Archive for Misteri

20 Binatang Albino Yang Menakjubkan

1. Gorila

 

2. Buaya

 

3. Tupai

 

4. Kura-kura

  Read more

20 Foto Binatang yang super ANEH

 1. Kucing Bermata Satu

 

2. Babi Berhidung dan Bermulut 2

 

3. Sapi Berkepala Dua

Read more

Orang-orang Sirkus yang Aneh dan Menakjubkan

 

Sebuah sirkus adalah sekelompok orang berkelana untuk menghibur penonton dengan ataraksi, badut, binatang terlatih, aksi ketrampilan. Tapi tak jarang juga sebuah sirkus menampilkan orang-orang yang dianggap aneh dan menakjubkan.

Chang and Eng, “The Chinese Twins”

Lahir di Siam (kini Thailand) pada tahun 1811, Eng dan Chang  yang terhubung di dada oleh saluran lima inci seperti daging. Lokasi dari sambungan ini setelah diperiksa oleh beberapa dokter dan pengamat lain ternyata merupakan jantung atau berfungsi sebagai alat pernafasan. Menurut biografi mereka, si kembar siam ini relatif “normal” , mereka dapat berjalan dan bermain dengan anak lain, melakukan pekerjaan rumah, dan membantu  orang tua dan saudara dengan mengumpulkan dan menjual telur itik di desa kecil mereka.

Charles Sherwood Stratton, “General Tom Thumb”

Charles Sherwood Stratton lahir hari ini di 1838. berat lahir-Nya adalah 9,ons 2. saat 6 bulan pertama hidupnya, Charles terus berkembang secara normal. Kemudian, tiba-tiba, ia berhenti tumbuh. Pada ulang tahun pertama, orang tua Charles menyadari bahwa pertumbuahan anaknya hanya  satu inci. Mereka membawanya ke dokter, dari hasil analisa dokter, mereka mengatakan bahwa pertumbuhan Charles berhenti ( besar kemungkinan menderita malfungsi kelenjar pituitari).

Johnny Eck, “The Half Boy”

Dua puluh menit setelah saudara kembarnya lahir, Johnny Jr Eckhardt memasuki dunia. Saat itu 27 Agustus 1911, lahir dengan hanya setengah tubuh, Saudaranya Robert normal, Johnny dilahirkan dengan tubuh yang hanya setengah dan kaki apendikularis merupakan kondisi langka yang disebut agenesis sakral. Johny yang beratnya 20 kg dan diukur kurang dari delapan inci saat lahir. Pada usia yang sama seperti anak-anak lain ia mulai berjalan tegak, ia belajar berjalan di tangannya. Dia sangat pintar di sekolah yang tepat di samping kakaknya. Dia ingin menjadi pendeta, namun tuhan berkehendak lain.

Carl Hermann Unthan

Carl adalah seorang anak manusia yang dilahirkan tanpa tangan, namun akhirnya dia nejadi seorang motifator yang hebat. Sebuah sukses besar bagi  Carl Unthan menjadi pemain vaudeville dan mengunjungi Amerika Serikat, Kuba, Meksiko dan Amerika Selatan. pekerjaan sehari-hari dapat dilakukan di atas panggung seperti menuangkan minuman, mengocok kartu dan melakukan trik kartu, berenang dalam sebuah tangki, menembakkan senapan, merokok dan bermain biola. Sering kali dia sengaja akan memotong string pada biola, dan kemudian memperbaikinya dengan jari-jari kakinya. Selama Perang Dunia I, Carl bergabung dengan Tentara Jerman dan melakukan perjalanan ke berbagai rumah sakit, memberikan pidato motivasi kepada orang-orang yang telah kehilangan anggota tubuh dalam perang.

Schlitze Surtees

Schlitzie dilahirkan dengan mikrosefali, gangguan perkembangan neuro yang membuat kondisi otak yang luar biasa kecil dan tengkorak yang kecil juga.  Schtze menderita keterbelakangan mental yang berat sehingga dalam berbicara Schlitzie hanya dapat mengucapkan beberapa suku kata saja. Namun ia masih mampu melakukan tugas sederhana dan diyakini bahwa ia bisa mengerti sebagian besar dari apa yang dikatakan kepadanya,  ia memiliki  reaksi yang sangat cepat dan kemampuan untuk meniru. Schlitzie merupakan  sebagai orang yang  penyayang, riang, mudah bergaul, mencintai tarian, dapat menyanyi dan menjadi pusat perhatian.

Jack Earle, ”The Texas Giant”

Yakub Rheuben Ehrlich lahir di Denver pada tahun 1906 sebagai imigran Yahudi Jerman dan dibesarkan di El Paso, Texas. awalnya dia tumbuh sebagai anak yang normal, pada suatu hari Yakub jatuh dari truk pada usia 14 dan mengalami cedera kepala, tidak itu saja setelah diperiksa dokter ternyata yakup juga menderita tumor pada kelenjar pituitary-nya. Dia menjadi buta selama empat bulan setelah cedera dan kemudian badannya mulai tumbuh tak terkendali, akhirnya mencapai 7’4 “(meskipun ia mengaku sebagai 8’6”).

Joseph Carey Merrick ” Manusia Gajah”

Joseph Carey Merrick lahir di Leicester, Inggris pada tahun 1862. Saat kecil tumbuh tumor sehingga mebuat kondisinya memburuk dengan cepat, sehingga salah satu tangannya benar-benar tidak dapat berfungsi secara normal. Namun demikian, ia merupakan sebagai seorang anak laki-laki sangat imajinatif dan cerdas. Ketika Yusuf berumur 11 tahun, ibunya, Mary Jane, yang juga cacat fisik, meninggal, dan ayah Yusuf menikah lagi. ibu tiri Yusuf tidak sayang seperti ibunya, Ibu tirinya bahkan memberi ultimatum kepada ayah Yusuf “Yusuf, atau saya” .Joseph muda itu kemudian diusir dari rumah dan pergi untuk tinggal di rumah sosial dan menjadi gelandangan dan bekerja sebapai penyemir sepatu di jalan. Namun, ia selalu diejek oleh  anak-anak, sehingga dia memutuskan untuk bekerja di sirkus.

Misteri Batu Hajar Aswad

Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

 

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, di berkata : “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada asalan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.

Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda, “Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam. ( Jami al-Tirmidzi al-Hajj (877) )

Petunjuk Al-Qur’an Tentang Makhluk Berakal di Luar Planet Bumi

Al-Qur’an merupakan mu’jizat terbesar sepanjang masa. Pertamakali dibukukan di jaman Khalifah Abu Bakr, lalu pembukuannya disempurnakan di jaman Khalifah Umar bin Khathab. Sedangkan di jaman Khalifah Utsman mulai ditetapkan bentuk hurufnya serta diperbanyak sehingga dikenal istilah Rosam Utsmani. Ilmu tata bahasa al-Qur’an (nahwu dan sharaf) mulai diperkenalkan di jaman khalifah Ali bin Abi Thalib.

Salah satu keistimewaan al-Qur’an adalah memungkinkan penafsirannya yang terus berkembang dan selalu up to date. Salah satu contohnya adalah yang terdapat di dalam surat Ar-Ra’du (13) ayat 15.

Dan hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) “Man” yang ada di langit dan di Bumi, baik dengan kemauan sendiri (taat), ataupun terpaksa, begitupula bayang-bayangnya (ikut sujud) di pagi dan petang hari (QS 13:15).

Ayat tersebut menjelaskan adanya “Man” di langit dan di Bumi. Lalu siapakah yang dimaksud “Man” di dalam ayat ini?

1. Di dalam tata bahasa al-Qur’an (arab) “Man” menunjukan makhluk yang diberi akal. Sedangkan makhluk berakal yang diciptakan Allah swt ada 4, yaitu: Malaikat, Iblis, Jin, dan Manusia. Oleh sebab itu makhluk-makhluk lain seperti binatang, tumbuhan, atau benda mati tidak bisa disebut “Man” tetapi disebut “Maa”. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka “Man” bermakna “Siapa” dan “Maa” bermakna “Apa”.

2. Ciri-ciri “Man” yang dimaksud di dalam ayat di atas adalah:
a) Sujud dengan taat kepada Allah;
b) Sujud dengan terpaksa kepada Allah; dan
c) Memiliki bayang-bayang.

Ayat tersebut berbunyi: Walillahi yasjudu Man fi ssamaawaati wal ardhi, jika diterjemahkan menjadi: Dan kepada Allah “Man” di langit dan di Bumi bersujud/beribadah. Itu bunyi paraghraf pertama dari ayat tersebut. Paraghraf ini menjelaskan adanya “Man” di langit dan di Bumi yang bersujud/beribadah kepada Allah. Lalu dilanjutkan dengan kalimat: Thou’an wa karhan wa dzilaluhum…., jika diterjemahkan menjadi: Taat, dan terpaksa, dan bayang-bayang mereka…… Paraghraf ini menjelaskan cirri-ciri “Man” yang dimaksud pada paraghraf pertama. Bahwa sujud/ibadahnya si “Man” yang dimaksud di atas kadang kala taat, kadang terpaksa, dan mereka memiliki bayang-bayang.

3. Perlu diketahui lagi bahwa kata As-samaawaati pada ayat tersebut berbentuk jamak. Sehingga menjadi petunjuk bahwa “Man” yang berada di luar planet Bumi akan tersebar di banyak planet lain.

3. Jika melihat ciri-ciri tersebut diatas maka tidak mungkin yang dimaksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Malaikat, karena Malaikat selalu patuh kepada Allah, tidak pernah terpaksa, dan tidak memiliki bayang-bayang.

4. Juga tidak mungkin yang maksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Iblis, karena Iblis tidak pernah taat kepada Allah serta tidak memiliki bayang-bayang.

5. Dan tidak mungkin pula yang dimaksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Jin. Walaupun ada Jin yang taat dan terpaksa, tetapi Jin tidak memiliki bayang-bayang.

6. Maka yang dimaksud dengan “Man” pada ayat tersebut adalah makhluk seperti manusia. Yaitu mahkluk yang kadang kala taat, atau terpaksa serta memiliki bayang-bayang. Oleh sebab itu, ayat tersebut menjadi petunjuk adanya makhluk berakal seperti manusia di luar planet Bumi.

Disamping “Man”, di luar planet Bumi pun Allah swt pun menciptakan “Maa” dari kelompok binatang melata. Sebagaimana firman Allah swt di dalam surat An-Nahl (16) ayat 49.

Dan hanya kepada Allah-lah sujud “Maa” yang melata yang ada dilangit dan “Maa” yang melata yang ada di Bumi. Dan para Malaikat, dan mereka tidak menyombongkan diri. (QS 16:49).

Ayat tersebut menjelaskan adanya “Maa” dan “Malaikat” di langit dan di Bumi yang selalu sujud kepada Allah serta tidak sombong. Pada ayat ini tidak ada istilah terpaksa, sebagai bukti bahwa Malaikat dan “Maa” selalu sujud dengan taat kepada Allah swt.

Mengakhiri pembahasan tentang makhluk di luar Bumi maka silahkan simak firman Allah swt di dalam surat Asy-Syura (42) ayat 29.

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, ialah menciptakan langit dan Bumi dan “Maa” yang melata yang Ia sebarkan pada keduanya. DAN IA MAHA KUASA UNTUK MENGUMPULKAN (MEMPERTEMUKAN) SEMUANYA (MAKHLUK LANGIT DAN BUMI) APABILA IA BERKEHENDAK (QS 42:29).

Ayat tersebut menjadi petunjuk adanya kemungkinan pertemuan (interaksi) antara manusia yang ada di langit dengan manusia yang ada di Bumi bahkan kemungkinan saling berjodoh, tentunya jika Allah swt sudah berkehendak. Wallahu a’lam bishowab.

Oleh: Bpk. Yudi N. Ihsan