Standar Proses dan Penilaian Pembelajaran (Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi)

Assoc. Prof. Leon Abdillah

Standar Proses dan Penilaian Pembelajaran

(Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi)

Leon Andretti Abdillah

Introduction

  • Pendidikan pada level perguruan tinggi terdiri atas strata DI, DII, DIII, S1, S2, S3, hingga postdoctoral (Abdillah, 2009).
  • Permenristekdikti No.44 Tahun 2015 terdiri atas : a) 7 bab, b) 9 bagian, dan c) 68 pasal
  • Standar Proses & Penilaian Pembelajaran
  • Pasal 4 (1) Standar Nasional Pendidikan terdiri atas:
  1. Standar Kompetensi Lulusan
  2. Standar Isi Pembelajaran
  3. Standar  Proses Pembelajaran
  4. Standar Penilaian Pembelajaran
  5. Standar  Dosen dan Tenaga Kependidikan
  6. Standar Sarana  dan Prasarana Pembelajaran
  7. Standar Pengelolaan Pembelajaran
  8. Standar Pembiayaan Pembelajaran

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)

  • merupakan sebuah pernyataan kualitas SDM Indonesia
  • Tingkat penguasaan pengetahuan sesuai Standar Isi Pembelajaran
Program Penguasaan Pengetahuan Level Kualifikasi
Doktor/Doktor –

Terapan/ Spesialis ll

menguasai filosofi keilmuan bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu 9
Magister/Magister

Terapan/Spesial l

menguasai teori dan teori aplikasi bidang

pengetahuan tertentu

8
Profesi menguasai teori aplikasi bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu 7
Sarjana/

Sarjana Terapan

menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan dan keterampilan tersebut secara mendalam 6
Diploma 3 menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum 5
Diploma 2 menguasai prinsip dasar pengetahuan dan keterampilan pada bidang keahlian tertentu 4
Diploma 1 menguasai konsep umum, pengetahuan, dan keterampilan operasional lengkap; 3

 

Standar Proses Pembelajaran

Pasal 10 (2) Standar proses mencakup:

  1. Karakteristik proses pembelajaran
  2. Perencanaan proses pembelajaran
  3. Pelaksanaan proses pembelajaran
  4. Beban belajar mahasiswa

 

References

Abdillah, L. A., & Emigawaty. (2009). Analisis laporan tugas akhir mahasiswa Diploma I dari sudut pandang kaidah karya ilmiah dan penggunaan teknologi informasi. Jurnal Ilmiah MATRIK, 11(1), 19-36.

Abdillah, L. A. (2013). Students learning center strategy based on e-learning and blogs. Paper presented at the Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SNST) ke-4 Tahun 2013, Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim Semarang

Abdillah, L. A. (2014). Managing information and knowledge sharing cultures in higher educations institutions. Paper presented at the The 11th International Research Conference on Quality, Innovation, and Knowledge Management (QIK2014), The Trans Luxury Hotel, Bandung, Indonesia.

Presiden Republik Indonesia. (2012). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.  Jakarta.

Presiden Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.  Jakarta.

Sugeng, M., & Raihan. (2016). Menyusun Standar Perguruan Tinggi. Paper presented at the Lokakarya Nasional Penyusunan Standar Perguruan Tinggi Berbasis Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015, Jakarta, Indonesia.

Tim Penyusun. (2015). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi Mengacu pada KKNI dan SN DIKTI.  Jakarta: DIKTI Retrieved from https://staff.blog.ui.ac.id/s.aulia/files/2015/04/Pengembangan-KDIKTI-2015.pdf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *