. .

soempah pemoeda…

Teks Sumpah Pemuda, tentunya sudah pernah dengerkan??? karena blum tentu semua pada hapal ria heheheheheh….

Sumpah Pemuda versi orisinal / tulisan asli:

Pertama : Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea   : Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga : Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan:

Pertama : Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Kedua  : Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Ketiga  : Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Tiap tanggal 28 oktober kita bangsa Indonesia memperingati  hari tersebut sebagai hari sumpah pemuda. Dimana telah terangkai suatu perjuangan para pemuda dahulu dalam rangka merebut dan mencapai suatu mimpi besar bangsa Indonesia yaitu suatu “Kemerdekaan”.

Para pemuda kita dahulu telah membuat ikatan suci antar semua pemuda untuk bangkit, berjanji dan bersungguh-sungguh dalam suatu ikrar yang kita kenal dengan Sumpah Pemuda. Indah dan benar-benar kental nasionalismenya, namun bayangkan dan bandingkan dengan pemuda kita sekarang. Pemuda yang terlena oleh kemajuan zaman, yang terbuai dengan kecanggihan teknologi, yang benar-benar telah mementahkan kembali sumpah yang dulu menjadi pemersatu pemuda di seluruh belahan bangsa Indonesia.

Tawuran kini telah menjadi tradisi dan mendarah daging dikalangan pemuda, tindak kekerasan bukan lagi hal yang mengejutkan kita sebagai bangsa yang santun. Para pemuda telah lahir sebagai orang-orang pintar yang berlomba-lomba mencari keuntungan pribadi tanpa peduli kawan, saudara, bahkan orang tua sekalipun. Disana-sini pemuda disibukkan dengan candunya narkotika, pergaulan bebas, aksi sosial yang dijadikan tameng tuk menutupi aksi setan lainnya, sungguh-sungguh memprihatinkan. Seperti candaan pemuda zaman sekarang, “ trus gua musti koprol sambil bilang Woow gitu!!!”…..

Ibu Pertiwi benar-benar telah terlukai hatinya, betapa tidak, bangsa yang dulu terkenal sebagai bangsa besar, bangsa yang memiliki derajat tinggi dengan pemuda-pemudinya yang sangat membanggakan kini telah tergesur oleh perubahan zaman. Walau tidak semua pemuda demikian namun hal ini menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan oleh bangsa ini. Entah siapa yang layak disalahkan, semua sibuk dengan argumen, istilah dan semua ego yang memenangkan simpati masyarakat.

Sampai kapan bangsa ini terus berjalan ditempat, dengan tidak adanya keberanian tuk mulai melangkah. Mari para orang tua, guru, masyarakat, pemerintah dan segenap bangsa berikan ruang, kepercayaan, motivasi, dan  jadikan pemuda-pemuda kita sebagai tulang punggung bangsa, orang yang bisa dibanggakan, orang yang bermental kuat untuk menjadi bangsa ini sebagai bangsa yang benar-benar layak dihargai, dihormati dan dikagumi dimata dunia.

Ingatlah kita menggenggam karena kita akan melepaskan, maka semoga kita akan cepat terbangun dari mimpi yang hanya sekadar mimpi. Bangkitlah wahai pemuda karena dipunggungmu tersimpan banyak harapan dan keinginan yang masih menanti janji itu menjadi bukti.

PDF Download    Send article as PDF   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *