1. A.     Analisis Situasi
  2. 1.     Kondisi Kewirausahaan di Universitas Bina Darma

Di Universitas Bina Darma, saat ini, sudah memiliki Unit Kerja Bina Darma Entrepreneurship Center (BDEC). Unit ini terbentuk karena keinginan universitas untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menjadi ‘job seeker’ tetapi  lulusan yang ’job creator’. Dengan keinginan yang kuat itulah universitas membekali mahasiswa dengan matakuliah kewirausahaan 2 sks di setiap program studi. Upaya-upaya untuk menggiatkan kewirausahaan di Universitas Bina Darma (UBD) juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Dari Dikti, BDEC mendapatkan Hibah Kewirausahaan sebesar Rp 100.000.000,00 yang digunakan untuk beberapa kegiatan yang menunjang terlaksananya BDEC antara lain pelatihan bagi pengelola dan juga berkunjung ke universitas yang sudah berhasil melaksanakan kewirausahaan. Dari Bank Mandiri, dosen-dosen yang mengajar kewirausahaan dilatih dan dibekali dengan modul yang telah dirancang untuk menciptakan wirausahawan-wirausahawan muda. Di UBD, kewirausahaan sedang diupayakan untuk menjadi bagian dari kehidupan kampus dengan harapan kewirausahaan akan menjadi kebiasaan yang makin lama akan menjadi budaya kampus.

  1. 2.     Jumlah mahasiswa PKMK/PKM dan mahasiswa yang merintis usaha

Pada tahun 2011, UBD sangat beruntung mendapatkan Tim Detasering dari Dikti. Tim inilah yang memperkenalkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) kepada UBD. Dengan bantuan Tim Detasering yang membimbing dan mengarahkan mahasiswa untuk mengikuti PKM, pada tahun pertama mengikuti PKM, ada 6 proposal yang dikirim dan, Alhamdulliah, 3 berhasil mendapatkan dana bantuan untuk merealisasikan ide-ide yang telah dituangkan dalam proposal, yaitu 2 PKM-K (Mengolah Jantung Pisang Menjadi Biskuit Rendah Lemak dan Pembuatan Kerupuk Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Rasa Ikan

. Pada tahun kedua, telah terkirim 56 proposal PKM-GT yang mudah-mudahan akan diumumkan dalam waktu dekat ini. UBD tidak hanya mengikuti program PKM dari Dikti saja tetapi juga mengikuti program kewirausahaan dari Bank Mandiri yaitu Wirausaha Muda Mandiri. Pada tahun 2010, Agus Md Din menjadi juara 1 Wirausaha Mandiri 2010 peserta alumni usaha tata boga (Mpek-mpek Md Din) masuk ke tingkat nasional. Tahun 2011, Yusuf Habibi menjadi juara 1 Wirausaha Mandiri 2011 peserta mahasiswa kategori kreatif (Asia Songket) masuk ke tingkat nasional.

  1. 3.     Potensi dan Nilai Ekonomi Produk

Produk-produk yang diusulkan maupun yang telah dijalankan (daftar terlampir) memiliki nilai ekonomis yang relatif baik. Misalnya biskuit jantung pisang yang bermanfaat untuk orang yang sedang menguruskan badan. Semua produk hasil kreativitas mahasiswa terkendala dengan pemasarannya sehingga produk hanya dikenal pada lingkup yang kecil. Untuk membantu memasarkan produk dan jasa kreativitas mahasiswa, mereka membutuhkan dukungan media yang dapat menjadi alat untuk memperkenalkan produk – produk hasil inovasi dan kreativitas mahasiswa ke masyarakat. Media inilah yang akan diusulkan sebagai pengabdian kepada masyarakat untuk bidang Iptek bagi Kewirausahaan. Media ini akan dibangun dan dikelola oleh tim sehingga dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dan alumni untuk berwirausaha.

  1. 4.     Keunggulan Ipteks produk tenant dalam IbK

              Produk-produk tenant diklasifikasikan ke dalam tiga kategori yaitu produk dan jasa industri kreatif, desain dan teknologi serta tata boga. Dari kategori produk dan jasa industri kreatif dapat dilihat Oktoriansyah (Zipper Collection) yang membuat tas dan pernak-pernik dari resleting yang unik dan inovatif. Desain dan teknologi inovatif dapat dilihat dari produk Asep Putra (Tukang Ketik.com) dan Paisal (PFR Creatif), Febriansyah (Custom Webs Apps) yang membuat website untuk membantu UKM-UKM melakukan on line marketing dalam memasarkan produk mereka. Mereka sudah memiliki banyak klien mulai dari perorangan sampai dengan perusahaan besar. Dari kategori tata boga ada Rolan Enggario (Industri Kerupuk Labu Kuning Rasa Ikan) serta Rendra Saputra (Mengolah Jantung Pisang Menjadi Biskuit Rendah Lemak yang pernah memenangkan PKM-K tahun 2011 dari Dikti.

  1. 5.     Pengelola, fasilitas PT dan kelembagaan yang terkait dengan kewirausahaan

Kegiatan kewirausahaan sangat didukung oleh universitas yang menginginkan lulusannya untuk bisa menjadi penyedia lapangan kerja bukan pencari kerja. Ini dibuktikan dengan adanya BDEC yang selalu menggiatkan kewirausahaan  bagi mahasiswa UBD. Jika proposal Iptek bagi Kewirausahan yang diusulkan ini dapat direalisasikan maka akan tercipta ‘Niaga Bina Darma’ yang menjadi media ‘promoting and selling’ untuk produk dan jasa hasil kreativitas mahasiswa dan alumni UBD. Niaga Bina Darma, nantinya,  akan dikelola oleh BDEC sejalan dengan Visi BDEC:

Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan entrepreneur berwawasan global dan technology ” .

Misi BDEC:

  1. Meningkatkan  kemampuan  mahasiswa dan lulusan dalam berwirausaha
  2. Melakukan pendidikan masyarakat dalam pemberdayaan bisnis usaha mikro dan kecil
  3. Mendorong perekonomian daerah dengan pemberdayaan UMKM

BDEC memiliki tujuan , antara lain:

  1. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dan lulusan dalam memperdayakan usaha mikro dan kecil dalam kewirausahaan sehingga terwujudnya kesinambungan bisnis secara global.
  2. Meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar baik lokal maupun nasional dalam menunjang Tri Darma Perguruan Tinggi seperti penelitian, pengabdian masyarakat dan pengajaran dalam menciptakan nilai tambah sektor riil, kemandirian dan pengentasan kemiskinan.

Kerjasama dengan BDEC perlu dibangun karena Niaga Bina Darma merupakan media yang dirancang sedemikian rupa untuk memasyarakatkan produk dan jasa yang dihasilkan mahasiswa. Dengan menggunakan nama Bina Darma maka diharapkan masyarakat akan tertarik dan percaya dengan produk dan jasa yang ditawarkan. Oleh karena itu, akan dibangun sistem yang menjamin kualitas produk dan jasa yang ditawarkan juga jaminan kemananan bertransaksi melalui Niaga Bina Darma. Tenant tidak akan dibatasi sehingga tiap tahun tenant akan terus bertambah. Keberlanjutan program ini akan dapat terus dikembangkan untuk membantu memasarkan produk-produk unggulan hasil inovasi dan kreatifitas mahasiswa maupun alumni UBD.

  1. 6.     Kelurahan Binaan Kewirausahaan

Sampai saat ini, belum ada usulan hibah pengabdian yang telah diusulkan oleh dosen UBD untuk Iptek bagi Kewirausahaan. Baru setelah kedatangan Tim Detaser, dosen UBD mengetahui ada program hibah pengabdian yang dananya dibantu oleh Dikti. Oleh karena itu, belum pernah ada usulan hibah pengabdian yang berkaitan dengan Iptek bagi Kewirausahaan. Selama ini kegiatan pengabdian dilakukan sendiri secara mandiri oleh dosen maupun yang mendapatkan bantuan pengabdian dari UBD. Pada umumnya, pengabdian UBD diupayakan untuk dilakukan bekerjasama dengan Kelurahaan Binaan (Kelurahaan Silaberanti), yaitu kelurahan terdekat dengan UBD. Ada upaya dari LPPM-UBD untuk menggali informasi tentang hal-hal yang diperlukan oleh masyarakat di Kelurahan Silaberanti sehingga ke depan pengabdian yang dilakukan oleh dosen UBD paling tidak dapat membantu masyarakat di lingkungan sekitar. Dengan dana bantuan dari Dikti untuk menggiatkan pengabdian kepada masyarakat, mudah-mudahan masyarakat di lingkungan sekitar dapat turut merasakan manfaatnya.

  1. B.    Metode Pelaksanaan
  2. a.     Pola Rekruitmen Tenant peserta IbK

Tenant akan direkrut melalui Lomba Wirausaha Muda Bina Darma yang diawali dengan proses sosialisasi, seleksi berkas administrasi, survei ke tempat usaha, penjurian wawancara dan presentasi usaha. Media yang akan disiapkan adalah ‘Niaga Bina Darma’ yaitu suatu laman resmi BDEC yang dapat memromosikan produk dan jasa mahasiswa maupun alumni UBD. Laman ini, kira-kira seperti tokobagus.com, menjelaskan kebermanfaatan produk lengkap dengan harga dan semua informasi yang dibutuhkan mengenai produk maupun jasa yang ditawarkan. Kelebihan dari laman yang akan dikelola ini adalah jaminan keamanan bagi pembeli produk maupun jasa mengingat banyak sekali penjualan secara daring (on line) yang menipu konsumen. Pembelian produk secara daring sangat rentan tertipu mengingat produsen dan konsumen tidak secara langsung bertemu melainkan melalui internet. Penipuan dapat berupa tidak dikirimnya barang yang telah dipesan. Hal ini dapat terjadi karena , biasanya pembelian secara daring mensyaratkan transfer uang terlebih dahulu. Penipuan yang ke dua berupa tidak sesuainya barang yang dikirim dengan contoh yang dimuat pada iklan. Hal-hal tidak akan terjadi pada Niaga Bina Darma karena  pengelola akan menjamin bahwa setelah uang dikirim maka produk ataupun jasa akan sampai ke tangan konsumen dengan cara pembayaran satu pintu, yaitu rekening pengelola yang bekerjasama dengan Bank Mandiri (System Engine Payment). Apabila ada pemesanan produk atau jasa, pengelola akan menguhubungi tenant untuk memenuhi permintaan konsumen. Produk maupun jasa yang ditawarkan harus sesuai seperti yang dipromosikan pada laman Niaga Bina Darma. Pada laman Niaga Bina Darma akan disediakan borang keluhan apabila ada konsumen yang tidak puas dengan produk yang telah dibelinya. Media ini dapat menjadi barometer kualitas produk juga menjadi ukuran kepuasan pelanggan. Setelah tenant memberikan bukti bahwa barang ataupun jasa telah diterima dengan baik oleh konsumen dan selama 3 hari tidak ada keluhan maka pengelola akan membayar sejumlah uang sesuai dengan kesepakatan produsen dan konsumen dengan memotong 10% dari jumlah transaksi sebagai biaya pengelolaan. Dengan cara ini maka pengelola dapat mengembalikan uang konsumen apabila produk maupun jasa belum dapat diterima konsumen sesuai perjanjian.

  1. b.     Metode Pendekatan

Tenant dipilih dari mahasiswa maupun lulusan yang telah memiliki  usaha baik produk maupun jasa. Tenant akan diambil dari mahasiswa maupun alumni yang menjadi pemenang PKM-K, Wirausaha Mandiri bekerjasama dengan Bank Mandiri, Penciptaan Wirausaha Baru bekerjasama dengan Bank Indonesia, Wirausaha Muda Bina Darma bekerjasama dengan BDEC. Mereka diprioritaskan menjadi tenant dalam upaya membantu memromosikan sekaligus memasarkan produk-produk inovatif hasil kreasi mahasiswa dan alumni. Selain pemenang-pemenang hibah kewirausahaan seperti yang telah disebutkan, tenant juga dapat dari mahasiswa maupun alumni yang telah memiliki produk maupun jasa yang layak jual. Kelayakan produk maupun jasa yang akan dipromosikan dilakukan dengan proses seleksi di mana tenant diminta untuk memresentasikan produk atau jasa akan yang akan mereka kelola. Apabila telah dianggap layak maka dapt segera dipromosikan ke laman Niaga Bina Darma, namun apabila belum dianggap layak maka calon tenant akan diberikan pelatihan-pelatihan terlebih dahulu sampai produk maupun jasa dianggap layak untuk dipasarkan ke konsumen. Kelayakan juga memperhitungkan nilai inovasi pada produk maupun jasa yang ditawarkan karena Niaga Bina Darma bukan toko daring seperti yang telah ada dan menjamur di internet. Niaga Bina Darma hanya menawarkan produk dan jasa yang inovatif hasil kreasi mahasiswa maupun alumni. Tenant akan dikutip 10% dari nilai transaksi yang dananya akan digunakan untuk mengadakan pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas produk dan jasanya.

Agar tenant laman Niaga Bina Darma dapat menjamin kualitas produk dan jasa yang ditawarkan, BDEC akan memberikan pelatihan-pelatihan terjadwal yang dapat diikuti oleh semua tenant dan calon tenant dengan gratis. Pelatihan –pelatihan yang akan diberikan secara regular antara lain pelatihan pembuatan proposal, pelatihan marketing on-line, pelatihan cara mengemas produk dan jasa yang  ditawarkan dalam bentuk visual dan pelatihan cara meningkatkan kepuasan pelanggan

  1. c.     Kolaborasi dengan Bank Mandiri, Bank Indonesia dan Kementrian Perindustrian dan Perdagangan, Emulai Microsoft

Saat ini BDEC telah bekerjasama dengan Bank Mandiri dan Bank Indonesia dalam menggalakkan kewirausahaan. Kerjasama ini sudah dan akan terus terbangun karena memiliki kesamaan tujuan yaitu menciptakan wirausahawan muda yang kreatif dan inovatif. Kerjasama dengan pihak-pihak lain sangat terbuka lebar mengingat saat ini banyak perusahaan yang sudah concern dengan Corporate Social Responsibility. Selain dengan perusahaan, kerjasama juga akan dijalin dengan perguruan-perguruan tinggi yang sudah menjalankan wirausaha di kampusnya seperti Universitas Prasetya Mulya, Universitas Ciputra, dan Universitas Indonesia. Kerjasama dengan perguruan tinggi dimaksudkan untuk berbagi pengalaman dan belajar bagaimana mengembangkan budaya wirausaha di kampus. Karena produk pesanan mungkin juga dipesan dari luar kota maka perlu juga menjalin kerjasama dengan perusahaan pengiriman barang seperti Tiki. Niaga Bina Darma akan dikoneksikan dengan laman Tiki yang memuat daftar harga/biaya pengiriman dari dan ke kota tujuan.

  1. C.    Rencana Kerja dan Jadwal Pelaksanaan
  2. 1.  Persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan

Mengingat yang akan dilakukan adalah membuat laman Niaga Bina Darma maka yang akan dipersiapkan lebih dulu adalah laman yang akan dikelola oleh BDEC. Setelah laman selesai dibangun, bersama-sama BDEC menyaring tenant yang akan menggunakan Niaga Bina Darma. Seleksi perlu dilakukan mengingat Niaga Bina Darma perlu menjamin kualitas produk dan jasa yang akan ditawarkan. Setelah terpilih tenant yang akan mengisi laman maka akan dilakukan pelatihan menggunakan laman mulai dari cara mengunggah produk, menjawab pertanyaan konsumen dan mengirimkan produk dan jasa agar sampai ke tangan konsumen.  Pengelolaan Niaga Bina Darma akan selalu dievaluasi dengan melihat keluhan-keluhan yang masuk. Setiap 1 kali seminggu, keluhan yang masuk akan didiskusikan dan ditindaklanjuti dengan mencarikan solusi bagi setiap masalah yang disampaikan. Dengan evaluasi yang berkelanjutan, diharapkan Niaga Bina Darma dapat dipercaya oleh masyarakat.

  1. 2.     Jumlah Tenant yang menjadi wirausaha per tahun dan strateginya

Karena tenant Niaga Bina Darma adalah mahasiswa dan alumni maka jumlah tenant akan terus bertambah setiap waktu. Tenant akan terus dikelola dengan baik dan dibantu untuk terus meningkatkan kualitas produknya maka diasumsikan tidak ada yang akan meninggalkan Niaga Bina Darma, yang akan terjadi malah penambahan setiap tahun. Apabila PKM-GT dan AI nanti diumumkan maka akan ada beberapa calon tenant mengingat ada beberapa usulan yang dapat direalisasikan sampai dengan produknya layak untuk ditampilkan di Niaga Bina Darma. Setiap tenant akan terus dibina, didampingi dan dimonitor oleh BDEC setiap tahunnya

  1. 3.     Jadwal keseluruhan kegiatan

Niaga Bina Darma, apabila dikelola dengan baik dan dikembangkan sistemnya, akan berkembang dengan sendirinya. Namun, di tahun-tahun awal harus benar-benar diawasi pengelolaannya agar apa yang diinginkan dapat tercapai.  Pelatihan-pelatihan yang dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas harus terus dijadwalkan untuk diberikan kepada tenant.

JADWAL KEGIATAN PROGRAM IbK

No

Kegiatan

Bulan ke

Tempat

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1. Persiapan                      
  1. Pengkondisian awal pemilik usaha
                    Palembang
  1. Sosialisasi Program
Palembang
  1. Pengumpulan data dan Informasi
Palembang
2. Penjaringan Tenant Lewat Kegiatan Lomba Wirausaha Muda Bina Darma Palembang
  1. a.   Technical Meeting
Palembang
  1. Survei lapangan
Palembang
  1. Wawancara dan Presentasi
Palembang
3. Pelatihan Kewirausahaan Palembang
  1. Membuat Proposal Bisnis
Palembang
  1. Pelatihan Penggunaan Web Site
Palembang
  1. Pelatihan Marketing On Line
Palembang
4. Magang Pada Industri Mitra Industri Mitra
5. Pembimbingan, Pendampingan dan Pengawasan terhadap tenant Palembang
6. Pemantauan Proses dan hasil Akhir Palembang
7. Umpan Balik Palembang
8. Penyusunan Laporan Palembang
9. Publikasi Jurnal terakreditasi
10. Seminar Hasil Jakarta

 

  1. D.    Kelayakan Universitas Bina Darma
  2. Kualifikasi Tim Pelaksana, relevansi keterampilan tim, sinergisme tim dan pengalaman dalam kegiatan kewirausahaan

Kinerja Bina Darma Entrepreneurship Center 7 bulan terakhir menunjukkan adanya perbaikan, terutama pelaksanaan Wirausaha Muda Bina Darma, dimana digali terus wirausaha-wirausaha baru baik dari lingkungan SMK/SMU, mahasiswa Universitas Bina Darma dan mahasiswa umum serta alumni. Selain itu BDEC juga berperan aktif dalam mendorong mahasiswa di Lingkungan Universitas Bina Darma untuk menerapkan gagasan – gagasan tertulis atau ide bisnis yang dipelajari serta dihasilkan di Perguruan Tinggi.

Kelayakan Universitas Bina Darma terkait pelaksanaan kegiatan IbK Niaga Bina Darma di Universitas Bina Darma adalah sangat layak, hal ini dapat ditunjukkan oleh adanya Bina Darma Entrepreneurship Center yang dilengkapi oleh pendukung web admin dan database profil mahasiswa dan alumni wirausaha.

  1. Gambaran struktur organisasi tim

Selain hal tersebut, adanya kesesuaian profesi dan keahlian Tim Pengabdi dengan tema IbK yang diusulkan. Tim Pelaksana dalam kegiatan ini terdiri 3 orang Staff Pengajar yaitu :

–       1 orang ahli di bidang manajemen dan mempunyai pengalaman di bidang bisnis (Dr. Sunda Ariana, M.Pd., M.M.) dari Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen. Beliau adalah anggota Kadin Pusat dan mempunyai bisnis di bidang usaha Fitness dan Kursus

–       1 orang ahli dan praktisi di bidang entrepreneurship dan sekaligus Ketua Bina Darma Entrepreneurship Center (Devita Aryasari, S.E., M.S.M.) dari Fakultas Ekonomi yang telah banyak mencetak wirausaha – wirausaha muda dalam berbagai program seperti Wirausaha Muda Mandiri (PT. Bank Mandiri), Penciptaan Wirausaha Baru (Bank Indonesia), PKM-K (Dikti), Kementrian Perindustrian dan Perdagangan, Emulai 4 (Microsoft), Wirausaha Muda Bina Darma (Bina Darma Entrepreneurship Center)

–       1 orang programmer sekaligus web admin (M. Sobri, M.Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Program Studi Manajemen Informatika yang membuat aplikasi komputer seperti desktop dan web BDEC

Ketiga tim pengabdi tersebut saling bersinergi dan saling melengkapi, jika ditianjau dari segi keahliannya, sangat potensial dalam melaksanakan kegiatan IbK yang diusulkan. Hal tersebut dapat terlihat pada masing-masing Biodata Tim (Lampiran 1)

  1. Uraian fasilitas kewirausahaan Universitas Bina Darma yang akan digunakan sebagai unit layanan IbK

–       Bina Darma Entrepreneurship Center sebagai Pusat Kewirausahaan di Universitas Bina Darma memiliki laboratorium kewirausahaan yang didukung oleh seluruh jurusan yang memiliki mata kuliah kewirausahaan

–       BDEC didukung oleh fasilitas pendukung seperti ruang kantor, ruang rapat, tempat pelatihan, telpon (0711-515645), faksimili (0711-518001/515582) dan internet (bdec.binadarma.ac.id).

–       BDEC memiliki staf ahli dari berbagai praktisi ternama di Palembang seperti Hermanto Wijaya (CEO Jaya Raya Group), Adam Sautien (CEO JM Group), Erlina Simon (Direktur Ray White) dan Kms SyaifulFadhli (CEO CV. Sehati Property sekaligus Pemenang II Nasional Wirausaha Muda Mandiri 2010), 1 orang Direktur (Devita Aryasari, S.E., M.S.M.) yang telah berpengalaman dalam program-program entrepreneurship dan CSR, 1 orang Web Admin (M. Sobri, M.Kom) seorang programmer handal yang telah membuat beberapa aplikasi baik desktop maupun web serta Sekretaris & Administrasi (Kiky Rizki N.W.) yang memiliki banyak jaringan dengan berbagai perusahaan-perusahaan yang telah bekerjasama dengan BDEC.

–       Dengan adanya staf ahli dari berbagai praktisi sukses lebih menguatkan jaringan akses pasar, relasi bisinis dan teknologi BDEC dalam menguatkan jaringan, penguatan modal dengan jaringan angel investor dan transfer teknologi.

–       LPPM mempunyai kewajiban untuk melakukan pembinaan kewirausahaan melalui penelitian dan pengabdian. BDEC sendiri juga melakukan pembinaan dan pendampingan serta pelatihan terhadap tenant-tenant, sehingga antara LPPM dan BDEC saling bersinergis dalam pengembangan kewirausahaan.

  1. Reputasi lembaga kewirausahaan di luar kampus yang berkolaborasi dengan unit layanan IbK

BDEC telah melakukan kerjasama dengan Bank Mandiri selaku mitra CSR senilai Rp 100.000.000 dimana BDEC mempunyai program “Wirausaha Muda Bina Darma” yang melakukan penjaringan wirausaha-wirausaha muda di tingkat SMA dan mahasiswa dengan kategori lomba 1. Produk dan Jasa Industri Kreatif, 2. Tata Boga dan 3. Desain dan Teknologi. Seluruh peserta maupun finalis otomatis akan menjadi komunitas Wirausaha Muda Bina Darma dimana seluruh 6 pemenangnya baik dari kategori siswa maupun mahasiswa akan mendapatkan uang binaan dan selama 1 tahun akan mendapatkan pembimbingan, pelatihan dan pendampingan.

 

  1. E.     Biaya Pekerjaan
  2. 1.    Rekapitulasi Anggaran Tahun 1

 

Tabel 1. Rekapitulasi Anggaran

No

Uraian

Biaya (Rp)

Persen (%)

1

Honorarium Pengabdi

35,750,000

29.79166667

2

Bahan Habis Pakai

5,620,000

4.683333333

3

Pembuatan Web Site

17,000,000

14.16666667

4

Biaya Peralatan dan Pelatihan (Pelatihan Proposal Bisnis, Pelatihan Pembuatan Web Site, Pelatihan E-Commerce(On Line Marketing & Online Transaction))

23,130,000

19.275

5

Pembimbingan dan Pendampingan

26,500,000

22.08333333

Total Sebelum Pajak

108,000,000

90.00

Pajak (10%)

12,000,000

10.00

TOTAL BIAYA USULAN

120,000,000

100%

 

 

Tabel 2. Honorarium Tim Pengabdi dan Mahasiswa

No

Peran Pengabdi

Jumlah Jam/bulan

Alokasi Waktu (bulan)

Biaya satuan/jam

Total Biaya (Rp)

1

Ketua Tim

30

10

55,000

16,500,000

2

1 orang Tenaga Ahli

25

10

50,000

12,500,000

3

1 orang Programmer

15

10

45,000

6,750,000

JUMLAH

35,750,000

 

Tabel 3. Biaya Bahan Habis Pakai

No

Nama Bahan

Spesi-fikasi

Kegunaan

Satuan

Vol

Biaya Satuan (Rp)

Total Biaya (Rp)

1

Kertas A4

Bola dunia

Proposal, Formulir pendaftaran, Materi slide, Pelaporan

Rim

10

37,000

370,000

2

Ballpoint Pilot Alat tulis menulis

Dos

3

27,000

81,000

3

Spidol Whiteboard Snowman Administrasi

paket

2

35,000

70,000

4

Toner Printer Hp

Penyusunan Laporan

unit

3

500,000

1,500,000

5

DVD RW

Softcopy

buah

10

200,000

2,000,000

6

Internet Komunikasi

Penelusuran Informasi Pemasaran

Rp/bln

10

160,000

1,600,000

JUMLAH

5,621,000

 

Tabel 4. Biaya Pembuatan Web Site

No

Nama Bahan

Kegunaan

Satuan

Volume

Biaya Satuan (Rp)

Total Biaya

(Rp)

1.

Pembuatan Web Site

Marketing On Line

1 Paket

1

17,000,000

17,000,000

JUMLAH

17,000,000

Tabel 5. Biaya Peralatan dan Pelatihan

No

Nama Bahan

Kegunaan

Satuan

Volume

Biaya Satuan (Rp)

Total Biaya

(Rp)

1

Sosialisasi

Acuan

6 lembar

100

150

90,000

2

Formulir pendaftaran

Pengumpulan Informasi

3 lembar

100

150

45,000

3

Materi slide pelatihan

Penyampaian informasi

3 paket

3

555,000

4,995,000

4

Honor Pelatih

Penyampaian informasi

3 orang

3

2,000,000

18,000,000

JUMLAH

23,130,000

 

Tabel 6. Biaya Pendampingan

No

Lokasi/Jenis

Jenis Angkutan

Tujuan

Jumlah Peserta (org)

Frekuensi Perjalanan (kali)

Biaya Satuan (Rp)

Total Biaya (Rp)

1

Pendampingan

Mobil

UKM di palembang

20

10

50000

10000000

2

Lumsum

3

10

350,000

10,500,000

3

Honor

3

10

200,000

6,000,000

JUMLAH

26,500,000

1.    Rekapitulasi Anggaran Tahun 2

Tabel 1. Rekapitulasi Anggaran

No

Uraian

Biaya (Rp)

Persen (%)

1

Honorarium Pengabdi

35,750,000

29.79166667

2

Bahan Habis Pakai

5,620,000

4.683333333

3

Up Date Content Web Site

17,000,000

14.16666667

4

Biaya Peralatan dan Pelatihan (Pelatihan Pengemasan Produk, Pelatihan Desain Produk, Pelatihan Quality Control)

23,130,000

19.275

5

Pembimbingan dan Pendampingan

26,500,000

22.08333333

Total Sebelum Pajak

108,000,000

90

Pajak (10%)

12,000,000

10.00

TOTAL BIAYA USULAN

120,000,000

100%

1.    Rekapitulasi Anggaran Tahun 3

Tabel 1. Rekapitulasi Anggaran

No

Uraian

Biaya (Rp)

Persen (%)

1

Honorarium Pengabdi

35,750,000

29.79166667

2

Bahan Habis Pakai

5,620,000

4.683333333

3

Search Engine Optimization

17,000,000

14.16666667

4

Biaya Peralatan dan Pelatihan (Pelatihan  CRM (Customer Relation Management), Pelatihan Supplier Relation Management, Business Diversification)

23,130,000

19.275

5

Pembimbingan dan Pendampingan

26,500,000

22.08333333

Total Sebelum Pajak

108,000,000

90

Pajak (10%)

12,000,000

10.00

TOTAL BIAYA USULAN

120,000,000

100%