Metode Distribution Requirements Planning (DRP)

Distribution Requirements Planning (DRP) memiliki dua pengertian yang berbeda, yaitu: distribution requirements Planning dan distribution resource planning. Distribution Requirements Planning berfungsi menentukan kebutuhan-kebutuhan untuk mengisi kembali inventori pada branch warehouse. Sedangkan Distribution Resource Planning merupakan perluasan dari distribution requirements planning yang mencakup lebih dari sekedar sistem perencanaan dan pengendalian pengisian kembali inventori, tetapi ditambah dengan perencanaan dan pengendalian dari sumber-sumber yang terkait untuk meningkatkan performansi sistem. (Vincent Gaspersz, 2004:12)

Empat Langkah utama metode DRP adalah :

  1. Netting

Netting adalah proses perhitungan untuk menetapkan jumlah kebutuhan bersih yang besarnya merupakan selisih antara kebutuhan kotor dengan keadaan persediaan.

Rumus NR = (GR + SS) – (SR + POH)

Untuk tiap periode/ dihitung tiap bulan

  1. Lotting

Lotting adalah suatu proses untuk menentukan besarnya jumlah pesanan optimal untuk setiap item secara individual didasarkan pada kebutuhan bersih yang telah dilakukan.

Rumus POH = (POHt-1 + SRt + PORt) – (GRt)

Untuk tiap periode/ dihitung tiap bulan

  1. Offsetting

Langkah ini bertujuan untuk menentukan saat yang tepat untuk melakukan rencana pemesanan dalam rangka memenuhi kebutuhan bersih.

Rumus POR = (POR yang masuk – POR yang keluar)

Untuk tiap periode/ dihitung tiap bulan

  1. Explosion

Proses explosion adalah proses perhitungan kebutuhan kotor untuk tingkat jaringan distribusi yang lebih rendah.

Hasil dari POR menjadi GR pada tiap periode

My  Personal Signature

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*