<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000840</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221107103518</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1122000002</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">221107################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">MN.20.0001</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">MN.20.0001 MUT p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">MUTIA DWIANA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGARUH PENERBITAN OBLIGASI SYARIAH TERHADAP RETURN SAHAM :</subfield>
      <subfield code="b">Studi Kasus Pada Perusahaan Yang Menerbitkan Obligasi Syariah dan Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia( BEI ) /</subfield>
      <subfield code="c">MUTIA DWIANA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">edisi 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Palembang :</subfield>
      <subfield code="b">Bina Darma,</subfield>
      <subfield code="c">2020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xviii + 115 hal :</subfield>
      <subfield code="b">tabel;gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">11.5 x 8.2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang menerbitkan obligasi syariah dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode yang digunakan adalah metode event study untuk menunjukkan ada tidaknya pengaruh penerbitan obligasi syariah terhadap return saham pada periode peristiwa penerbitan obligasi syariah (sukuk), dengan lama waktu pengamatan 15 hari sebelum dan 15 hari. hari setelah acara penerbitan. Populasi yang digunakan adalah perusahaan yang menerbitkan obligasi syariah yang masih beredar per Februari 2020. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling dan sampel sebanyak 15 kejadian penerbitan obligasi syariah diperoleh dari 8 perusahaan. Kemudian data tersebut diolah menggunakan uji-t dan uji-t sampel pared. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Average Abnormal Return yang signifikan pada sekitar periode penerbitan obligasi syariah, yang berarti bahwa penerbitan obligasi syariah (sukuk) berpengaruh terhadap return saham. Dan juga terdapat perbedaan return saham yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerbitan obligasi syariah.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">ekonomi</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
