Prinsip-prinsip Desain Hierarki Jaringan Komputer Bagian I

Ketika kita akan membangun sebuah Local Area Network (LAN) yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis skala kecil atau menengah, tahapan perencanaan akan lebih mungkin berhasil untuk di implementasikan jika model dengan desain hierarki digunakan. Dibandingkan dengan desain jaringan lainnya , jaringan hierarki lebih mudah untuk dikelola dan diperluas, dan masalah-masalah di dalam jaringan dapat diselesaikan dengan lebih cepat .

Desain jaringan hierarki melibatkan pembagian jaringan ke dalam lapisan diskrit. Setiap lapisan menyediakan fungsi khusus yang menentukan perannya dalam jaringan secara keseluruhan. Dengan memisahkan berbagai fungsi yang ada pada jaringan, desain jaringan menjadi modular, dimana fungsi-fungsi ini dapat memfasilitasi skalabilitas dan kinerja. Model desain hierarki secara karakteristik dipecah ke tiga lapisan : lapisan akses (access), lapisan distribusi (distribution), lapisan inti (core). Contoh dari tiga lapis desain jaringan hierarki ditampilkan pada gambar berikut:

logical layouts
Logical Layout

1. Lapisan Akses (Access layer)

Lapisan akses adalah sebagai antarmuka (interfaces) bagi perangkat akhir, seperti PC, printer, dan telepon IP, yang menyediakan akses ke seluruh jaringan. Lapisan akses juga dapat termasuk router, switch, bridge, hub, dan hotspot pada jaringan nirkabel. Tujuan utama dari lapisan akses adalah untuk menyediakan sarana untuk menghubungkan perangkat ke jaringan dan mengendalikan perangkat yang diizinkan (hak akses) untuk berkomunikasi pada suatu jaringan.

Baca Selanjutnya
Please follow and like us:
0