Uhang Dihi
Anak Rantau

Kunjungan Industri Pasca UBD

Kunjungan Industri ke LIPI Bandung
Kegiatan kunjungan berangkat tanggal 4 Maret 201 menuju Jakarta menggunakan maskapai penerbangan Sriwijaya Air dengan jadual keberangkatan pkl. 06.00 WIB. Dari Bandara Soekarno-Hatta perjalanan dilanjutkan menuju Bandung dan sebelum cek-in hotel waktu dimanfaatkan dengan menonton pertunjukan pagelaran seni tradisional Saung Udjo Bandung. Pada hari kedua kegiatan dilakukan kunjungan ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bandung pada Pusat Penelitian Informatika.
Lembaga tersebut merupakan tempat penelitian dan pengembangan Teknologi Informatika sehingga dapat menambah wawasan bagi mahasiswa dibidang penelitian dan pengembangan yang dapat menambah wawasan. Dengan kunjungan ini mahasiswa juga dapat mengetahui perkembangan teknologi informasi di Indonesia. Pengetahuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas mahasiswa dalam melaksanakan penelitian khususnya dibidang teknoloogi informatika dan mengetahui perkembangan-perkembangan Teknologi Informatika terutama di Indonesia.
Dosen Pendamping Kunjungan tersebut:
1. A. Haidar Mirza, M.Kom (Ketua Program Studi Magister Teknik Informatika)
2. Prihambodo Hendro Saksono, Ph.D. (Ka. Lembaga Penelitian UBD)
3. A. Yani Ranius, S.Kom., M.M (Sekretaris pasca Sarjana UBD)
Tanggal 6 Maret 2013 cek-out hotel dan pejalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Jakarta untuk berangkat ke Palembang dengan menggunakan penerbangan Sriwijaya Air.

Kunjungan Industri ke Malaysia
Kunjungan industri diawali keberangkatan pada tanggal 7 maret dengan menggunakan airasia dan landing dengan selamat pada pukul 20.00 waktu malaysia dan dilanjutkan makan malam dan check in di hotel. Pada hari juamat dilanjutkan dil;anjutkan dengan kunjungan industri di Karangkraf Sdn. Bhd, Malaysia. Karangkraf overseeing and monitoring the 4 core business divisions which is:
 Grup Majalah Karangkraf (Magazine Business)
 Grup Buku Karangkraf (Book Division)
 Grup Sinar Karangkraf (Newspaper Division)
 Grup Percetakan Ultimate (Printing Division)
 Grup Digital Karangkraf (Digital Division)
Industri penerbit menjadi medium pembelajaran efektif. Posisinya sangat fundamental karena industri yang paling bertahan lama. Peran industri penerbit untuk pembelajaran tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menginspirasi yang memotivasi bagi siapa pun.
Media baru industri penerbit dalam perspektif komunikasi massa memiliki misi. Konsep misi bukan hanya berorientasi pada kendala penulisan pada industri penerbit, melainkan juga memiliki cara cerdas dan cepat mengatasi kendala penerbitan. Orientasi ini juga berkenaan dengan strategi dan teknik industri penerbit yang layak atau sesuai dengan standar industri penerbit. Bukan hanya penyajian yang berlandaskan pada pertimbangan-pertimbangan naskah layak terbit dari sisi penulis, kualitas tulisan, dan tema, melainkan juga cara bagaimananya menyiasati perjalanan sebuah naskah masuk dan keluar dari dalam industri penerbit.

Leave a Comment