memahami pokok masalah yang ada kemudian dilanjutkan dengan menyusun rencana tindakan yang tepat. Pada tahap ini peneliti melakukan  rencana tindakan yang akan dilakukan dengan  penataan dan pengembangan infrastruktur jaringan LAN dan WLAN.

c. Tahap ketiga (Action Taking)

Peneliti melakukan tindakan disertai dengan implementasi rencana yang telah dibuat dan mengamati kinerja sistem jaringan.

d. Tahap keempat (Evaluating)

Peneliti melakukan evaluasi hasil temuan setelah proses implementasi, pada tahapan evaluasi penelitian yang dilakukan adalah hasil  dari penataan dan pengembangan infrastruktur jaringan LAN dan WLAN.

e. Tahap kelima (Learning)

Setelah masa implementasi  (action research) dianggap cukup, kemudian peneliti melaksanakan  review tahap demi tahap dan memahami prinsip kinerja sistem jaringan yang ada.

Metode Pengumpulan Data

  • Literatur, ini dilakukan dengan cara mengambil data-data dan referensi dari buku- buku yang berhubungan dengan objek yang diteliti.
  • Observasi, melakukan penelitian untuk mengumpulkan data di lapangan secara objektif.
  • Konsultasi, data dikumpulkan dengan cara melakukan diskusi dengan pihak terkait.

LANDASAN TEORI

1. Jaringan Komputer

Jaringan  komputer  adalah  sekelompok  komputer otonom yang saling berhubungan  satu dengan lainnya, menggunakan protocol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, aplikasi, dan perangkat keras secara bersama-sama. Jaringan computer juga dapat diartikan  sebagai kumpulan jumlah terminal komunikasui yang berada di berbagai lokasi yang saling berhubungan (Tanebaum, 1997) .

1.1. Tujuan Jaringan Komputer

Tujuan dibangunnya suatu jaringan komputer adalah membawa informasi secara tepat dan tanpa adanya kesalahan dari sisi pengirim (transmitter)menuju ke sisi penerima (receiver) melalui media komunikasi.

1.2 Manfaat Jaringan Komputer

Secara umum, jaringan komputer mempunyai beberapa manfaat (Artikel perangkat jaringan komputer, 2009).

  1. A. Sharing Resource
  2. B. Media komunikasi
  3. C. Integrasi data
  4. D. Pengembangan dan pemeliharaan
  5. E. Keamanan data
  6. F. Sumberdaya lebih efisien

1.3 Tipe dan Jenis Jaringan Komputer

1. Local Area Network (LAN)

Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau  kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. (Artikel IT, jenis-jenis jaringan computer, 2012).

2. Metropolitan Area Network (MAN)

Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran  lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat  mencakup  kantor-kantor  perusahaan yang letaknya berdekatan  atau  juga sebuah  kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan  pribadi (swasta) atau  umum.,MAN  mampu  menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

4. Internet

Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda,orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung  ke jaringan lainnya, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya,kumpulan jaringan yang terinter koneksi inilah yang disebut dengan internet.

5. Jaringan Tanpa Kabel

Jaringan tanpa kabel merupakan suatu  solusi terhadap komunikasi  yang  tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang  yang  ingin mendapat informasi atau melakukan  komunikasi walaupun sedang berada diatas  mobil atau pesawat terbang.

2. Keamanan Jaringan Komputer

Keamanan jaringan komputer adalah proses untuk mencegah dan mengidentifikasi penggunaan yang tidak sah dari jaringan komputer (iiezland, 2012).

2.1 Tujuan Keamanan Jaringan

Tujuan Keamanan jaringan  komputer adalah untuk mengantisipasi resiko jaringan komputer berupa bentuk ancaman fisik maupun logic baik langsung ataupun tidak langsung mengganggu aktivitas yang sedang berlangsung dalam jaringan komputer (iiezland, 2012).

2.2 Perangkat Jaringan Komputer

Perangkat jaringan komputer adalah sebuah entitas fisik yang terhubung ke jaringan yang berfungsi sebagai jaringan komunikasi data. Contohnya seperti Hub, Switch, router, modem, hardware firewall, LAN cards dll.

2.3.1     Jenis-jenis Perangkat Jaringan Komputer

1. Hub              6. RJ-45 (Registered Jack)

2. Switch          7. LAN Card

3. Router          8. Printer

4. Modem

5.Kabel UTP

2.4 Topologi Jaringan

Adalah sebuah pola interkoneksi dari beberapa terminal komputer. Topologi jaringan merupakan representasi geometri dari hubungan antar perangkat (terminal komputer, repeaters, bridges) satu dengan lainnya (Green,1985:22).

Topologi  jaringan sendiri  terbagi  menjadi dua yaitu :

  1. Physical. Merupakan gambaran fisik dari hubungan antara perangkat (komputer, server, hub, switch, dan kabel jaringan) yang membentuk suatu pola khusus.
  2. Logical. Merupakan gambaran bagaimana suatu perangkat dapat  berkomunikasi dengan perangkat lainnya.

Topologi jaringan yang digunakan di kantor Dinas Sosial Kota Palembang adalah topologi star, Pada topologi star terdapat perangkat pengendali yang berfungsi sebagai pengatur dan pengendali komunikasi data,sedangkan perangkat lain terhubung dengan perangkat pengendali lainnya sehingga pengiriman suatu data akan melalui perangkat pengendali,inilah beberapa kebaikan dan keburukan  menggunakan topologi star sebagai berikut (james harry,1985).

3. Jenis-jenis  topologi  jaringan

1.Topologi  Bus                          4. Topologi  Star

2. Topologi  Ring                      5. Topologi  Mesh

3. Topologi Tree

4. Paket Tracer

Packet Tracer adalah sebuah software simulasi jaringan. Sebelum melakukan konfigurasi jaringan yang sesungguhnya (mengaktifkan fungsi masing-masing device hardware) terlebih dahulu dilakukan simulasi menggunakan software ini. ( Andrew Fiade, 2013).

5. VlAN

VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN,  hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasikan secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan, Penggunaan VLAN akan  membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung  pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation ( Andrew Fiade, 2013).

5.1.   Cara Kerja VLAN

VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan untuk mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC address dan sebagainya.

5.2. VLAN Manajemen

VLAN manajemen adalah VLAN yang dikonfigurasikan untuk memanajen switch, VLAN 1 akan bekerjasebagai managemen VLAN jika tidak mendefiniskan VLAN khusus sebagai VLAN manajemen.

6. Hasil

Hasil yang didapat dari penataan dan pengembangan infrastruktur di Dinas sosial Kota Palembang adalah penambahan beberapa server dan switch,serta penataan topologi yang baru. Begitu juga dengan IP Address yang di gunakan di tata ulang sesuai dengan kebutuhan jumlah host pada topologi jaringan di Dinas Sosial Kota Palembang.

5.1. Hasil rancangan ulang Topologi Jaringan di Dinas Sosial Kota Palembang

Setelah semua data dikumpulkan maka dilakukanlah evaluasi  Perancangan ulang topologi jaringan dilingkup kantor Dinas Sosial kota  Palembang menggunakan topologi star, karena topologi ini memiliki kemudahan dalam proses instalasinya. Serta penambahan server dan beberapa hardwareseperti printer yang di masukkan ke dalam sebuah koneksi jaringan . Dengan adanya server pada setiap workstation dapat saling terkoneksi dengan baik sehingga user bisa sharing data.

5.2. Pembahasan

Pembahasan dari penataan dan pengembangan infrastruktur pada jaringan ini adalah untuk mengetahui hasil yang di dapat dari penataan dan pengembangan topologi yang baru. Serta akan membahas topologi jaringan yang akan di simulasikan pada software paket tracer.

5.2.1. Persiapan

sebelum melakukan uji coba  jaringan pada Kantor Dinas Sosial Kota Palembang, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan.

terdapat penambahan infrastruktur dari penataan sebuah jaringan dengan 1 router, 5 switch, 2 server, 1 access point serta 19 workstation dan 6 printer yang telah dibrikan IP Address dan terhubung pada jaringan. Kemudian router dan switch di berikan fungsi sebagai penghubung,

  1. Lantai 1 dan Lantai 2, tersambung akses Internet dari ISP terhubung pada router .
  2. Pada lantai 1 terdapat 7 workstation dan 3  Printer, IP yang terhubung pada 1 switch server dan  2 switch, dalam ruangan
  3. Pada Lantai 2 Terdapat 11 workstation, 1 Server, dan 3 Printer IP yang terhubung. pada 1 switch server dan 2 switch ruangan, disini juga terdapat Access Point untuk akses jaringan secara nirkabel menggunakan Laptop.

5.2.2. Proses konfigurasi

Proses konfigurasi dari jaringan ini , akan di lakukan menggunakan software paket  tracer (simulasi paket tracer) .Adapun proses-proses tersebut sebagai berikut.

Konfigurasi VLAN pada switch yang terdiri dari beberapa konfigurasi yaitu :

  1. Konfigurasi vtp server dan no Vlan.
  2. Pemberian password dan nama pada  switch server.
  3. Konfigurasi mode trunk pada switch.
  4. Masukkan IP Addres pada setiap Workstation
  5. Konfigurasi active port pada switch .

Konfigurasi pada router  yang terdiri dari beberapa konfigurasi:

  1. Konfigurasi encapsulation pada router.
  2. Konfigurasi serial dan routing.

5.3. Konfigurasi wirelees Dinas Sosial Kota Palembang

Setelah mengkonfigurasi Router, Server, dan Client, langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi Access Point, klik AP lalu pilih Tab GUI akan muncul tampilan seperti konfigurasi AP pada browser.

5.4.Hasil tes percobaan

Untuk melihat apakah konfigurasi berjalan dengan baik, maka pengujian perlu dilakukan, sebagai uji coba pada komputer server atau client yang akan merequest ping pada setiap ruangan.

Pengujian dari koneksi dari raungan IT  server web dinas sosial  ke isp dengan cara ping Ip addres ISP 100.100.100.1.

6. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1.   Kesimpulan

Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya, dapat kesimpulan sebagai berikut :

  1. Untuk meningkatkatkan efektifitas kerja jaringan . Maka dilakukanlah penataan dan pengembangan infrastruktur dari jaringan tersebut dengan menggunakan sistem manajemen VLAN di Dinas Sosial Kota Palembang.
  2. Selain itu terdapat penambahan beberapa hardware seperti server, switch dan penambahan beberapa workstation yang dapat membantu kegiatan sharring.
  1. VLAN memudahkan manajemen jaringan karena pengguna yang membutuhkan sumber daya yang dibutuhkan berbagi dalam segmen yang sama
  2. Pembagian jaringan kedalam VLAN-VLAN akan mengurangi banyaknya device yang berpartisipasi dalam pembuatan strom. Hal ini terjadi karena adanya pembatasan broadcast domain.

6.2  Saran

Berdasarkan hasil perancangan yang telah diuraikan penulis, mengemukakan beberapa saran sebagai berikut :

  1. Untuk melakukan penataan dan pengembangan jaringan sebaiknya menggunakan sistem VLAN manajemen, karna VLAN secara logika lalu lintas data dibatasi segmennya.
  2. Dengan menggunakan VLAN didalam jaringan akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa harus bergantung pada lokasi workstation.


DAFTAR RUJUKAN

Andrew fiade, (2013), Simulasi Jaringan, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Anjik Sukmaji,& Rianto, (2008), Konsep dasar pengembangan

jaringan dan keamanan jaringan, Andi, Yoygakarta.

Arvie, (2013),Perangkat jaringan komputer

http://www.arvie-13.com/2013/04/perangkat-jaringan-komputer-beserta.html di akses pada 8 maret 2013

Artikel jenis-jenis topologi  (2012),http://www.it-artikel.com/2012/07/jenis-jenis-topologi-dalam-jaringan.html di akses pada 8 maret 2013

Arif rahmah,(2011), Perangkat jaringan komputer

http://ariefrahman06463.wordpress.com/2011/07/13/media-transmisi-wire-kabel-2/ di akses pada 8 maret 2013

Green, James Harry. (1985). Local Area Network A User’s Guide for BusinessProfessionals. London: Scott, Foresman and Company.

http://www.kajianpustaka.com/2013/02/pengertian-jenis-topologi-jaringan.html#ixzz2TRhMWk2p di akses pada 8 maret 2013

iiezland,(2012), Keamanan jaringan komputer http://iiezland.blogspot.com/2012/05/task-6-konsep-keamanan-jaringan.html di akses pada 8 maret 2013

Prima kurniawan, (2009), Artikel manfaat jaringan Komputer, 2009).http://prima.kurniawan.students-blog.undip.ac.id/2009/07/13/pengertian-jaringan-komputer-dan-manfaatnya/ di akses pada tanggal 15 mei 2013

Tanenbaum, Andrew S, (1997), Jaringan komputer: Jilid 1 & 2 Edisi ketiga, Salemba Teknika.

Leave a Comment