Archive for March 2012

Persepsi Gambar

1. Gambar yang mepunyai kedalaman

2. Gambar diam yang seolah berputar

3. Gambar diam yang seolah berguling

4. Kotak yang sempurna, seolah cembung

5. Lingkarang sempurna 

6. Perhatikan titik hitam, warna akan menghilang

7. Perhatikan titik hitam, apa yang terjadi…?

8. Roda yang berputar..??

9. Tidak ada titik hitam…!!!

Psikologis Warna

Pada abad ke-15, lama sebelum para ilmuwan memperkenalkan warna, Leonardo da Vinci menemukan warna utama yang fundamental, yang kadang-kadang disebut warna utama psikologis, yaitu merah, kuning,  biru, hitam dan putih. Pengenalan bentuk merupakan proses perkembangan intelektual sedangkan warna merupakan proses intuisi. Eksperimen menunjukkan bahwa objek yang berwarna hampir selalu menjadi pilihan.

Marial L. David dalam bukunya Visual Design in Dress, menggolongkan warna menjadi dua, warna ekternal dan internal. Warna ekternal adalah warna yang bersifat fisika dan faali, sedangkan warna internal adalah warna sebagai persepsi manusia, cara manusia melihat warna kemudian mengolahnya di otak dan cara mengekspresikannya. (Darmaprawira, 2002:30).

Pengaruh Warna terhadap Emosi

Warna merah memiliki efek emosional yang tajam dibandingkan dengan warna lainnya. Havelock Ellis pada artikelnya Psychology of Red dalam ‘Popular Science’ mengatakan bahwa pada spektrum warna merah itu timbul paling bawah, tetapi munculnya pada mata kita adalah paling cepat dan kuat.

Para ahli menyimpulkan bahwa warna-warna cerah menunjukkan tendensi emosional yang tinggi. penggunaan warna biru dan hitam yang berulang-ulang mengidikasikan kontrol pribadi dan penahanan emosi. Ada kemungkinan bahwa warna memiliki nilai efektif tertinggi dan memperhatikan ungkapan yang tak tertahankan.

Beberapa hasil penelitian menurut Maitland Graves dari bukunya yang berjudul The Art of Color and Design.

  1. Warna panas/ hangat ; keluarga kuning, jingga, merah. Sifatnya : positif, agresif, aktif, merangsang.
  2. Warna dingin/ sejuk : Keluarga hijau, biru, unggu. Sifatnya : negative, mundur, tenang, tersisih, aman.
  3. Warna yang disukai mempunyai urutan seperti berikut :

* merah
* biru
* ungu
* hijau
* jingga
* kuning

Bandingkan dengan hasil penelitian yang dikenakan kepada anak praremaja dan pascaremaja oleh F.S. Breeds dan SE, Katz.

  1. warna merah lebih popular untuk wanita dan warna biru lebih popular untuk pria
  2. Sebagian peneliti berkesimpulan bahwa wanita lebih sensitive terhadap warna daripada pria. Hal tersebut kemungkinan karena lebih banyak pria yang buta warna dibandingkan dengan wanita.
  3. Warna murni dan hangat disukai untuk ruangan sempit sementara warna pastel disukai untuk ruangan yang luas.

Kombinasi warna-warna yang disukai adalah :

  • Warna-warna kontras atau komplemen
  • Warna selaras analog atau nada.
  • Warna monokromatik.

Sementara menurut Hideaki Chijawa dalam bukunya Color Harmony membuat klasifikasi lain warna-warna, ia pun mengambil dasar dari karakteristiknya yaitu :

  • Warna hangat : merah, kuning, coklat, jingga. Dalam lingkaran warna terutama warna-warna yang berada dari merah ke kuning.
  • Warna sejuk : dalam lingkaran warna terletak dari hijau ke ungu melalui biru
  • Warna tegas : warna biru, merah, kuning, putih, hitam
  • Warna tua/gelap : warna-warna tua yang mendekati warna hitam (coklat tua, biru tua, dsb).
  • Warna muda/terang : warna-warna yang mendekati warna putih.
  • Warna tenggelam : semua warna yang diberi campuran abu-abu.

Nilai Warna

Nilai warna diambil dari bahasa Inggris Value, yaitu tingkat atau urutan kecerahan suatu warna. Nilai tersebut akan membedakan kualitas tingkat kecerahan warna, misalnya kita akan membedakan warna merah murni dengan warna merah tua (gelap) atau dengan warna merah muda (terang). Secara teoritis diagram tingkatan nilai yang bisa digunakan adalah 9 tingkat, mulai dari yagn tercerah Putih (p), melalui deretan abu-abu netral (Kn) sampai kepada yang tergelap Hitam. Dr. Denman W. Ross, membagi interval nilai ini menjadi 9 langkah dengan berjarak tetap dan diberi simbol 2 sampai 8 dengan Kn nomor 5 yang paling netral.

Putih mempunyai nilai tertinggi, tidak ada warna lain yang mempunyai nilai setinggi putih. Sedangkan hitam mempunyai nilai terendah, tidak ada warna lain yang mempunyai nilai segelap atau serendah hitam.

Bila dimensi kedua nilai ini dimasukkan ke dalam skema lingkaran warna, maka akan berubah nilai skalanya secara gradual, nilai tertinggi di puncaknya dan nilai terendah atau tergelap paling bawah. Nilai warna akan berubah bila ditambah putih. Untuk pigmen pencampuran mudah dilakukan. Bila warna ingin dibuat lebih terang tinggal menambahkan putih sebalikknya bila warna ingin dibuat lebih gelap tinggal menambahkan hitam. Jadi, setiap warna dapat diubah nilainya Nilai yang paling netral adalah abu-abu nomor 5 (Kn.5). Deretan nilai di atas Kn.5 disebut nilai tinggi dan dibawah Kn.5 disebut rendah, maka secara numerik bisa diidentifikasi tingkatan nilainya. Bila dihubungkan dengan warna nilai yang lebih terang disebut warna cerah atau warna muda, sebaliknya warna yang nilainya lebih rendah disebut warna gelap atau warna tua.

Nilai dapat memberikan efek yang berlainan terhadap warna. Contoh : untuk hal tersebut misalnya meletakkan sebuah warna dalam ukuran dan tingkat kecerahan yang sama diatas latar belakang putih, di atas latar belakang abu-abu netral dan di atas hitam. ketiganya dijejerkan dan akan tampak efek yang berlainan. Warna tersebut akan tampak lebih tua di atas putih, akan tampak tetap di atas abu-abu netral, dan tampak lebih cerah atau lebih muda di atas hitam.

Dalam penggunaannya, nilai cerah akan menambah luas ukuran suatu objek. Misalnya ruangan sempit yang dindingnya dicat dengan warna cerah akan terasa lebih luas dari ukuran yang sebenarnya bila memakai warna cerah. Sebaliknya nilai gelap akan terasa mempersempit atau memperkecil ukuran yang sebenarnya dari suatu objek. Disamping akan memperlebar atau mempersempit, nilai warna dapat pula mengubah jarak. Sebagai contoh, sebuah ruangan akan terasa lebih tinggi bila warna langit-langit ruangan itu diberi warna bernilai cerah.

Putih serta nilai cerah lainya akan memantulkan warna, sedangkan hitam akan menyerap warna/cahaya. Hitam juga akan mempersatukan warna dalam suatu komposisi, serta akan membantu menyelaraskan suatu susunan warna-warna yang kuat dalam nilai-nilai yang sama.

Kontras yang kuat antara putih dan hitam atau antara cerah dan gelap kesannya lebih mencolok dibandingkan dengan kontras antara warna-warna yang kuat dalam nilai yang sama.

Dari uraian mengenai nilai dapat dibuat rangkuman sebagai berikut :

  1. Putih terasa  menambah kecerahan warna serta menambah ukuran atau skala karena putih memantulkan cahaya.
  2. Hitam menyerap warna serta menciutkan ukuran karena hitam menyerap cahaya.
  3. Abu-abu akan menetralisir, makin dekat warna makin dekat nilai abu-abu dan makin kuat netralnya.
  4. Putih di atas hitam terasa kurang mencolok dibandingkan dengan hitam di atas putih, karena putih memantulkan cahaya sedangkan hitam menyerapnya.
  5. Nilai kontras yang kuat mempunyai kekuatan untuk menarik perhatian dan bila tidak digunakan secara ahli akan menimbulkan suatu efek yang membingungkan.
  6. Nilai yang berdekatan mempunyai sifat yang aman/damai.
  7. Nilai kontras yang kuat akan membuat siluet suatu objek.

Pencampuran warna dengan hitam, putih atau abu-abu akan menghasilkan tiga macam tingkat kecerahan warna, yaitu yang dinamakan deretan warna cerah tints, deretan warna nada atau tones, dan deretan warna gelap atau shades.

Faber Birren dalam bukunya Principles of Color membuat suatu skema ketiga tingkatan warna tersebut, yang memperjelas hal itu. Di bagian kiri kita melihat warna murni (color) yang diambil dari salah satu warna pada lingkaran warna. Di sebelah kanan atas putih (white), dan di kanan bagian bawah hitam (black). Warna murni yang dicampur dengan putih dan dibuat sederetan langkah yang konstan menghasilkan sederet warna cerah (tints). Warna murni dicampurkan dengan hitam dan setelah ditemukan warna pertengahan atau intermediate lalu dibuat sederet warna campuran dengan langkah yang konstan akan tercipta sederet warna gelap (shade).

Abu-abu pertengahan antara hitam dan putih (Kn.5) yang dicampur dengan warna murni akan menghasilkan sederet warna nada (tones) dengan langkah yang konstan pula.

Para pelukis impresionis dan neoimpresionis memainkan ketiga tingkat kecerahan warna tersebut dalam karya lukis mereka. Beberapa seniman di antaranya Renior, menggunakan hitam sebagai aksen.

Intensitas atau Kekuatan Warna/Kharoma

Dimensi warna ketiga adalah apa yang dinamakan intensitas, yaitu yang menyatakan kekuatan atau kelemahan warna, daya pancar warna dan kemurnian warna. Dapat juga dikatakan, seberapa jauh suatu warna jaraknya dari kelabu atau dari netral. Intensitas adalah kualitas warna yang menyebabkan warna itu berbicara, berteriak, atau berbisik dalam nada yang lembut.

Maitland Graves dalam bukunya The Art of Color and Design membedakan ketiga dimensi warna itu seperti yang dikatakannya “Hue is the name of color. Value is the brightness or luminosity of color. Charoma is the strength, intensity, or purity of a color”.

Ia menyebut kharoma untuk istilah intensitas sebagai istilah yang digunakan

oleh A. Munsell.

Dua warna mungkin akan sama namanya, misalnya merah, dan nilainya pun mungkin sama, tetapi mungkin akan  berbeda dari segi intensitas atau kekuatannya, yang satu mungkin lebih kuat dari yang lainnya. Warna yang penuh intensitasnya akan sangat menarik perhatian atau menonjol dan memberikan penampilan yang cemerlang. Warna yang intensitasnya rendah lebih subtil (halus, lembut).

Perubahan intensitas sebuah warna akan mungkin melalui pencampuran dengan salah satu dari warna kontrasnya atau warna komplemennya.

Bila dua warna kontras dicampur, keduanya akan saling menetralisir. Dan bila dicampur dalam proporsi tertentu keduanya akan saling merusak, akibatnya akan menjadi warna netral kelabu. Bila suatu warna telah memiliki cukup campuran warna komplemennya sehingga menjadi setengah netral, maka warna itu hanya memiliki intensitas setengahnya.

Jadi,pada dasarnya intensitas atau kemurnian warna dapat dikurangi dengan cara mencampurkannya  satu dengan lainnya.warna sekunder intensitasnya tidak sepenuhnya warna primer, warna tersier intensitasnya tidak sepenuhnya warna sekunder dan seterusnya. Hal tersebut merupakan kebalikan dari pencampuran warna subtraktif. Sebab pencampuran antara warna-warna cahaya justru akan menambah murni warna, terutama bila seluruh warna dicampur akan menghasilkan warna putih. Sedangkan pada warna aditif seperti pigmen atau celup pencampuran, banyak warna akan menyebabkan menjadi abu-abu.


Cara lainnya untuk menurunkan intensitas atau kemurnian warna adalah dengan mencampurkan warna murni dengan salah satu dari deretan nilai dengan hitam atau dengan putih atau dengan salah satu abu-abu. Satu langkah intensitas adalah sebuah unit ukuran perubahan sebuah warna antara abu-abu netral dengan warna yang memiliki intensitas penuh atau maksimal menunjukkan hubungan antara warna, nilai, dan intensitas.

Kemurnian warna dapat berbeda-beda, tidak selalu  dalam jarak yang sama dari sumbu nilai. Dapat saja beberapa warnanya letaknya lebih jauh dari sumbu serta bisa dibuat unit langkah yang baru, hal tersebut bergantung kepada pigmennya. Intensitas pigmen merah termurni misalnya, ternyata lebih kuat dari intensitas hijau murni. Demikian juga pigmen-pigmen lainnya yang secara alamiah intensitasnya kuat pada nilai tertentu, ternyata pada nilai lainnya ia lemah.

Menurut penelitian secara umum, warna panas merangsang anak-anak, orang primitive, sederhana, dan bersifat ekstrovert. Warna dingin bersifat tenang, introvert, dewasa, matang. Kesimpulan ini mungkin terlalu empiris dan luas, karena reaksi emosional tidak terlalu mudah diukur, namun kesimpulan ini untuk sementara dapat dipegang.

Membuat Foto Vintage (Antik) pada foto Ayu Ting Ting hanya dengan Curves

Posted by on Nov 8th, 2011 in Belajar Photoshop, Photoshop Basic | 0 comments

Foto Vintages adalah foto yang kelihatan antik atau foto jadul.. dulu saya sudah pernah posting cara membuat foto jadul .. cara pembuatan foto vintage atau antik yang ini beda dan gampang banget..Hanya mengandalkan keajaiban CURVES foto vintage pun jadi.. mau bukti ?

Buka foto Ayu Ting Ting ( Neng Ayu Ting Ting ini siapa nya Malih Tong Tong yah ?? ) hehehe

ayu ting ting

saya ambil dari kapanlagi.com hehehe.. minta foto nya yaa ..

Duplikat layer background dengan menekan CTRL +  J ..

Sekarang Klik Add New Fill and Adjustment layer di Layer Palette.

Di Jendela Curves ada yang nama nya Channel.. dan ini fungsi nya untuk menyeting warna atau cahaya di sebuah foto..

Channel RGB = RED , Green , Blue..

nah kita setting deh si Channel tersebut..

Kita setting Channel Biru nya dulu ..

Sekarang kita setting Channel Green :

Sekarang Channel RED

Catatan : Kalo Kadung ke Klik OK , Klik aja 2x layer Curves di layer pallete nya ..

Pilih Layer Background Copy hasil Duplikat layer background tadi..

Klik Filter > Noise > Add Noise

Sekarang kita gunakan Efek Vignette atau membuat gelap di semua sisi foto.. kita gak perlu pake manual kalo udah pake CS 3 ke atas..

Kita pake Filter Lens Corrections..

Pilih Filter > Distort > Lens Corrections

Kalo sudah di setting Vignette nya  .. Klik OK

Hasilnya  :

ayu ting ting

Selamat Mencoba !!

Belajar Photoshop Dasar

Belajar Photoshop Dasar

Sebagian besar pemula Photoshop sangat meremehkan untuk belajar photoshop dasar, hal ini dikarnakan oleh keinginan dari pemula yang ingin cepat mahir dalam menggunakan Software photo editor Adobe Photoshop. lalu salahkah apabila kita ingin belajar edit photoshop tanpa harus belajar dasar photoshop, sah-sah saja menurut Saya, sepanjang kita memang memiliki kemampuan untuk mencerna tutorial photoshop dan dapat langsung mempraktekkannya, tapi…. akan lebih baik lagi jika kita juga belajar photoshop dasar terlebih dahulu agar nantinya saat kita mendapatkan tutorial photoshop yang kebetulan kita sukai, kita dapat mempraktekkan nya dengan lancar tanpa memiliki hambatan, mungkin terhambat pada istilah-istilah yang digunakan oleh pembuat tutorial, atau mungkin terhambat oleh letak-letak tool photoshopyang di pergunakan di dalam sebuah tutorial

Cara Belajar Photoshop

  • Modal Awal Belajar Photoshop
    Saya yakin setiap orang yang mengetikkan kata kunci : tutorial photoshop, belajar edit photoshop atau cara edit foto ke dalam Search Engine seperti google bisa dipastikan orang tersebut telah memiliki keinginan untuk belajar photoshop atau dapat dikatakan orang tersebut senang akan desain dan berkarya mengolah gambar digital ini sudah merupakan modal terpenting untuk kita melangkah dalam belajar photoshop secara serius
  • Belajar Photoshop dari sipandai
    Salah satu cara terbaik agar cepat bisa / mahir menggunakan Adobe photoshop adalah dengan cara belajar langsung ke orang yang memang benar-benar bisa menggunakan Photoshop. Carilah seseorang dari anggota keluarga / kerabat atau bahkan teman kita yang mahir photoshop dan dapat mengajarkan kita bagaimana mengolah gambar dengan baik, atau setidaknya dengan adanya orang terdekat kita yang mahir photoshop kita bisa menjadikan nya tempat bertanya saat kita menemukan kendalan atau kesulitan saat menerapkan sebuah tutorial photoshop.
  • Kursus atau Kuliah Desain
    dengan mengikuti kursus atau Kuliah Desain, ilmu photoshop kita akan lebih terarah dengan benar, keuntungan yang akan kita dapat bukan hanya terarah dalam mempelajari photoshop tetapi juga kita memiliki orang yang dapat kita jadikan tempat bertanya saat kita menemukan kendala dalam belajar photoshop. Kalau boleh Saya menggolongkan diri saya sendiri, Saya termasuk orang yang belajar Photoshop secara otodidak, dan disini saya merasakan perbedaan yang sangat jelas antara orang yang mempelajari Photoshop secara terarah dengan mengambil mata kuliah desain dan Saya yang mempelajari Photoshop secara otodidak. Saya merasakan lama nya proses belajar Saya di bandingkan mereka yang berkuliah desain.
  • Belajar secara Rutin
    Management waktu belajar anda dengan sebaik-baiknya pelajari tutorial yang anda dapatkan dari internet baik itu dari website / blog atau bahkan video tutorial photoshop dan dari buku tutorial photoshop secara rutin. rutin yang Saya maksudkan disini adalah  kita benar-benar menyisihkan waktu kita beberapa jam dalam satu hari untuk belajar photoshop. Saya menyakini, Hal sesulit apapun bila dikerjakan secara berulang-ulang maka kita akan dapat memahami sesuatu itu dengan lebih baik lagi.
  • Jangan Memuji Karya Sendiri
    Puas dengan karya yang kita hasilkan hari ini akan menjadikan kita memberikan pujian untuk hasil yang kita lakukan, pujian ini melenakan diri kita sendiri untuk tidak memperbaiki kekurangan kita, hasilkan lah karya yang makin baik setiap harinya dengan terus mempelajari apa saja kekurangan diri kita
  • Terima Kritik Pedas dari Siapapun
    menerima semua kritik yang ditujukan untuk karya yang kita hasilkan dengan ikhlas, pelajari apa yang menjadi kekurangan kita, bahkan bila kritik itu datang dari seseorang yang tidak mengerti sama sekali tentang photoshop pun harus kita terima dengan baik, karna mata dan selera masing-masing manusia itu berbeda dalam menilai suatu karya. bisa jadi apa yang kita katakan bagus, akan tampak buruk di mata orang lain

Klik Like jika kamu menyukai artikel Tutorial Photoshop Belajar Photoshop itu mudah. dan Baca juga Artikel yang berhubungan dengan Belajar Photoshop itu mudah dibawah ini :

manipulasi foto dengan photoshop 3

di tutorial photoshop manipulasi foto bagian satu dan dua kita telah melakukan cutting dan juga memasukkan objek ke dalam foto yang akan kita manipulasi, serta juga kita telah memasking kaki objek agar tampak seperti berada di samping jembatan, dalam tutorial lanjutan ini, saya akan membahas bagaimana cara kita membuat foto yang akan kita manipulasi agar tampak lebih real.

Tutorial Manipulasi Foto


perhatikan gambar di atas, gambar tersebut adalah hasil akhir manipulasi foto kita pada bagian kedua.perhatikan pada bagian kaki, terutama di bagian yang telah kita masking, agar kaki tampak seperti berada di samping jembatan. perlu di ketahui.

bila kita memotret objek dan di belakang objek terdapat matahari tanpa sumber cahaya lain yang menerangi objek dari arah depan, maka objek akan terlihat gelap

hal ini lah yang akan menjadi tujuan kita pada bagian tiga kali ini, membuat manipulasi foto menjadi lebih real dengan cara menjadikan foto manipulasi ini ke seperti keadaan sebenar nya, hal pertama yang akan kita lakukan adalah menggelapkan bagian kaki terlebih dahulu. duplikat layer objek yang telah kita cuting, dengan menekan [ctrl]+[J] pada keyboard atau bisa juga kita klik kanan pada layer objek yang telah tercutting dan memilih Duplicate Layer, setelah layer objek terduplikate/menjadi dua, kemudian aktifkan Hue/Saturation dengan menekan kombinasi tombol [ctrl] + [U] dan turunkan nilai lightness menjadi -100. pada kanvas kerja foto objek akan menjadi hitam, turunkan opacity layer yang berwarna hitam ini menjadi 23%.

Opacity terdapat pada bagian pallate layer

lalu sembunyikan hanya bagian-bagian yang terang saja pada objek dengan menggunakan tehnik masking sama seperti pada manipulasi foto bagian dua dengan mengaktifkan gradient tool / brush tool dengan terlebih dahulu mengubah warna foreground menjadi hitam.

gunakan imajinasi anda untuk melakukan hal ini, karna di sinilah di tuntut kemahiran kita sebagai photoshoper dalam mengolah sebuah foto

Mengubah Warna menjadi Senja

menyesuaikan background dan objek foto, inilah bagian yang sering menjadi pertanyaan photoshoper, saya sering mendapatkan email dari teman-teman photoshoper khususnya yang baru mengenal atau baru mempelajari adobe photoshop akan bagaimana membuat foto yang kita edit agar tampak menyatu dengan background, kalau di bilang mudah tentu saja ini bukanlah hal yang mudah. Kalau di katakan sulit, hal ini tidak akan menyulitkan kalau kita mengetahui apa saja yang perlu kita butuhkan agar foto yang kita edit tampak menyatu.

Foto menurut kacamata saya adalah sebuah titik-titik warna yang tersusun oleh cahaya dan warna

jadi apabila kita memahami pencahayaan baik itu cahaya yang membentuk foto secara alami, ataupun cahaya yang kita buat secara virtual di photoshop. maka untuk mengedit foto agar tampak nyata adalah hal yang tidak begitu sulit.

Kita kembali beralih ke project manipulasi foto kita kali ini. bagian ini kita akan membahas bagaimana mengubah warna foto hingga tampak seperti sore hari, atau bahasa keren nya tone color pada photoshop. Klik Created new fill or adjusment layer pada pallete layer. lalu atur nilai-nilai layer channel mixer agar foto tampak lebih gelap.


Mungkin timbul pertanyaan di benak pembaca, kenapa hanya untuk menggelapkan sebuah foto saya memakai channel mixer, bukan kah menggunakan level, curve, atau pun brightenes and contras bisa juga menggelapkan foto, untuk manipulasi foto ini, saya memiliki tujuan tidak hanya menggelapkan foto objek dan background tapi juga menyelaraskan kedua foto tersebut dan cara cepat menyelaraskan foto adalah dengan menggunakan adjusment layer channel mixer, tapi teman-teman bisa berexplorasi dengan adjusment yang lain.

tujuan kita yang terakhir adalah mengubah warna nya menyerupai keadaan sore hari, untuk menyempurnakan tone kita, pilih selective color, masih dari created new fill or adjusment layer pada pallete layer,

klik gambar untuk memperbesar

dari tone warna dengan selective color di atas barulah kita mendapatkan warna final, kuning kemerah-merahan.