Category Archives: Uncategorized

AKURASI HASIL TERJEMAHAN TEKS BAHASA INGGRIS KE BAHASA INDONESIA PADA GOOGLE TRANSLATE

AKURASI HASIL TERJEMAHAN TEKS BAHASA INGGRIS KE BAHASA INDONESIA PADA GOOGLE TRANSLATE

AKURASI HASIL TERJEMAHAN TEKS

BAHASA INGGRIS KE BAHASA INDONESIA PADA

GOOGLE TRANSLATE

Margareta Andriani dan Ahmad Luthfi

1. Pendahuluan

Saat ini, implikasi perkembangan teknologi informasi sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan manusia. Salah satu bentuk teknologi informasi yang mengalami perkembangan signifikan hingga dapat mempengaruhi pola kehidupan dan cara berkomunikasi manusia di era global ini adalah teknologi informasi yang dikenal sebagai internet. Internet pada awalnya merupakan teknologi informasi yang hanya dimanfaatkan oleh kalangan tertentu seperti kepentingan militer di Amerika pada eranya, dan baru bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik pada tahun 80-an.

Dengan menggunakan internet setiap orang dapat mencari serta memperoleh informasi yang dia butuhkan dengan cepat tanpa harus meninggalkan tempat duduknya. Dahulu komunikasi lebih banyak dilakukan secara langsung (face to face), Sedangkan, saat ini kontak personal secara tatap muka perlahan telah tergantikan dengan kemudahan berkomunikasi melalui internet dan telepon seluler. Internet adalah kumpulan atau jaringan komputer yang ada diseluruh dunia.

Dalam hal ini komputer yang dahulunya berdiri sendiri dapat berhubungan langsung dengan host-host atau komputer-komputer yang lainnya. Dengan kemampuannya untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya, membuat internet dapat dimanfaatkan untuk mengakses atau mentransfer data/ informasi dari komputer satu ke komputer lainya. Schonherr (1998:712) menyebutkan internet dengan segala perangkatnya layaknya sebuah perpustakaan raksasa, yang dapat diakses oleh siapapun. Namun untuk menelusuri perpustakaan virtual tersebut dengan efektif tidaklah mudah. Orang akan dapat dengan mudah “tersesat”. Salah satu cara yang paling mudah untuk membantu kita menemukan informasi secara cepat adalah dengan memanfaatkan search engine (mesin pencari). Salah satu mesin pencari yang paling popular adalah Google. Mesin pencari ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada tahun 1996.

Dalam perkembangannya, Google tidak hanya sebuah mesin pencari yang membantu pengguna internet menemukan link ke suatu halaman web, namun juga menyediakan mesin penerjemah. Para pengembang Google jelas menyadari bahwa informasi yang ada dalam suatu halaman web bisa tampil dalam berbagai bahasa. Beragamnya bahasa yang ada di dunia bisa menjadi penghalang bagi seseorang untuk menemukan dan memahami informasi penting yang dicarinya. Mesin penerjemah yang melekat pada Google akan membantu menerjemahkan sebuah teks atau halaman web dari satu bahasa ke bahasa lain secara otomatis, sehingga pembaca terbantu ketika berusaha memahami isi sebuah halaman web tersebut. Och (2006) dalam www.googleresearch.blogspot.com mengatakan “because we want to provide everyone with acces to all the world’s information, including information in every language, one of the exciting projects at Google Research is machine translation. Mesin penerjemah yang melekat pada Google bisa digolongkan pada terminologi Machine Translation (MT). MT is to computerized system responsible for the production of translations with or without human assistance (Hutchins, 1995).

Mesin penerjemah dari Google saat ini mampu menerjemahkan ke dalam lebih dari 50 bahasa, salah satunya adalah dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris dan sebaliknya. Hasil terjemahan dari mesin penerjemah perlu dikaji lebih jauh terutama untuk melihat kesalahan akurasi dan kebahasaan yang ada, karena banyak pihak yang meragukan validasinya. Dalam usulan penelitian ini akan disajikan sebuah kajian awal mengenai beberapa variabel ilmu tata bahasa yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana keabsahan hasil terjemahan teks menggunakaan teknologi Google Translate.

UNSUR PENOKOHAN DALAM NOVEL ISTANA KEDUA KARYA ASMA NADIA : SEBUAH PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA

UNSUR PENOKOHAN DALAM NOVEL ISTANA KEDUA KARYA ASMA NADIA : SEBUAH PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA

Enny Hidajati dan Margareta Andriani

Abstrak
Tulisan ini akan membahas analisis penokohan pada tokoh utama novel Istana Kedua karya Asma Nadia. Pendekatan yang dipergunakan adalah analisisstruktur kepribadian Sigmund Freud yang membagi kepribadian dalam id, ego, dan superego. Tokoh-tokoh utama yang terlibat dalam sebuah bingkai pernikahan yang menjalani poligami, mempunyai kedinamisan dalam struktur kepribadian tersebut.
Hasil pembahasan menunjukkan bahwa tokoh Mei Rose, Prasetyo, dan Arini mengalami pergerakan tataran struktur kepribadian yang dipengaruhi oleh tekanan dan hal-hal lain di luar dirinya.

Kata kunci : penokohan, struktur kepribadian