Menghitung Luas & Volume sederhana dengan Shell

Abstraksi

Shell adalah program (penterjemah perintah) yang menjembatani user dengan sistem operasi shell juga merupakan bahasa pemrograman yang didesain khusus untuk pemrograman sistem.

Beberapa shell yang ada di unix yaitu :

– Bourne Shell (sh)
– C Shell (csh)
– Korn Shell (ksh)
– Bourne again shell (bash)


Menghitung luas & volume bangun, berikut dokumentasi nya :

1. Bash adalah shell aktif di sistem saya, jika pada terminal output anda berbeda, ubahlah dengan perintah

#bash

2. Buatlah suatu file shell yang baru, pada kali ini saya memberi nama file shell dengan nama :
hitung.sh

#gedit hitung.sh& (utility & agar proses ditempatkan pada background shell)

3. Setelah kita memahami beberapa rumus luas & volume untuk ruang bangun, adapaun beberapa perintah shell yang saya injeksi ke dalam file hitung.sh

#chmod 755 hitung.sh (ubah akses permission)
#./hitung.sh (eksekusi file)

dan berikut juga beberapa snap shot yang saya build pada OS Sun Solaris:


(gambar 1)


(gambar 2)


(gambar 3)

Pada gambar 2, saya juga menginjeksi beberapa statement while.

-selesai-

by: Zaid Amin

Please follow and like us:
0

Metode akses CSMA/CD pada Ethernet

Setelah beberapa saat menyibukkan diri dengan moment puasa dan lebaran, kali ini sudah saatnya saya untuk memulai kembali memanaskan mesin dan kembali pada ” board ” kemudi, demi serpihan komitmen yang harus segera dan sesegeranya di selesaikan :p , & semoga saja jerih payah 4 tahun kebelakang akan selesai pada akhir 2010 nanti, Insya Allah .. amin… dan berikut beberapa kutipan yang saya ambil dari:

” Solaris 10 Network Administration SA-300-S10, Student guide “



Mengenal Konsep Ethernet:

Ethernet pada awal mula didesain untuk dipakai sebagai paket switching yang berjalan pada LAN (Local Area Network) berbasis broadcast technology, dimana perangkat terhubung pada jaringan dan bersaing dalam komunikasi pembagian data. Standar IEEE802.3 untuk Ethernet ditemukan pada tahun 1985. Standar Ethernet ini di implementasikan pada antar muka jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP model.


Beberapa elemen Ethernet yang umum:

– Ethernet packets, yang dinamakan ” Frames” – frames adalah beberapa unit data yang terkirim diatas jaringan

– Metode akses pada Ethernet, yang dikenal CSMA/CD- metode ini mengontrol transmisi beberapa paket dan informasi yang berjalan pada perangkat keras Ethernet.

– Perangkat keras kabel-kabel, konektor-konektor, dan komponen sirkuit, perangkat ini mengirimkan data ke dan dari sistem yang berjalan pada jaringan.


CSMA/CD Access Method

CSMA/CD adalah sebuah metode akses yang memiliki kewenangan dan menghasilkan sebuah metode untuk mendeteksi dan memperbarui beberapa transmisi yang simultan. Setiap Interface mengawasi jaringan dalam aktifitas membawa singnal (Carier Sense), dan memiliki kesempatan yang sama untuk mengirimkan data (Multiple Access).


Jika ada dua interfaces mencoba untuk mengirimkan data pada waktu yang bersamaan, si penerima akan mendeteksi sebuah kemungkinan tabrakan data “Collision detection”, dan kedua interface haru menunggu dalam periode sesaat sebelum mereka berusaha mengirim kembali data tersebut.periode waktu ditentukan dengan menggunakan “ exponential back-off algorithm“.



Gambar dibawah ini menunjukkan bagaimana CSMA/CD mengakses pada jaringan:

Structure of CSMA/CD



Ethernet Statistik

perintah netstat menampilkan statistik informasi pada jaringan yang berhubungan, seperti ” collision rate “. Didalam topologi media yang berbagi, tabrakan data dapat sering terjadi., hal ini dikarenakan kenaikan pada pada lalu lintas jaringan. Tabrakan data mengalami kenaikan secara eksponensial sampai ketika hampir tidak ada lagi data yang di proses.


Untuk menampilkan penggunaan terkait Ethernet Interfaces, gunakan perintah netstat dengan opsi -i , sebagai contoh :


# netstat -i
Name Mtu Net/Dest Address Ipkts Ierrs Opkts Oerrs Collis Queue
lo0 8232 loopback localhost 52559 0 52559 0 0 0

hme0 1500 sys11 sys11 18973 0 30292 0 0 0
#

Collision Rates

Tabrakan data (Collision) terjadi ketika dua atau lebih sistem mencoba untuk mengirimkan data pada suatu jaringan yang bersamaan,Collision rates mengindikasikan jumlah dari tabrakan yang terjadi.

berikut cara mengkalkulasikan collision rate, dengan mengalikan 100 pada jumlah dari collisions yang terjadi, dan membagi jumlah tersebut dengan totatl jumlah dari output packets (paket yang keluar).


Sebagai contoh , asumsikan bahwa perintah netstat melaporkan 12 collisons dan 1302 output packets, dan kalkulasi collison rate adalah sebagai berikut:


100 * 12 / 1302 = 1.0 percent collision rate

Secara Umum :

  • Collison rates lebih dari 5 persen pada jaringan10-Mbs Ethernet , dan10 percent pada jaringan 100-Mbps Ethernet, adalah suatu indikasi awal bahwa jaringan tersebut “overload” (kelebihan beban)
  • Kesalahan pada instalasi kabel biasanya juga dapat menimbulkan suatu colliions yang melewati medan-medan magnet/melalui jaringan listrik.
  • Dengan adanya switch akan menimalisir tabrakan data dengan mengurangi collision domain untuk suatu sistem.


Input and Output Errors


Jika perintah netstat melaporkan jumlah collision yang besar (sekitar 20-25 persen) dari aktifitas input dan output yang error pada suatu sistem jaringan,maka anda bisa mengikut sertakan beberapa alasan sebagai berikut:

  • Adanya alamat IP yang sama yang digunakan pada jaringan yang satu network ID
  • Kesalahan teknis pada kabel
  • Kesalahan teknis pada port di concentrator,hub, switch, atau router
  • Kesalahan teknis pada Intefaces

Sekian :)

by : Zaid Amin

Please follow and like us:
0

Mengubah Alamat IP tanpa Reboot dan Default Gateway pada Solaris 10 OS

Kali ini saya akan melanjutkan postingan Saya yang berkategori : 2009 for Solaris OS (Unix based) , Kemarin sudah dimulai dari Installation dan kali ini coba-coba untuk report basic Network Administration-nya, sudah selayaknya donk seorang Network Administrator harus bisa memahami How to change IP Address dan How to change Default Router.

Mengubah alamat IP pada Solaris 10 server, memiliki sedikit perbedaan (banyaknya file yang di maintaned) dari versi sebelumnya dari Solaris 9, Solaris 8 dan lain-lain.

Pada versi Solaris OS sebelumnya, kita terlebih dahulu perlu mengubah file /etc/hosts dan /etc/inet/hosts, untukkemudian menambahkan alamat IP dan hostname .

Contoh :


(Gambar 1.0 snapshot file /etc/inet/ipnodes)

Begitupun juga di Solaris 10 kita juga harus mengubah file /etc/hosts yang mempunyai hubungan symbolic link pada file /etc/inet/hosts dan tambahan satu file lagi yaitu /etc/inet/ipnodes dengan menambahkan alamat IP beserta hostname juga tentunya , dan ketika kita telah mengedit salah satu file maka file symlinc yang lain akan ikut berubah secara otomatis.

(Gambar 1.1 snapshot file /etc/inet/ipnodes update)

Biasanya untuk mengubah Kernel dalam keadaan standby, tambahkan juga beberapa perintah berikut ( dalam hal ini saya juga menambahkan netmask, sesuai dengan subnetting yang kita tentukan).

#ifconfig pcn0 192.168.10.1 netmask 255.255.255.240 up

Kemudian setelah itu, coba kita restart network dengan menggunakan perintah :

#svcadm restart network/physical

Iihat apakah ada perubahan pada table routing :


(Gambar 1.2 snapshot tabel routing)

Walaupun file /etc/inet/ipnodes adalah primary untuk IPv6 saja, tanpa menambahkan suatu alamat IP, maka alamat IP (IPv4) tidak akan dapat aktif, dan ini terlihat menjadi suatu masalah, namun berita baiknya hal ini sekarang sudah diperbaiki untuk Solaris 10 U4 (08/07 build).

Lalu bagaimana cara untuk mengubah Alamat IP gateway, hmmm… mungkin terlebih dahulu mari kita lihat table routing berikut dan dimana letak file tersebut di maintained (diperbaharui):


/etc/defaultrouter [IPv4 only] (letak file command default router)

Sebelum kita menambahkan alamat IP gateway yang baru, terlebih dahulu kita harus menghapus alamat IP gateway yang sedang aktif:


# route delete default 202.100.10.1

Lalu Tambahkan alamat IP gateway yang baru :


# route add default 192.168.10.14

Cek Kembali routing tabel :


#netstat -rn



(Gambar 1.2 snapshot tabel routing update)

Terlihat pada snapshot bahwa Alamat IP default gateway telah berubah menjadi 192.168.10.14/28


-selesai dan selamat mencoba-


by : Zaid Amin

Please follow and like us:
0