PEMANFAATAN LIMBAH DEBU PT SEMEN SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BATAKO

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

PEMANFAATAN LIMBAH DEBU PT SEMEN SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BATAKO

BIDANG KEGIATAN:
PKM-GT

DI USULKAN OLEH :
DIAN ARIUS 08.173.036 (KETUA)

UNIVERSITAS BINA DARMA PALEMBANG
PALEMBANG
2012 

KATA PENGANTAR

Debu semen banyak diperoleh dari sekitar lingkungan Pabrik di daerah Baturaja Sumatera Selatan. Disekitar lingkungan pt semen banyak terdapat debu yang terbuang tidak dimanfaatkan hanya dibiarkan menumpuk di sekitar daerah proses produksi terutama di dekat cerobong pembuangan limbah serta dipenampungan debu dan terbuang sia-sia. Debu semen ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, misalnya menjadi pengganti Bahan baku pasir halus pada pembuatan batako dimana kandungan debu semen tersebut berupa pasir silika halus.
Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian karya tulis ini yaitu:
1. Allah SWT yang memberikan kesehatan serta kesempatan untuk membuat karya tulis ini.
2. Orangtua yang sangat membantu pemberian motivasi serta nasehat yang bermanfaat dalam proses penulisan yang cukup banyak menyita waktu.
3. Ibu Ch. Desi Kusmindari. M.T dari Jurusan Teknologi Industri Universitas Bina Darma yang selalu membimbing kami.
4. Teman-teman lain yang telah memberi motivasi bagi penulisan karya tulis ini.
Karya ini diharapkan dapat memberikan masukan informasi serta wacana yang bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya.

Palembang, Februari 2012

Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN DEPAN……………………………………………………………………………… i
HALAMAN PENGESAHAN…………………………………………………………………. ii
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………. iii
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………. iv
DAFTAR TABEL…………………………………………………………………………………. v
RINGKASAN……………………………………………………………………………………….. vi
A. PENDAHULUAN…………………………………………………………………………….. 1
B. GAGASAN……………………………………………………………………………………….. 2
1. Kondisi Kekinian Pencatus Gagasan……………………………………………….. 2
a. Debu Semen Pengganti Pasir Halus……………………………………………… 2
b. Kandungan Debu Semen …………………………………………………………… 3
2. Solusi yang Pernah di Tawarkan……………………………………………………… 3
3. Memperbaiki Kondisi Kekinian Pencatus Gagasan……………………………. 3
4. Pihak-pihak Implementasi Gagasan…………………………………………………. 4
5. Langkah-langkah Implementasi Gagasan………………………………………….. 4
C. KESIMPULAN…………………………………………………………………………………. 6
1. Inti gagasan ………………………………………………………………………………….. 6
2. Teknik Implementasi Gagasan…………………………………………………………. 6
3. Prediksi Keberhasilan Gagasan………………………………………………………… 6
D. DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………… 7
E. DAFTAR RIWAYAT HIDUP……………………………………………………………. 8

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Identifikasi pelaksana, sumber dana dan program pemanfaatan debu semen…………………………………………………………………………………………. 7
Tabel 2 Peranan elemen terkait dalam pengembangan usaha di Indonesia………..7

RINGKASAN

Menurut Astawan (2009), kacang-kacangan (leguminosa), seperti kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai, dan kacang tanah, merupakan sumber protein, dengan kandungan protein berkisar 20-35%. Selain itu, kacang-kacangan juga merupakan sumber lemak, vitamin, dan mineral.

Pertumbuhan jumlah manusia yang demikian tinggi dan cepat, menyebabkan pertanian tradisional tidak mampu mencukupi kebutuhan pangan. Keadaan pasar yang terus berkembang menjadikan permintaan dunia akan produk organik mengalami peningkatan. Oleh karena itu, masyarakat mencoba meningkatkan produksi bahan makanan dan mencari solusi pengganti yang sama manfaatnya khususnya bahan makanan yang dapat diolah yaitu biji buah karet. Biji buah karet dapat digunakan sebagai bahan makanan atau bumbu pengganti kacang tanah yang bergizi tinggi.

Karya tulis ini bertujuan untuk merumuskan konsep mengenai meningkatkan nilai jual produk biji buah karet sebagai bahan pangan dan bahan makanan atau bumbu pengganti kacang tanah Indonesia. Menciptakan suatu lapangan pekerjaan, serta menciptakan lahan baru bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmunya.

Peningkatan pemanfaatan penggunaan serta nilai jual biji buah karet sebagai pengganti kacang tanah yang bergizi tinggi ini secara ekonomis sangat menguntungkan bagi petani, dimana mampu melipatgandakan keuntungan petani. Keberhasilan dari keseluruhan gagasan ini nantinya ditentukan oleh seberapa besar pendapatan petani Indonesia yang mampu meningkatkan taraf kesejahteraanya.

selengkapnya download

This entry was posted in Hibah Mahasiswa, Kewirausahaan, PKM, PKM GT dan AI, Program mahasiswa and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *