Kalau dulu liburan ke Singapura memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk transportasi, penginapan, makanan, dan lain-lain. Namun sekarang liburan ke Singapura biayanya hampir sama kalau kita merencanakan untuk berlibur di kota-kota lain di Indonesia. Anda tentu berpikir, ah mana mungkin jalan-jalan ke luar negeri bisa lebih murah……Hmmm, rasanya kita perlu sama-sama berhitung dan membuktikan sendiri.

Kita mulai dengan transportasi dari Palembang ke Singapura. Saat ini sudah ada penerbangan langsung dari Palembang ke Singapura sehingga untuk berlibur ke sana kita tidak harus melalui Jakarta yang tentu saja ini sangat menghemat biaya perjalanan. Ditambah lagi pemegang paspor Palembang tidak dikenakan biaya fiskal yang berarti penghematan 1 juta rupiah perorang. Setelah saya kalkulasi, kok liburan ke Singapura malah lebih murah dibandingkan kalau saya merencanakan untuk berlibur ke Bali karena hanya menghabiskan US$ 137 atau sekitar Rp 1.250.000,- pulang-pergi (Biaya ini akan lebih murah kalau kita lewat Batam dan menyebrang dengan kapal). Bahkan perjalanan ke sana jauh lebih singkat karena Palembang-Singapura dengan Silk Air hanya memakan waktu 1 jam saja.

Bagaimana dengan penginapan? Untuk yang satu ini tergantung dengan kekuatan kantong masing-masing. Di singapura tersedia banyak pilihan tempat penginapan. Dari penginapan yang memasang tarif $ 50 Sing yang berarti kurang lebih Rp 275.00 per malam sampai hotel bintang lima yang tarifnya bisa mencapai $ 500 Sing ke atas. Kalau soal kenyamanan pasti hotel bintang lima akan terasa sangat nyaman namun kantong akan terasa sangat tidak nyaman. Bagaimana penginapan dengan tarif $ 50 Sing, apakah tempatnya strategis, nyaman dan aman? Ternyata pilihan ini bukan pilihan yang buruk karena saya pernah mencoba menginap di Lucky Plaza Apartment dengan tarif $ 50 Sing per malam. Not bad…not bad at all. Di sana banyak sekali orang Indonesia yang menginap. Rata-rata mereka keluarga pasien yang berobat di Rumah Sakit Mount Elizabeth yang memang tidak terlalu jauh sehingga cukup dengan berjalan kaki saja. Lucky Plaza Apartment terletak di Orchard Road yaitu pusat pertokoan, jadi kalau mau belanja kita tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan, cukup dengan berjalan kaki, and for sure, di sinilah tempat wisata belanja. Jangan khawatir untuk berjalan sepanjang Orchard Road karena orang masih banyak berlalu-lalang walaupun waktu sudah menunjukkan pukul 12 tengah malam. Sepertinya Singapura adalah a city that never sleep.

Bagaimana dengan makanan, apakah muslim akan kesulitan mendapatkan makanan halal di sana? Ternyata tidak. Di singapura makanan halal banyak tersedia. Kita dapat memilih rumah makan yang dikelola oleh orang melayu bahkan orang Indonesia. Di sana ada rumah makan padang, es teler 77, juga restoran ayam penyet yang tentu saja menunya makanan khas indonesia. Makanan yang dikelola orang melayupun tidak kalah lezatnya karena satu selera dengan kita orang Palembang. Kalau urusan makanan tidak terlalu masalah baik dari segi rasa maupun harga. Harga makanan di sana hampir sama dengan di Palembang berkisar antara Rp 15.000,- sampai dengan Rp 25.000,- per porsi sudah lengkap dengan minuman.

Nah, bagaimana dengan tempat-tempat wisata yang harus dikunjungi? Kalau yang satu ini tergantung dengan siapa kita akan berlibur. Kalau berlibur dengan anak-anak banyak sekali tempat yang dapat kita kunjungi, antara lain, Jurong Bird Park. Di sana, dapat kita lihat berjenis-jenis burung dengan warna yang indah dan menarik. Atau kita juga dapat mengajak anak-anak untuk melihat kebun binatang yang hampir sama seperti di Ragunan, hanya bedanya binatang tidak dikurung didalam kandang tetapi bebas lepas dan pengunjung dapat melihat langsung dari kereta yang disediakan dengan rute mengelilingi kebun binatang. Kita juga dapat mengajak anak-anak ke Snow City untuk bermain salju buatan. Tidak usah khawatir dengan dinginnya es karena tiket masuk sudah termasuk jaket, boot, dan sarung tangan. Tidak jauh dari Snow City kita dapat berjalan kaki ke Science Center. Science Center adalah tempat dimana anak-anak dapat belajar sekaligus bermain. Kita juga dapat mengajak anak-anak untuk city sight seeing mengelilingi Singapura dengan Duckling yaitu perahu yang dapat berjalan di darat dan di air. Mengapa disebut Duckling? Nah ini ada ceritanya, kalau bertemu sesama perahu di air maka klakson akan berbunyi seperti suara bebek. Sebetulnya masih banyak lagi tempat-tempat menarik yang dapat dikunjungi dan dinikmati bersama anak-anak antara lain Water World, balon udara, Marlion, dan lain-lain. Bingung? Tidak perlu, karena kita dapat memesan paket tempat-tempat yang akan kita kunjungi sekaligus dengan transportasi ke tempat-tempat tersebut sehingga kita tidak perlu repot-repot mencari kendaraan, bahkan kita juga dapat meminta diantar ke rumah makan yang menyediakan makanan halal satu paket dengan kunjungan ke tempat-tempat wisata. Bagaimana…..simple kan?

Kalau berlibur berdua dengan pasangan juga banyak tersedia tempat-tempat hiburan. Night Safari dapat menjadi pilihan. Di sini kita mengunjungi kebun binatang untuk melihat kehidupan dan kegiatan binatang di malam hari. Ternyata ada beberapa binatang yang justru aktif di malam hari sementara yang lain tidur nyenyak. Mau mencoba night life di Singapura? Mengapa tidak. Negara ini terkenal aman untuk turis-turis yang berkunjung. Selain itu kita juga dapat berlibur ke Sentosa Island untuk mencoba peruntungan. Sebetulnya kita dapat mengajak anak- anak ke Sentosa Island karena di sana bukan sekedar tempat berjudi tetapi juga tersedia hiburan-hiburan lain, misalnya melihat pertunjukkan lumba-lumba berwarna pink, naik kereta gantung, cinema 4 dimensi dan permainan anak-anak seperti di Dunia Fantasi.

Untuk ibu-ibu, tentu saja wisata belanja jadi pilihan. Mau belanja murah? Mustafa Center tempatnya. Tempat perbelanjaan ini buka 24 jam dan menyediakan money changer kalau-kalau kita kehabisan uang dolar. Ada juga pasar keling kalau mau belanja bahan pakaian. Mau belanja barang-barang elektronik Sim Lim tempatnya. Mau belanja barang-barang bermerk, Orchard tempatnya. Harga….dijamin murah. Belum lagi ada pengembalian pajak untuk barang yang kita beli yang dapat kita ambil di bandara Changi dengan tulisan Tax Reduction.

Bagaimana dengan bahasa, jangan-jangan karena tidak bisa berbahasa Ingggris nanti kesulitan selama di Singapura? Jangan khawatir. Penduduk Singapura banyak orang Melayu yang bisa kita ajak berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia. Bahasa bukan kendala. Anak saya yang baru duduk di bangku SMP kelas 1 berani berjalan sendiri di Orchard Road dan mampu melakukan transaksi alias belanja dengan bahasa Inggris yang pas-pasan.
Jadi…..jangan ragu untuk berlibur ke Singapura. Untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan lebih jelas, anda bisa berkunjung ke visitorsingapore.com. Situs ini adalah situs resmi pemerintah Singapura yang menyediakan semua informasi yang dibutuhkan tentang Singapura. Liburan ke Singapura, siapa takut……….Singapura…..I’m coming…….